saya cuman kasih tahu di Indonesia S1 bisa jadi dosen, contoh itu krn tahu 
pasti.
 

 btw, sampai sekarang RG masih tercatat dosen filsafat UI, perhatikan didaftar 
itu ada juga S1 yg lain
 http://philosophy.fib.ui.ac.id/people_category/pengajar/page/2 
http://philosophy.fib.ui.ac.id/people_category/pengajar/page/2
 

 rasanya tempo hari link itu pernah saya berikan
 

---In [email protected], <bhjo@...> wrote :

 Petra bukan UI, ada2 aja. 

---In [email protected], <jonathangoeij@...> wrote :

 
 Di Indonesia S1 memang bisa jadi dosen, ada teman yg setelah lulus ITS (S1) 
kemudian ngajar di Univ. Petra. Dan hal ini kelihatannya umum waktu itu. Teman 
itu kemudian dikirim Petra ngambil PhD.
 

 
 

 On Monday, July 22, 2019, 03:27:32 PM PDT, bhjo@... [GELORA45] 
<[email protected]> wrote: 
 

 

 Kutipan message 232731:  Rocky gerung itu S1 lulusan UI, disuruh mengambil S2, 
dia menolak. Alasannya? Dia sudah lebih pintar dari seorang professor. Makanya 
dia tidak diakui oleh rector UI sbg pengajar UI. Akhirnya dia malu sendiri 
mungkin dan lalu keluar. Sekarang mah sudah tidak mengajar di UI lagi. Pusing 
juga rector UI ditanya2 sama pers apakah rocky gerung adalah dosen UI atau 
tidak. Jawaban rektornya kalem tapi kesel: gimana seorang S1 bisa mengajar di 
UI?!
 

 Kutipan lain:
 PENDIDIKAN
S1, Filsafat, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, (1986)

KARIER 
Peneliti Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) 
Dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia 
Pendiri SETARA Institute (2007)
Narasumber di ILC, tvOne (2018)

 

 Hahaha, S1 jadi dosen di UI! Untungnya UI menendang profesor gadungan ini yg 
bisa memalukan kredebilitas UI.
 

---In [email protected], <jonathangoeij@...> wrote :

 
 

 Sepanjang yg saya baca Rocky Gerung jadi dosen UI selama +/- 15 tahun, 
ditendang dari UI baru akhir2 ini karena opini2nya yg berlawanan dengan 
penguasa. Disini penendangan dari UI bukan karena kualitas akademi tetapi 
karena perbedaan pandangan politik.
 

 Sedangkan tulisan Tommy Kurnia saya kira karena beberapa tahun terakhir ini 
Indonesia banyak berutang ke Tiongkok dalam berbagai bentuk dan hal itu yang 
menarik perhatian masyarakat sehingga laporan tentang utang RRT dikaitkan 
dengan piutang.
 

 


 On Monday, July 22, 2019, 01:35:53 PM PDT, bhjo@... [GELORA45] 
<[email protected]> wrote: 
 

 

 Barangkali seperti kualitas berita gadungan dari profesor gadungan,Rocky 
Gerung, yg ditendang dari UI, ada yg masih menghargai nya. 

---In [email protected], <jonathangoeij@...> wrote :

 Saya rasa sekedar kreatifitas sang penulis yg berusaha merangkai dari 2 
laporan yang berbeda.
 

 

 ---In [email protected], <lusi_d@...> wrote :

 Untuk lebih jelasnya saya pikir bisa juga ditanyakan pada reporter
Harian Merdeka: Tommy Kurnia, Sumber: Liputan6.com [idr] edisi Senin,
22 Juli 2019 06:00,
Salam. Lusi




Am Mon, 22 Jul 2019 19:18:40 +0000 (UTC) schrieb
"Jonathan Goeij jonathangoeij@... mailto:jonathangoeij@... [GELORA45]"
<[email protected] mailto:[email protected]>:

























Kirim email ke