FedEx Perlu Memberi Jawaban Kepada Pelanggan Tiongkok

http://indonesian.cri.cn/20190726/678fa648-b6c0-27f0-8309-e7596104678e.html
2019-07-26 10:47:21

图片默认标题_fororder_lianban

Aparat terkait Tiongkok dalam penyelidikan belakangan ini terhadap FedEx yang tidak mengirim barang pos sesuai dengan nama orang dan alamat telah menemukan, pernyataan FedEx tentang barang pos dikirim ke AS adalah “salah operasi” itu tidak sesuai dengan kenyataan, sementara itu ditemukan pula bahwa FedEx dicurigai menangguhkan ratusan barang pos terkait perusahaan Huawei yang dikirim ke wilayah Tiongkok serta pelanggaran peraturan lainnya.

Hasil penyelidikan bertahap yang terbaru tersebut dengan cepatnya menanggapi pertanyaan umum, memperlihatkan tekad Tiongkok untuk melindungi hak dan kepentingan sah pelanggan, sementara menunjukkan bahwa perusahaan atau perorangan mana pun di Tiongkok tidak berhak melanggar undang-undang, FedEx perlu memberi jawaban kepada pelanggan Tiongkok.

Sebagai ekspres raksasa AS, FedEx sudah memasuki pasar Tiongkok pada 30 tahun lebih yang lalu, seharusnya mengenal undang-undang dan peraturan Tiongkok, dan memiliki semangat kontrak yang pokok. Akan tetapi, setelah pemerintah AS mencantumkan perusahaan Huawei dalam “daftar entitas” pengontrolan ekspor pada bulan Mei tahun ini, FedEx berulang kali main siasat terhadap barang pos Huawei. Setelah hal itu diungkapkan, FedEx terutama menyangkal dan kemudian mengakui “salah operasi”, namun penyelidikan belakangan ini menemukan bahwa pernyataannya tidak sesuai dengan kenyataan, umum akan mempertanyakan kredibilitas bisnisnya. FedEx yang dengan serius merugikan kepentingan sah pelanggan masih dapatkah mendapat kepercayaan perusahaan atau perorangan Tiongkok.

Sementara itu, aparat terkait Tiongkok dalam penyelidikan menemukan bahwa FedEx dicurigai menangguhkan ratusan barang pos Huawei. Umum lebih mencurigai FedEx mungkin bukanlah melakukan kesalahan di bidang bisnis, tetapi mungkin berkoordinasi dengan langkah dan pemerintah AS. Sebenarnya, pada tanggal 24 Juni, FedEx mengadukan Departemen Perdagangan AS ke pengadilan dengan menyebut bahwa “peraturan pengelolaan ekspor” telah melanggar undang-undang AS, sehingga FedEx memikul beban berat, hal itu telah mengungkapkan hubungan yang bersembunyi antara FedEx dengan pemerintah AS.

Selain itu, aparat terkait Tiongkok dalam penyelidikannya menemukan pula bahwa FedEx juga mempunyai perbuatan yang melanggar hukum. Hal tersebut menunjukkan, sejalan dengan mendalamnya penyelidikan, mungkin akan terungkap perbuatan FedEx lainnya yang merugikan hak dan kepentingan pelanggan Tiongkok.

Tiongkok adalah negara yang bertata hukum. Aparat terkait Tiongkok memulai penyelidikan sesuai dengan undang-undang terhadap FedEx pada 1 Juni, hingga 14 Juni, aparat terkait sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada FedEx, hingga kini mengumumkan kemajuan penyelidikan terbaru, tujuannya ialah mengetahui keadaan sebenarnya, melindungi hak dan kepentingan pelanggan sesuai dengan undang-undang, mengoptimalkan iklim bisnis, FedEx berkewajiban untuk berkoordinasi dengan penyelidikan aparat terkait, memberi jawaban yang rasional kepada para pelanggan.




---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke