----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Terkirim: Sabtu, 27 Juli 2019 
17.52.13 GMT+2Judul: [nasional-list] SBY Disebut Segera Bertemu Jokowi
     

 
Pertemuanbagi kursi kekuasaan?


http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/11136/sby_segera_bertemu_jokowi








SBYDisebut Segera Bertemu Jokowi

Sabtu, 27 Juli 2019 | 17:20 









Listento this

JAKARTA- Silaturahmi politik terus bergulir. Setelah Ketua Umum PartaiGerindra 
bertemu dengan Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) pada13 Juli lalu. Giliran 
Kini Ketua Umum Partai Demokrat Susilo BambangYudhoyono (SBY) disebut-sebut 
juga bakal menggelar pertemuan denganJokowi.

Pertemuanitu kemungkinan besar dilakukan dalam waktu dekat. Kabarnya 
awalAgustus 2019 kedua tokoh tersebut bertemu. Soalnya tempatnya masihbelum 
ditentukan.

WakilKetua Umum Partai Demokrat, Syarif Hasan membenarkan hal itu dikawasan 
Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7/2019)."Pertama-tamasekali dengan presiden 
terpilih. Saya pikir, [pertemuan] itu diyakiniakan dilakukan dalam waktu yang 
tidak lama lagi," katanya.

Iamengatakan, pertemuan kemungkinan akan digelar sekitar awal Agustusmendatang. 
"Sekarang ini sudah tanggal 27. Ya, katakan lahsekitar awal Agustus," ujarnya.

Sinyalpertemuan ini muncul setelah peringatan 40 hari meninggalnya AniYudhoyono 
beberapa waktu lalu. SBY sebelumnya berencana akan kembaliberkontribusi dalam 
kancah politik nasional setelah peringatan 40hari mendiang sang istri.

Selainpresiden terpilih, Syarif mengatakan, SBY juga akan menggelarpertemuan 
dengan sejumlah pemimpin partai politik di Indonesia.Sebelum 
pertemuan-pertemuan itu digelar, SBY disebut akanmendiskusikannya terlebih 
dahulu dengan seluruh kader partai."SebelumPak SBY melakukan pertemuan resmi 
dengan teman-teman dari PDIP jugaakan dilakukan komunikasi. Hampir dipastikan 
bahwa bagi PartaiDemokrat, posisi mana pun, kita itu [yang penting] 
komunikasi,"tuturnya.

Diamenambahkan, pertemuan antara pemimpin partai politik ini harusdipandang 
sebagai sesuatu yang bernilai positif. Ikatan seperti ini,kata dia, menjadi 
simbol kebersamaan bagi Indonesia dalam membangunbangsanya.





















    

Kirim email ke