----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Terkirim: Jumat, 26 Juli 2019 
12.31.03 GMT+2Judul: [nasional-list] Pantun Bamsoet untuk Surya Paloh - Anies 
dan Prabowo - Megawati
     

 
https://nasional.tempo.co/read/1228492/pantun-bamsoet-untuk-surya-paloh-anies-dan-prabowo-megawati/full&view=ok








PantunBamsoet untuk Surya Paloh - Anies dan Prabowo - Megawati
 
Reporter: 
 
 Budiarti Utami Putri
 
 Editor: 
 
 Juli Hantoro

Kamis,25 Juli 2019 14:39 WIB




KetuaUmum Partai Nasdem Surya Paloh (kanan) bersama Gubernur DKI Jakarta,Anies 
Baswedan memberikan keterangan pers usai menggelar pertemuantertutup di DPP 
NasDem, Jakarta, Rabu, 24 Juli 2019. Dalamketerangannya Surya Paloh menyebut 
Anies Baswedan memiliki potensiuntuk maju di Pemilihan Presiden 2024 namun 
Anies masihberkonsentrasi untuk mengurus Jakarta. TEMPO/Hilman Fathurrahman W



 
 TEMPO.CO, Jakarta - Pertemuan Surya Paloh - Anies Baswedan di Gondangdia yang 
bersamaan dengan pertemuan Prabowo - Megawati di Teuku Umar ikut disinggung 
dalam pidato Ketua DPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet di rapat paripurna hari 
ini. Bamsoet menyinggung dua pertemuan itu lewat pantun.
 
 "Walau antara Teuku Umar dan Gondangdia, tak sepanjang Anyer dan Jakarta. 
Walau ada dua pertemuan berbeda, semoga tak memisahkan para pemimpin kita," 
kata Bamsoet ini di ruang rapat paripurna DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 Juli 
2019.
 
 Meski Bamsoet tak menjelaskan pantunnya, dua lokasi yang dirujuk dalam pantun 
itu merupakan tempat pertemuan Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan Anies Baswedan 
di Gondangdia, dan pertemuan Ketua Umum Gerindra Prabowo dan Ketua Umum PDIP 
Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar.
 
 Dalam pertemuan Teuku Umar, Megawati menyatakan bahwa tak ada koalisi dan 
oposisi dalam sistem kenegaraan Indonesia. Mega juga tak mempermasalahkan 
perbedaan sikap politik di pemilihan presiden 2019. Namun kini, kata dia, semua 
perbedaan bisa didialogkan bersama-sama.

Ihwalpembentukan kabinet, Megawati juga menyerahkan sepenuhnya kepadaPresiden 
Joko Widodo. Presiden kelima itu pun mempersilakan kapan punPrabowo ingin 
datang dan berkomunikasi dengannya. Selain itu,Megawati juga menyarankan 
Prabowo bertemu dan berbicara denganJokowi.

"KalauMas Bowo (Prabowo) ingin bertemu dengan Presiden, kalau memang harussaya 
diminta untuk bisa menyampaikan, saya sampaikan, tetapi kalauMas Bowo 
sebaiknya, menurut saya, pasti ngomong sendiri saja denganPak Jokowi, pasti 
akan diterima beliau dengan baik," kataMegawati.

Adapun SuryaPaloh mengatakandalam pertemuan di Gondangdia ia memberi saran 
kepadaAnies Baswedan untukmengoptimalkan potensi. Bos salah satu media nasional 
ini mengatakanAnies saat ini baru mengeluarkan setengah dari potensinya. 
“Jadikalau skornya sepuluh, Anies keluarkan baru lima. Lima lagikira-kira,” 
ucap Surya
    

Kirim email ke