Contoh kuliah oleh RG:
https://youtu.be/fEqm3BivDf4 <https://youtu.be/fEqm3BivDf4>


------------------------------------------------------------------------
Gesendet mit der Telekom Mail App
<https://kommunikationsdienste.t-online.de/redirects/email_app_android_sendmail_footer>



--- Original-Nachricht ---
Von: 'Lusi D.' [email protected] [GELORA45]
Betreff: [GELORA45] Rocky Gerung
Datum: 09.08.2019, 12:37 Uhr
An: [email protected], [email protected]




Kutipan artikel berikut saya unduh sekedar untuk menambah wawasan
pengetahuan. Salam. Lusi.-



Profil & Biodata Rocky Gerung
Agustus 9, 2019 / Tokoh /

Oleh: Zivagold

Kerap tampil pada acara Indonesia Lawyer Club di Tv One membuat Rocky
Gerung mendapat banyak perhatian publik.

Rocky Gerung terkenal dengan kritikannya yang pedas baik saat tampil di
televisi atau melalui akun twitternya @rockygerung <mailto:@rockygerung> , 
dengan cuitan yang
kadang kontroversial banyak orang yang kontra dengannya namun juga tidak
sedikit yang sepaham dengan Rocky Gerung.

Penasaran dengan fakta dan informasi menarik terkait bung Rocky Gerung,
yuk kita simak dalam Profil dan Biodata Rocky Gerung.

Biodata
Nama : Rocky Gerung
Tempat, Tgl Lahir : Manado, 20 Januari 1959
Status : Lajang
Profesi : Pengajar, Penulis, Filsuf, Pengamat Politik


Profil Rocky Gerung

Pria kelahiran Manado ini memang dikenal sebagai pengamat politik yang
ceplas-ceplos terutama pada era kepemimpinan Presiden Jokowi. Berkat
kritik tajamnya terhadap pemerintahan Jokowi beliau sering tampil dalam
acara-acara yang membahas politik salah satunya adalah acara di Tv One
Indonesia Lawyers Club. Tak jarang bung Roger ini saling adu mulut
dengan para pendukung pak Jokowi ketika membahas kebijakan pemerintah
saat ini.

Celetukan kata “Dungu” kerap dilontarkan oleh bung Roger saat
berdebat yang tak jarang berhasil membuat para penontonya tertawa
terpingkal-pingkal dan meredakan suasana panas dalam debat tersebut.
Rocky Gerung memiliki wawasan yang sangat luas tak hanya isu politik
terkadang isu ekonomi, sosial dan HAM juga tak lepas dari sorotan sang
filsuf ini. Sehingga beliau kerap dipanggil Profesor karena dianggap
memahami segala bidang.

Argumen-argumen cerdas menjadi ciri seorang Rocky Gerung hal tersebut
membuat dia semakin dikenal dan banyak dikagumi sebagian orang, bahkan
pengikutnya di sosial media Twitter menembus angka 1,1 Juta followers.
Di berbagai kuliah umum atau seminar yang menghadirkan bung Roger
sebagai narasumber selalu ramai dan mendapatkan antusias yang tinggi
dari masyarakat.

Nah ulasan di atas merupaka profil singkat dari Rocky Gerung, jangan
kemana-mana dulu masih banyak fakta-fakta dan informasi menarik yang
berkaitan kehidupan pribadi dan sepak terjang bung Rocky Gerung. Terus
scroll ke bawah ya guys.


Kehidupan Pribadi dan Pendidikan

Kehidupan pribadi Rocky Gerung menarik untuk kita simak namun memang
tak banyak informasi yang beredar, namun fakta menariknya adalah bahwa
bung Rocky Gerung hingga saat ini masih lajang atau belum memiliki
pasangan. Pria kelahiran 20 Januari 1959 ini sudah genap berumur 50
tahun namun tak pernah terbesit sedikitpun dalam benak Rocky untuk
membangun sebuah rumah tangga.

Ada kutipan menarik terkait wanita menurut bung Roger saat diwawancarai
pada acara talk show “Wanita itu indah sebagai fiksi, namun buruk
sebagai fakta” mungkin hal tersebut lah yang membuat bung Roger lebih
memilih untuk hidup sendiri.

Rocky Gerung memiliki latar pendidikan Sarjana Filsafat dari
Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 1986, sebelum masuk ke
jurusan filsafat bung Roger tercatat pernah terdaftar sebagai mahasiswa
jurusan Ilmu Politik pada tahun 1979 dan akhirnya memutuskan untuk
keluar.

Pria yang akrab disapa Roger ini memang terkenal pintar dan hobi
belajar sebelum menyelesaikan studinya di jurusan Filsafat, Rocky
pernah merasakan kuliah di jurusan teknik dan hukum.


Sisi Lain Rocky Gerung

Rocky Gerung memang hobi mengkritik dan mengeluarkan pendapat-pendapat
yang kontroversial, namun semua yang diucapkan beliau selalu berbobot
dan memiliki makna yang dalam. Tak jarang istilah-istilah dalam
filsafat sering dia pakai dalam berpendapat atau berdebat. Kita sering
melihat bung Roger berdebat baik di televisi maupun media sosial, hal
itu terjadi karena memang salah satu hobinya adalah berdebat

Bagi Rocky Gerung berdebat merupakan ajang bertukar fikiran dan
pendapat menurut dia banyak kebijakan-kebijakan yang ada saat ini
bersumber dari perdebatan sehingga berdebat bukanlah hal yang buruk
bagi Rocky Gerung.

Salah satu teman kuliah Rocky menuturkan bahwa Rocky tipe orang yang
suka belajar dan bakat debat dengan orang lain sudah terlihat semenjak
kuliah. Saat kuliah tercatat beberapa kali dia dan Rocky datang ke LIPI
(Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) untuk mempelajari ilmu politik
bersama pakar-pakar, yang tak jarang selalu diiringi dengan adu debat.

Tak hanya LIPI demi memenuhi rasa haus akan ilmu bung Roger juga
menyambangi Sekolah Ilmu Sosial (SIS) di Cikini untuk melakukan adu
debat demi mendapatkan ilmu. Memiliki hobi belajar membuat beliau ingin
mengetahui segala hal karena itulah Rocky sering pindah-pindah kuliah
tanpa menyelesaikan studi sebelumnya.

Menutut Rocky yang terpenting adalah belajar dan berfikir, hal itu
membuatnya tidak pernah merasakan wisuda dan tidak mengharapkan adanya
Ijazah karena bagi Roger Ijazah hanyalah tanda orang pernah bersekolah,
bukan berfikir, Fakta menarik adalah bung Roger pernah menolak untuk
melanjutkan studi S3 di Perancis karena alasan tersebut.


Hobi Unik Rocky Gerung

Aktiv di media sosial tak hanya Rocky Gerung lakukan untuk berdebat dan
mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah, sering kali bung Roger
mengunggah foto-foto pribadinya ketika berwisata. Foto-foto yang kerap
diunggah antara lain foto ketika dia mendaki gunung atau traveling ke
tempat wisata alam diseluruh Indonesia, setelah ditelusuri ternyata
beliau memang memiliki kegemaran mendaki gunung.Padahal usianya sudah
menginjak 50 tahun tapi tetap bugar dan semangat untuk mendaki gunung.

Mendaki gunung memiliki arti filosofi tersendiri bagi Rocky Gerung, dia
menuturkan dalam mendaki gunung pasti akan menghadapi jalan yang terjal
dan rintangan yang sulit oleh karena itu apabila berhasil mencapai
puncak akan menimbulkan kebahagiaan tersendiri baginya. Oleh karena itu
dia menjadikan mendaki gunung sebagai Hobi.


Perjalanan Karir

Kerap disebut sebagai profesor nyatanya Rocky Gerung hanya mengenyam
pendidikan hingga S1 yaitu Sarjana Filsafat. Rocky Gerung pernah
diminta oleh Universitas Indonesia untuk menjadi pengajar di Fakultas
Ilmu Budaya, yang menarik adalah beliau menjadi dosen untuk seluruh
mahasiswa S1 hingga S3 di jurusan tersebut.

Hal ini dilatarbelakangi oleh kemampuan Rocky dalam menyampaikan
argumen yang cerdas dan berwawasan luas, info menarik adalah bahwa
Rocky Gerung pernah menjadi dosen sekaligus pembimbing skripsi artis
cantik Dian Sastrowardoyo yang mengambil Jurusan Filsafat, di Fakultas
Ilmu Budaya, Universitas Indonesia dan telah lulus pada tahun 2007.

Namun perjalanan Rocky sebagai dosen hanya hingga tahun 2015. Kerja
sama tersebut terpaksa diputuskan karena terbentur UU No 14 Tahun 2005
yang mana menyatakan bahwa syarat untuk menjadi Dosen adalah bergelar
magister. Tetapi bagi Rocky bukan Universitas Indonesia yang
memutuskannya tetapi Rocky sendirilah yang memutuskan, karena dia tidak
pernah berkeinginan menjadi dosen, justru Universitas Indonesia lah
yang memintanya untuk menjadi Dosen.

Saat menjadi Dosen tidak tetap di Universitas Indonesia selama 15 tahun
tak pernah sekalipun Rocky mengambil gajinya, Rocky menuturkan bahwa
gaji yang dia terima dari Universitas Indonesia tidaklah besar, dan
juga dia tidak merasa miskin apabila tidak mengambil honor tersebut.
Rocky memutuskan untuk menyumbangkan seluruh gajinya ke civitas
Universitas Indonesia.

Rocky juga tercatat menjadi peneliti di Perhimpunan Pendidikan
Demokrasi (P2D). Dalam perhimpunan tersebut Rocky berfokus untuk
melakukan riset dalam bidang permasalahan HAM, teori keadilan,
kesetaraan, dan pengarus-utamaan gender. Menjadi seorang ahli filsafat
dan salah satu bidang kajianya adalah filsafat feminisme sehingga dia
sering melakukan riset terkait kesetaraan gender.

Pada tahun 2005 Rocky Gerung termasuk salah satu pendiri Institut
Setara bersama K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Azyumardi Azra.
Setara Institut sendiri merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat yang
bergerak dibidang advokasi dan penelitian terkait Demokrasi, Hak Asasi
Manusia, dan Kebebasan Politik. Setara Institut menjadi perintis
pembela kebebasan beragam dan mengkampanyekan pluralisme.


Kontroversi Rocky Gerung

Selain terkenal dengan argumen-argumen pedas dan kritis ternyata Rocky
Gerung sempat tersandung kasus yang cukup kontroversial. Hal itu
terjadi dalam tayangan tv-One dimana Rocky menyatakan bahwa “kitab suci
itu adalah fiksi tetapi bukan fiktif”, sontak beliau langsung mendapat
kecaman dari berbagai pihak terutama yang selalu kontra dengannya.

Salah satunya adalah Arya Permadi, keesokan harinya Arya langsung
melaporkan Rocky kepada pihak kepolisian dengan tuduhan penistaan
agama, kecaman yang dilayangkan oleh berbagai pihak baik secara
langsung maupun media sosial membuat Rocky angkat bicara untuk
klarifikasi.

Menurut pendapat Rocky Gerung arti kata fiksi yang dia utarakan
memiliki arti yang berbeda dengan arti di KBBI, hal itu ditambah dia
telah memaparkan arti fiksi menurut pemahamanya sebelum melontarkan
ucapan berbau kontroversial tersebut. tak hanya itu Rocky menambahkan
dia tidak menyebut secara spesifik suatu kitab suci dari agamnya
sendiri yaitu kristen ataupun agama lainya.

Pada akhirnya laporan tersebut tidak diteruskan dan pihak berwenang
tidak melakukan penahanan pada Rocky Gerung, akan tetapi banyak pihak
yang tidak puas dengan keputusan tersebut. Banyak yang meminta Rocky
harus diadili seperti Ahok saat dituduh melakukan penistaan agama,
akibatnya Rocky untuk sementara tidak diperkenankan untuk tampil di
depan media publik hingga kondisi sudah kondusif kembali.


Rocky Gerung sebagai Oposisi

“Pembuat berita Hoax terbaik adalah pengusasa” meupakan salah satu
kicauan Rocky Gerung yang fenomenal dimana pada saat ini berita hoax
sedang gencar-gencarnya disebar diseluruh media sosial yang membuat
perpolitikan Indonesia memanas. Rocky Gerung memang terkenal hobinya
mengkritisi setiap kebijakan di era kepemimpinan Presiden Jokowi,
menurut dia apa yang telah dilakukan Jokowi tidak tepat.

Beberapa kebijakan yang menjadi sorotan untuk dikritisi Rocky Gerung
adalah pembangunan Tol Papua, pembelian saham Freeport, pidato
berhadiah sepeda, penunjukan Ma’ruf Amin sebagai Cawapres, dan kasus
Novel Baswedan. Rocky gemar memancing amarah dan emosi para pendukung
Jokowi dengan sebutan “Cebong”, bahkan beberapa cuitanya di twitter
mengolok-olok para “Cebong” yang dianggapnya dungu.

Dalam acara Indonesia Lawyers Club juga beberapa kali Rocky beradu
mulut dengan para politikus pendukung Jokowi seperti Ruhut Sitompul,
Nusyron Wahid, Arya Permadi, Adian Napitupulu, dan lain-lainya. Tapi
Rocky tetaplah Rocky dia selalu mampu memberikan argumen-argumen cerdas
dan memiliki makna yang sukar dipahami oleh para lawan debatnya, dan
itulah yang menjadikan Rocky Gerung semakin terkenal.

Karya Rocky Gerung

Beberapa karya yang berhasil ditelurkan Rocky antara lain buku “Teori
Sosial dan Praktik Politik” di tahun 1991, dan “Hak Asasi Manusia:
Teori, Hukum, Kasus” pada tahun 2006, dan beliau aktif membuat jurnal
terkait filsafat feminisme yang diterbitkan oleh Jurnal Perempuan.



------------------------------------
Posted by: "Lusi D." <[email protected] <mailto:[email protected]> >
------------------------------------

Berita dan Tulisan yang disiarkan GELORA45-Group, sekadar untuk diketahui 
dan sebagai bahan pertimbangan kawan-kawan, tidak berarti pasti mewakili 
pendapat dan pendirian GELORA45.

Untuk merubah status pengiriman berita/tulisan, kirim saja email kosong 
kealamat: Hanya saja ingat, status baru berubah setelah bung me-reply email 
konfirmasi dari yahoogroup!
No Mail : [email protected]
<mailto:[email protected]>
Normal : [email protected]
<mailto:[email protected]>
Daily Digest: [email protected]
<mailto:[email protected]> (Diterima dalam SATU email dari 
sekian kumpulan email yg masuk di grup-milis)
------------------------------------

Yahoo Groups Links


(Yahoo! ID required)

<mailto:[email protected]>



Kirim email ke