----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Marco 45665 [email protected] 
[sastra-pembebasan] <[email protected]>Kepada: Ronggo Gmail 
ronggo. Sunny <[email protected]>; Chalik Hamid 
<[email protected]>; '[email protected]' 
[email protected] [temu_eropa] <[email protected]>; Sheila 
Kartika [email protected] [PERS-Indonesia] 
<[email protected]>; Redaksi DMS DMS Group 
[email protected] [Media_Nusantara] 
<[email protected]>Terkirim: Minggu, 4 Agustus 2019 11.11.06 
GMT+2Judul: #sastra-pembebasan# Re: [nasional-list] Wapres JK: Banyak Negara 
yang Ingin Contoh Kehidupan Keagamaan di Indonesia
     


''Banyak Negara yang Ingin Contoh Kehidupan Keagamaan di Indonesia''   (JK)

CONTRA OPINI  ( tetapi toh sebuah OPINI juga ) ....
*** ARGUMENT POPULISTIS  (dan cenderung Subjektive)  YANG PERLU DIUJI 
KEBENARANNYA dan KENYATAANNYA  dalam KEHIDUPAN YANG NYATA  dan dalam KENYATAAN 
HIDUP ITU SEDNIRI ..........
 
On Sun, 4 Aug 2019 at 10:19, Sunny ambon [email protected] [nasional-list] 
<[email protected]> wrote:

     

 
Benarkahapa yang diucapkan oleh Wapres JK?





https://suaraislam.id/wapres-jk-banyak-negara-yang-ingin-contoh-kehidupan-keagamaan-di-indonesia/




WapresJK: Banyak Negara yang Ingin Contoh Kehidupan Keagamaan di Indonesia

 3Agustus 2019

 1minute read

 

Cetak
 
Bagi Via Email
 
Google+
 
Twitter
 
Facebook
 WapresJusuf Kalla di Pesantren Modern Internasional Dea Malela di 
Sumbawa,Sabtu (3/8/2019).


Sumbawa(SI Online) –Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Indonesia dengan 
pendudukMuslim terbesar dan keberagaman suku, agama, dan ras menjadi 
contohkehidupan toleransi bagi negara lain di dunia.

“Kadang-kadangkita tidak menyadari banyak negara di dunia ini yang justru 
inginmencontoh kehidupan keagamaan di Indonesia,” kata Wapres JusufKalla (JK) 
saat mengunjungi Pesantren Modern Internasional Dea Maleladi Sumbawa, Nusa 
Tenggara Barat, Sabtu 3 Agustus 2019.

Wapresmenekankan keberagaman yang ada di Indonesia menjadi nilai lebihuntuk 
menyebarkan kehidupan toleransi kepada dunia, khususnya karenanegara-negara 
Islam di Timur Tengah sudah runtuh akibat perang.

Indonesiapun, lanjut JK, tidak lagi mengirimkan mahasiswa untuk belajar 
agamaIslam ke Afganistan, Suriah, Libya, Irak, dan Yaman karenanegara-negara 
Islam tersebut tidak bisa dijadikan patokan Islam“wasathiyah”


   

 
|  | Bez virů. www.avast.com  |

    

Kirim email ke