----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] [nasional-list] <[email protected]>Terkirim: Jumat, 2 Agustus 2019 22.17.31 GMT+2Judul: [nasional-list] Ketergantungan pada Megawati Menjadi Tantangan PDI Perjuangan
https://sp.beritasatu.com/# Ketergantunganpada Megawati Menjadi Tantangan PDI Perjuangan MegawatiSoekarnoputri saat berkunjung ke Beijing, 10 Juli 2019. ( Foto:Beritasatu / Markus Junianto Sihaloho ) Robertus Wardi / AMA Jumat, 2 Agustus 2019 | 12:33 WIB Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat komunikasi politik Arif Susanto menilai, kepemimpinan Megawati Soekarnoputri di PDI Perjuangan nyaris tidak tergantikan. Satu sisi, kondisi ini memastikan soliditas PDI Perjuangan dengan figur Megawati sebagal pengayom dan pemersatu. Namun di sisi lain, kondisi yang terjadi menunjukkan ketergantungan PDI Perjuangan pada figur Mega dan dapat menjebak partai moncong putih itu dalam sentralisasi kekuasaan. "Ini menjadi salah satu tantangan mendatang bagi PDI-P," kata Arif Susanto di Jakarta, Jumat (2/8/2019). Ia melihat, soliditas PDI Perjuangan menjadi satu keunggulan dibandingkan beberapa partai besar yang sulit mengelola faksionalisasi. Hal yang sama menjadi bagian modal penting PDIP, bukan hanya unggul dalam Pemilu legislatif, tetagi juga memunculkan politikus-politikus unggul dalam Pilkada maupun Pilpres. "Kongres 2019 akan menjadi peluang terbaik bagi Megawati untuk menyiapkan regenerasi kepemimpinan dalam PDI-P sekaligus untuk memantapkan pelembagaan poitik dalam organisasi," jelas Arif Susanto yang juga analis pada Exposit Strategic ini. Dia melihat, proses regenerasi sangat mendesak karena PDI Perjuangan harus mampu beradaptasi dengan politik nasional yang semakin muda dan dinamis. Sementara pelembagaan politik dibutuhkan agar organisasi menjadi kian otonom, demokratis, serta modern untuk menjawab tantangan politik terkini. "Ini bukan berarti pengaruh politik Megawati akan memudar. Dengan mendudukkan seorang ketua harian, misalnya, Megawati masih dapat mengendalikan keputusan-keputusan strategis organisasi," tegas Arif Susanto. Dalam jangka paniang, lanjut Arif Susanto, Megawati perlu menyiapkan suatu legasi politik. Hal itu berupa organisasi yang bertumbuh kuat dan adaptif sekaligus demokratis dan modern agar PDI Perjuangan berkontribusi terhadap konsolidasi demokrasi nasional.
