Home Nasional Berita Politik

| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Amien Usai Bertemu Prabowo: Yang Ada Tinggal Cebong Bersayap

Amien Rais berpesan kepada seluruh relawan dan pendukung paslon 02 agar tak 
bereaksi negatif dan termakan hoaks ...
 |

 |

 |





| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
CNN Indonesia | Berita Terbaru, Terkini Indonesia, Dunia

CNNIndonesia.com menyajikan berita Terbaru, Terkini Indonesia seputar nasional, 
politik, ekonomi, internasional,...
 |

 |

 |





| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
CNN Indonesia | Berita Terkini Nasional

CNNIndonesia.com menyajikan berita terbaru, terkini Indonesia, dunia, seputar 
politik, hukum kriminal, peristiwa.
 |

 |

 |






Amien Usai Bertemu Prabowo: Yang Ada Tinggal Cebong Bersayap
CNN Indonesia | Selasa, 16/07/2019 21:07 WIBBagikan :    Ketua Dewan Kehormatan 
PAN Amien Rais. (CNN Indonesia/Safir Makki)Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua 
Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN

| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Berita Harian Pan

Berita Pan terbaru dan terlengkap
 |

 |

 |



) Amien Rais 

| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Berita Harian Amien Rais

Berita Amien Rais terbaru dan terlengkap
 |

 |

 |



mengungkapkan perbincangan dalam pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra, 
Prabowo Subianto hari ini. 

Amien mengatakan dalam perbincangannya Prabowo menjelaskan soal pertemuan 
dengan capres terpilih Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu (13/7) lalu.. Amien 
menyebut pertemuan Jokowi-Prabowo itu dilakukan untuk menghilangkan istilah 
cebong-kampret yang selama ini mengakar di barisan akar rumput hingga elite 
politik pendukung dua kubu. 

"Intinya tidak ada lagi cebong kampret, tinggal cebong yang bersayap," ujar 
Amien saat ditemui di kediamannya, Jalan Taman Gandaria, Jakarta Selatan, 
Selasa (16/7).



| 
Lihat juga:
 Amien Rais-Prabowo Bahas Pertemuan dengan Jokowi |


Selain itu, kata Amien, Prabowo menjelaskan dalam pertemuan dengan Jokowi di 
stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) hingga fX Sudirman  sama sekali tak membahas 
soal pembagian kekuasaan atau bagi-bagi kursi antara pemenang Pilpres dengan 
yang kalah Pilpres. 

"Isinya adalah bahwa pertemuan dengan Pak Jokowi itu sama sekali tidak 
berdiskusi musyawarah tentang power sharing, pembagian mengenai hal-hal yang 
mungkin siapa dapat apa, dapat jabatan apa. Itu murni pertemuan dua tokoh 
saja," ujarnya.

Mengenai tempat pertemuan dirinya dengan Prabowo hari ini, Amien menegaskan tak 
dilakukan di kediamannya maupun di rumah Prabowo yang berada di kawasan 
Kertanegara, Jakarta Selatan.

Saat ditanya apakah pertemuan itu digelar di kediaman Politikus Partai 
Gerindra, Maher Algadri, Amien Rais menjawab, "Persis."


| Presiden Joko Widodo (kiri )dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto 
(kanan) makan siang bersama di Sate Khas Senayan di Fx Sudirman , Jakarta, 13 
Juli 2019(CNN Indonesia/Hesti Rika) |



| 
Lihat juga:
 Cerita di Balik Meja Makan Jokowi dan Prabowo di Sate Senayan |


Langkah Selanjutnya Prabowo

Dalam pertemuan dengan Prabowo, Amien pun mengaku bertanya mengenai langkah 
yang akan diambil atas pemerintahan Jokowi selama lima tahun mendatang.

Kata Prabowo kepada Amien, dirinya tetap berkomitmen dengan isi kampanyenya 
selama ini. 

"Saya sampaikan what next? Dia katakan saya sudah mengungkapkan pendapat saya, 
komitmen pak Prabowo berkali-kali di berbagai kesempatan dan kampanye 
istikomah," ujar Amien yang juga Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) 
Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 itu.

Dalam kesempatan itu, Amien juga meminta kepada Prabowo agar tetap menjadi 
oposisi. Sebab, kata dia, dalam sebuah pemerintahan demokrasi tetap harus ada 
oposisi kuat yang berdiri di parlemen. 

Saya berpendapat memang harus ada oposisi yang tangguh di parlemen. Karena 
kalau bagi-bagi kursi akan sirna jiwa demokrasi," ujar tokoh reformasi 1998 
tersebut.

Lebih lanjut Amien juga meminta kepada para relawan dan pendukung tidak 
berpikir negatif terkait pertemuan antara Prabowo dan Jokowi. 

"Kepada para relawan jangan salah tangkap, saudara relawan jangan terperangkap 
hoaks, oleh halusinasi dan imajinasi yang berlebihan, prabowo sekarang adalah 
prabowo yang dulu juga," ujar Amien.

"Memang ini kebesaran jiwa Prabowo tapi jangan pernah menyangka ada kompromi 
dan kemudian menggantikan prinsip. Semua berjalan, tidak ada hal yang timbulkan 
huru-hara," sambungnya.


| 
Lihat juga:
 Pertaruhan PKS di Persimpangan Oposisi dan Koalisi |



| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Berita Harian Pertemuan Jokowi Dan Prabowo

Berita Pertemuan Jokowi Dan Prabowo terbaru dan terlengkap
 |

 |

 |




Kirim email ke