Para pedagang pemiik toko khan mesti bayar kulakannya dan berbagai yg lain, 
jelas tdk akan cuman mangkal dilaci toko. Kalaupun ada paling juga disimpan di 
bank, yg bisa jadi sumber pemberian kredit yg kembali keperekonomian.
Biasanya argumen menentang adalah membuat inflasi harga barang jadi tinggi, hal 
ini ada betulnya kalau hanya melihat dari sisi meningkatnya demand karena 
meningkatnya daya beli, tetapi para produsen yg melihat demand bertambah juga 
akan menggenjot produksi yg pada gilirannya justru menurunkan harga. Pada 
kenyataannya baru mengetahui UBI passed congress dan akan diimplementasikan 
sudah akan menggenjot produksinya.
UBI/FD ini dibiayai dengan Value Added Tax 10% pada semua barang produksi 
dengan perkecualian staple goods (barang kebutuhan pokok). Ini artinya bagi 
sebagian besar orang sebagian besar transaksinya tidak kena VAT.
UBI/FD diberikan pada setiap orang dewasa (mulai 18 th) sebesar $1000 sebulan, 
biarpun kita asumsinya setiap transaksi kena VAT sekalipun, dibutuhkan paling 
sedikit belanja $10,000 sebulan baru impas. Satu keluarga dgn 2 orang dewasa 
paling sedikit belanja $20,000 atau $240,000 setahun baru impas. Disini kita 
bisa lihat UBI/FD menguntungkan sebagian besar masyarakat US.
Sedangkan para kaya-raya memang tidak diuntungkan secara langsung, tetapi 
secara tidak langsung juga diuntungkan dari trickle-up economic.
UBI itu bukan santunan tetapi karena sifatnya universal baik kaya miskin juga 
dapat bisa dibilang the right of citizenship. Kita bisa bilang capitalism where 
income does not start from zero.
Bagi2 sembako dan kartu sakti itu bukan UBI tetapi welfare, ada syarat bagi 
penerima seperti masuk kategori miskin (income dibawah sekian). Sedang UBI 
tidak ada syarat apapun.Ada kelemahan welfare, kalau sipenerima kemudian 
mempunyai pendapatan cukup tidak akan dapat welfare lagi. Hal ini akan 
discourage penerima welfare untuk bekerja karena takut kehilangan welfarenya.

---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote :

Dari sisi sosialisme barangkali betul program ini langsung membantu mereka yang 
tidak berpenghasilan, kena PHK, atau juga imigran. Bisa saja dijalankan 
beriringan dengan kapitalisme karena ada sifat pro pasarnya (bertambahnya daya 
beli). Masalahnya, kalau pro pasar itu hanya diartikan sebagai belanja konsumsi 
saya kira pertumbuhan yang terjadi justru menjadi pukulan bagi sosialismenya. 
Menambah beban bagi sosialisme. Sebab, para pedagang / pemilik toko akan 
memenuhi rak-raknya dengan aneka barang konsumsi yang menggiurkan untuk dibeli. 
Perputaran uang pun tambah deras, tetapi si uang lagi-lagi mangkalnya cuma di 
laci toko, tidak cukup berarti bagi pertumbuhan makro. 

Bagi yang kekurangan, program ini jelas menggembirakan. Tidak bedanya dengan 
para penerima bagi-bagi sembako dan berkah kartu sakti. Tapi bisa saja dirasa 
ngeledek oleh kalangan kaya-raya AS yang juga dianggap berhak atas santunan 
seribu dolar setiap bulan. 

--- jonathangoeij@... wrote:
 Terkecuali robocall ban saya kok tidak melihat pembatasan robotik.
Walaupun UBI/FD ini sangat progressive tetapi saya lihat tidak menghalangi 
kemajuan, juga tidak bertentangan dengan kapitalisme ataupun sosialisme. Kita 
bisa bilang pro sosialisme dalam hal tidak akan ada lagi mereka yang dibawah 
poverty line kebutuhan dasar akan terpenuhi, kita juga bisa bilang pro 
kapitalisme karena memang pro pasar dgn pemberian $1000 per orang dewasa akan 
menambah daya beli yang luar biasa yang dengan sendirinya merangsang produksi 
artinya ekonomi akan meningkat pesat.
Keberatan sebagian masyarakat/ekonom pada UBI ini karena takut debt akan 
meningkat pesat dan nilai mata uang turun, tetapi hal itu kalau pembiayaannya 
dari debt. Tetapi program UBI/FD tidak diambil dari debt tetapi dari uang yang 
memang sudah beredar dimasyarakat, tidak ada tambahan cetak duit sama sekali.
--- ajegilelu@... wrote :

Harus diakui UBI/FD ini merupakan solusi menarik 
dalam visi Yang menghadapi otomatisasi. Bisa kasih 
sedikit gambaran seperti apa program pembatasan 
robotiknya? 

--- jonathangoeij@... wrote:

unstoppable

---

Andrew Yang’s UBI Has The Most Support From Democrats, Voters Under 50, And 
Earners Under $50,000


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Andrew Yang’s UBI Has The Most Support From Democrats, Voters Under 50, ...

Democratic presidential candidate Andrew Yang is running a campaign that 
centers on the effects of automation on...
 |

 |

 |




| 
| 
| 
| 
 | 
 |

 |

 |
| 
| 
 | 
Andrew Yang’s UBI Has The Most Support From Democrats, Voters Under 50, ...

Democratic presidential candidate Andrew Yang is running a campaign that 
centers on the effects of automation on...
 |

 |

 |




Kirim email ke