*Wah luar biasa hebat! Kalau begitu jika MUI memegang kekuasaan negara maka prestasinya akan membuat rakyat NKRI makmur bahagia. *
*Cuma saja patut diperhatikan bahwa sejak diberlakukan hukum syariah di Aceh, keadaannya tidak berubah dan Aceh adalah wilayah termiskin di pulau Sumatera, di Indonesia, sekalipun kekayaan alamnya berlimpah-limpah yang diexploatasi.* *https://suaraislam.id/44-tahun-berdiri-ini-prestasi-mui-di-bidang-ekonomi/ <https://suaraislam.id/44-tahun-berdiri-ini-prestasi-mui-di-bidang-ekonomi/>* *44 Tahun Berdiri, Ini Prestasi MUI di Bidang Ekonomi* 27 Juli 2019 *Jakarta (SI Online)-* Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perekonomian Lukmanul Hakim mengungkap sejumlah prestasi MUI di bidang ekonomi. Prestasi MUI ini merupakan torehan sepanjang 44 tahun lembaga keagamaan itu berdiri. MUI didirikan pada 26 Juli 1975 di Jakarta. Menurut Lukman, dalam bidang perekonomian, dengan dimotori oleh KH. Ma’ruf Amin, MUI telah menorehkan catatan sejarah penting dalam tata perekonomian nasional. “Perkembangan bisnis syariah di Indonesia tak lepas dari peran aktif MUI yang memungkinkan beroperasinya bank dengan sistem bagi hasil, hingga akhirnya pada tahun 1992 gagasan tersebut diadopsi ke dalam sistem hukum positif perbankan nasional dengan istilah bank syariah,” ungkap Lukman di Jakarta, Sabtu siang 27 Juli 2019. Lukman melanjutkan, dalam bidang sertifikasi halal, MUI (melalui LPPOM MUI dan Komisi Fatwa MUI) telah menunjukkan kepeloporannya dalam Sistem Sertifikasi dan Jaminan Halal secara profesional. “Sistem sertifikasi halal MUI kini diakui dan diadopsi oleh lembaga-lembaga halal di seluruh dunia mencakup wilayah Asia, Australia, Afrika, Amerika, hingga Eropa,” ungkap Lukman. Terbentuknya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH) yang akan segera diberlakukan, menurut Lukman, juga tak lepas dari peran serta aktif MUI. “Pembahasan sejak di tataran rancangan undang-undang hingga sistem sertifikasi halal dengan berbagai pedoman pelaksanaannya yang diadopsi ke dalam UU JPH, merupakan masukan dari MUI,” ungkap Direktur LPPOM MUI itu. Lukman menjelaskan, menyadari bahwa arus perekonomian global juga telah menunjukkan perubahan arus yang sangat besar, di mana negara-negara di kawasan Asia mengambil peran penting dalam perdagangan dunia, MUI menggagas pentingnya implementasi konsep Arus Baru Ekonomi Indonesia, yang dilandaskan pada empat pilar utama, yakni keadilan, keumatan dan kerakyatan, kemitraan, serta profesionalisme dan kerja keras. Secara garis besar, Arus Baru Ekonomi Indonesia merupakan penegasan MUI tentang perlunya pemerintah menciptakan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dengan penekanan pada pemerataan ekonomi. Guna terwujudnya pertumbuhan ekonomi berkeadilan tersebut, diperlukan konsep Rancangan Undang-Undang Sistem Perkonomian Nasional. Selain itu, penting juga menyusun peta jalan (roadmap) pemberdayaan dan penguatan Koperasi, Usaha Menengah Kecil dan Mikro (KUMKM) berbasis syariah untuk penguatan, kemajuan, dan kemandirian ekonomi umat. Pemberdayaan dan penguatan ekonomi umat yang berkesinambungan harus terus didorong melalui Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) MUI dengan inkubator bisnis yang dikelola Perguruan Tinggi, pengusaha swasta dan BUMN, serta lembaga-lembaga masyarakat lainnya. Dari sisi pembiayaan, perlu optimalisasi pemanfaatan Program Pendanaan Pemerintah, khususnya Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dari BUMN, Dana Program Ultra Mikro/Mikro (UMI) dari Kementerian Keuangan, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Komisi KUR untuk memperkuat permodalan KUMKM yang dibina oleh ormas-ormas Islam dalam Payung MUI. Langkah tersebut harus dibarengi dengan pemanfaatan sektor jasa keuangan untuk mempercepat tumbuh dan berkembangnya pembiayaan jangka panjang bagi korporasi berbasis syariah sebagai lokomotif perekonomian nasional. Konsep Arus Baru Ekonomi Indonesia yang merupakan hasil Kongres Ekonomi Umat MUI pada April 2017 di Jakarta, telah ditindaklanjuti dengan rintisan program di berbagai daerah. Misalnya, toko ritel Lembaga Ekonomi Umat (Leu-Mart), bekerja sama dengan Koperasi syariah dan Lembaga Ekonomi Umat MUI, penjualan berbasis daring bekerja sama dengan Lejel Home Shoping, Korea Selatan. Ada pula Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), dengan menggandeng beberapa lembaga keuangan, pengembangan agribisnis program domba nasional di Jonggol, Cianjur, Jawa Barat, bekerja sama dengan korporasi nasional Medco Group, program penanaman kacang tanah nasional di Jambi bekerja sama dengan Garuda Food hingga pembukaan lahan sawit di Sumatera yang kelak akan dihimpun melalui wadah koperasi. Lukman menegaskan, dengan peeannya sebagai himayatullah ummah dan sodiqul hukumah (mitra pemerintah), MUI akan terus berikhtiar untuk mendampingi pemerintah, berpartisipasi aktif dalam program pemerintah sesuai tugas dan tanggung jawabnya. “Di sisi lain, MUI juga akan terus memberikan saran dan masukan kepada pemerintah agar dapat berjalan lebih baik demi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara,” pungkasnya. - *Home* <https://republika.co.id/>* >* - *Leisure* <https://gayahidup.republika.co.id/kanal/leisure>* >* - *Gaya Hidup* <https://gayahidup.republika.co.id/kanal/leisure/gaya-hidup> *Waspada Kanker Kantung Empedu! Salah Satu Gejalanya Nyeri Perut* *Sabtu 27 Jul 2019 11:53 WIB* *Rep: cermati/ Red:* - 0 <https://gayahidup.republika.co.id/berita/pva5o116000/waspada-kanker-kantung-empedu-salah-satu-gejalanya-nyeri-perut#> - 0 <https://gayahidup.republika.co.id/berita/pva5o116000/waspada-kanker-kantung-empedu-salah-satu-gejalanya-nyeri-perut#comment-list> - *Waspada Kanker Kantung Empedu! Salah Satu Gejalanya Nyeri Perut* *Ada banyak cara untuk mencegah penyakit kanker kantung empedu.* Kesehatan adalah harta paling utama. Saat Anda memiliki banyak uang, namun kesehatan bermasalah, harta Anda akan habis untuk berobat. Oleh karenanya, penting bagi setiap orang termasuk Anda dan keluarga untuk menjaga kesehatan. Mendengar penyakit kanker, pasti menakutkan bukan? Penyakit kanker banyak macamnya. Ada kanker payudara, kanker darah, kanker otak, kanker prostat, dan sebagainya. Satu lagi kanker yang perlu Anda waspadai, yakni *kanker kantung empedu* <https://www.cermati.com/artikel/kanker-serviks-penyebab-kanker-serviks-gejala-kanker-serviks-ciri-ciri-pencegahan-dan-pengobatan-yang-perlu-diketahui> .. Mungkin masih banyak dari kita, belum mengetahui penyakit kanker kantung empedu. Apa itu? Yuk, simak penjelasannya, seperti dikutip dari berbagai sumber: *Baca Juga: **Kanker Payudara, Ciri-Ciri Kanker Payudara, Gejala dan Penyebab Kanker Payudara <https://www.cermati.com/artikel/kanker-payudara-ciri-ciri-kanker-payudara-gejala-dan-penyebab-kanker-payudara>* *Pengertian Kanker Kantung Empedu* [image: Kanker] Kanker Kantung Empedu Kanker kantung empedu terjadi karena adanya masalah yang terjadi di bagian kantung empedu. Kantung kecil ini berisi cairan empedu yang berfungsi untuk membantu proses pencernaan makanan dan memberi warna makanan saat makanan melewati usus. Bahaya sekali jika kantung empedu ini bermasalah, apalagi sampai terserang sel-sel kanker. Kondisi tersebut dapat menyebabkan terganggunya sistem pencernaan Anda. *Kenali Gejalanya* [image: Kanker] Nyeri Perut, Salah Satu Gejala Kanker Kantung Empedu Beberapa tanda atau gejala *kanker kantung empedu* <https://www.cermati.com/artikel/kenali-5-jenis-virus-penyebab-kanker> dapat Anda kenali, antara lain: - Waspada nyeri perut. Jika perut Anda nyeri di bagian kanan atas dan sangat intens, sebaiknya periksakan ke dokter. Bagian perut kanan atas ini adalah tempat di mana kantung empedu Anda. - Muncul penyakit kuning. Biasanya bagian putih mata, kulit, dan telapak akan berubah kekuningan. Ini disebabkan adanya masalah pada kantung empedu yang mempengaruhi jumlah produksi bilirubin. - Munculnya benjolan di bagian perut atas. Ini disebabkan terhambatnya cairan empedu yang seharusnya mengalir ke bagian pencernaan. Jadi cairan empedu justru akan mengalir ke hati. Inilah mengapa organ hati akan membengkak dan sakit jika disentuh. - Terhambatnya cairan empedu akan menimbulkan sensasi perut bergejolak terasa enek dan mau muntah berulang kali. - Adanya hambatan cairan empedu akan mengakibatkan nutrisi tidak terserap dengan baik. Efeknya akan berimbas pada berat badan yang menurun secara drastis. - Jika sudah semakin parah, perut akan semakin membesar. - Kanker kantung empedu sudah akut juga menunjukkan gejala sering demam dan berlarut lebih lama dari demam biasa. - Gejala terakhir adalah bau urin yang sedikit berbeda dan warna urin berubah menjadi lebih pekat. *Baca Juga: **Ini Dia Perbedaan antara Tahi Lalat Normal dengan yang Ciri-Ciri Kanker <https://www.cermati.com/artikel/ini-dia-perbedaan-antara-tahi-lalat-normal-dengan-yang-ciri-ciri-kanker>* *Cara Mendiagnosis dan Mengenali Tingkatannya* *[image: Kanker]* Cara Mendiagnosis Kanker Kantung Empedu Belum ada kepastian tentang penyebab terjadinya kanker kantung empedu. Namun para ahli kanker berpendapat bahwa kanker kantung empedu ini sama seperti kanker lainnya yang muncul karena adanya kelainan pada DNA, kelebihan berat badan atau obesitas, atau lainnya. Bagaimana cara yang tepat untuk mendiagnosis bahwa seseorang itu benar-benar terkena kanker kantung empedu? Ada beberapa cara yang disarankan oleh dokter, yaitu: - Melakukan tes darah. - Menggunakan peralatan ultrasonik - Melakukan *CT Scan*, karena kanker jenis ini susah dideteksi. Jadi sebaiknya gunakan cara *CT Scan* - Melakukan *MRI Scan*. Jika *CT Scan* digunakan saat kanker sudah membesar, MRI digunakan pula untuk mendeteksi kanker lebih dini, saat kanker masih berukuran kecil - Melakukan radiografi PTC* (Percutaneous transhepatic cholangiographu)* - Biopsi atau mengambil jaringan tubuh untuk pemeriksaan laboratorium - Melakukan ERCP (*Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography*) untuk mendeteksi penyakit di bagian empedu. Agar lebih mudah mengenali tingkatan kanker kantung empedu, dokter telah mengklasifikasikan tingkatan kanker tersebut berdasarkan stadiumnya. - Stadium 0 adalah awal kanker kantung empedu - Stadium 1 adalah kanker yang masih berada di sekitar kantung empedu - Stadium 2 adalah saat kanker membesar dan berkembang - Stadium 3 adalah saat kanker mulai merambat ke bagian simpul limpa, kemudian menuju ke kelenjar getah bening - Stadium 4 adalah tingkatan kanker yang terakhir saat itu kanker sudah mengalami metastatis, yaitu menyebar ke semua organ. *Cara Mengobati Kanker Kantung Empedu* *[image: Kanker]* Cara Mengobati Kanker Kantung Empedu Sebaiknya segera lakukan operasi besar untuk mencegah penyebaran kanker. Operasi tersebut bisa meliputi pengangkatan kantung empedu, pengangkatan kantung empedu *plus *separuh organ hati. Untuk membunuh dan menghambat pertumbuhan sel-sel kanker, penderita juga disarankan menjalani kemoterapi, terapi radiasi, atau uji klinis. *Cegah Kanker dari Sekarang* Ada banyak cara untuk mencegah penyakit kanker kantung empedu, seperti menjaga asupan makan (konsumsi makanan berserat tinggi dan lemak sehat), hindari merokok dan konsumsi minuman beralkohol, jaga berat badan, serta olahraga secara rutin. Paling penting juga minum air putih minimal 2 liter setiap hari. Lebih baik mulai pola hidup sehat sedari sekarang, sebelum terlambat. Lindungi juga diri Anda dan keluarga dari risiko penyakit kritis dengan *asuransi kesehatan* <https://www.cermati.com/artikel/tidak-semua-biaya-kanker-ditanggung-bpjs-ini-cara-pilih-asuransi-kanker>. Yuk, sayangi tubuh Anda. *Baca Juga: **Ini Dia Pilihan Asuransi Kesehatan yang Cocok untuk Wanita <https://www.cermati.com/artikel/ini-dia-pilihan-asuransi-kesehatan-yang-cocok-untuk-wanita>*
