Bung Chan, Saya hanya tahu sedikit saja tentang Islam. Saya kira dalam Islam diikuti Al Quran, apa yang disampaikan malaikat pada Nabi Mohammad, dan juga Hadis. Apa yang disampaikan malaikat pada Mohammad, harus dilaksanakan sepenuhnya. Bagaimana dengan Hadis ? Nah, ada yang menganggap Hadis itu harus juga dijalankan seperti apa adanya. Ada juga yang menganggap perlu dipelajari, tetapi boleh dilaksanakan seperti itu kalau situasinya sama. Kalau situasinya lain, boleh lain asal selaras saja ? Kutipan : Terlepas dari tingginya statusnya sebagai seorang Nabi, Muhammad dalam pandangan Islam adalah seorang manusia biasa, namun setiap perkataan dan perilaku dalam kehidupannya dipercayai merupakan bentuk ideal dari seorang muslim.[30] <https://id.wikipedia.org/wiki/Islam#cite_note-30>[31] <https://id.wikipedia.org/wiki/Islam#cite_note-31>[32] <https://id.wikipedia.org/wiki/Islam#cite_note-32>[33] <https://id.wikipedia.org/wiki/Islam#cite_note-33> Oleh karena itu dalam Islam dikenal istilah hadis <https://id.wikipedia.org/wiki/Hadis> yakni kumpulan perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan maupun persetujuan Muhammad.[34] <https://id.wikipedia.org/wiki/Islam#cite_note-H-EoI-34> Kata hadis itu sendiri adalah bukan kata infinitif.[35] <https://id.wikipedia.org/wiki/Islam#cite_note-35> Hadis adalah teks utama (sumber hukum) kedua Islam setelah Al Qur'an <https://id.wikipedia.org/wiki/Al_Qur%27an>.[36] <https://id.wikipedia.org/wiki/Islam#cite_note-Nukat-36>
Pada tanggal Rab, 14 Agu 2019 pukul 02.53 ChanCT [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis: > > > Syukuuurlah kalau betul ISLAM tidak menjadikan ajaran Islam/Qur'An sebagai > DOGMA yang mati2an dibela sedikitpun tidak boleh dirubah, dikoreksi apalagi > diSALAHkan, ... Seperti bung bilang itu yang menjadi Islam sebagai DOGMA > hanyalah terjadi dari paham, pemikiran orangnya, penganut-penganut radikal, > ustad-ulama SONTOLYO saja! Radikalis-radikalis MABOK Islam, ... yg berusaha > menguasai dunia! Jadikanlah ISLAM agama yang DAMAI dan penuh TOLERANSI! > > MUDAH2AN begitu, ... > > > ajeg [email protected] [GELORA45] 於 14/8/2019 1:50 寫道: > > > Setahu saya Islam tidak mengenal dogma. Apa yang Anda dengar itu > kemungkinan cuma doktrin ustad atau ulama sontoloyo agar dia terlihat > mumpuni. Islam justru membuka lebar-lebar kesempatan untuk berikhtiar > (berpikir dan berupaya - ijtihad). Tentu, ikhtiarnya bergantung pada > pengetahuan dan pengalaman masing-masing orang. Vodka Atomik ini misalkan, > adalah hasil ikhtiar untuk memanfaatkan gandum yang tumbuh di Chernobyl. > Tidak ada yang aneh dalam prosesnya selama orang mengetahui teknik > fermentasi. Keistimewaannya hanya pada bahan baku dari tanah yang > mengandung radiasi sehingga Atomik dinilai kontra dari versi vodka pada > umumnya. Begitu juga tidak ada yang aneh dengan Nabeez, minuman fermentasi > buah kurma yang konon digemari Muhammad SAW. Keistimewaannya, fermentasi > ini tidak bikin mabuk... [image: Emoji] > > Oke, balik ke organ babi sebagai "sukucadang" manusia. Sudah 30an tahun > ini orang berikhtiar memenuhi kebutuhan sparepart tsb dengan berbagai cara, > mulai dari sekedar bikin peternakan babi khusus sukucadang sampai > menciptakan makhluk chimera setengah babi setengah manusia. Tetapi bisnis > sparepart dari organ babi kemungkinan bakal ditinggalkan karena sekitar > sebulan lalu Kekaisaran Reiwa Jepang akhirnya mengeluarkan izin kepada para > ilmuwannya untuk melanjutkan eksperimen manusia hibrida dengan embrio tikus. > > Semua ikhtiar ini patut diacungi jempol sebagai buah dari kemuliaan > manusia yaitu, akal. Tinggal dilihat-lihat lagi mana yang akal sehat mana > yang mabok teknologi. > > "Ora kabeh wong pinter kuwi bener. > Ora kabeh wong bener kuwi pinter." > - Mbah Moen (1928-2019) > > --- SADAR@... wrote: > > Syukuuurlah kalau ajaran ISLAM masih lebih mengutamakan KEMANFAATAN > kehidupan umat manusia! Artinya masih bisa memberi toleransi hasil > teknologi bagi keselamatan kehidupan manusia! Jadi bukan berpegang teguh > pada dogma-dogma yg tertera dalam Al'quran saja. TIDAK asal mengharamkan > BABI, ... > > Sekitar 2 bulan yl. seorang istri sahabat di HK, mengganti klep jantung > nya dari babi! Hahahaa, ... luarbiasa! Jelang operasi pasien memang ada 2 > pilihan, gunakan klep buatan jenis plastik atau klep babi? Klep babi itu > dinyatakan lebih mudah diterima tubuh manusia dan bisa lebih tahan lama > tanpa harus operasi ulang, ... mereka pilih gunakan klep babi! Dan keadaan > nya sampai sekarang cukup baik dan melegakan! > > SETUJUUU, ... jadilah manusia yang baik-baik dalam kehidupan, kuasai dan > kendalikanlah diri dengan akal-sehat, jangan sampai MABUK, mabuk segala > hal, ya mabuk alkohol, mabuk cinta, apalagi mabuk AGAMA, ...! Karena > kondisi MABUK itu MEMBUAT orang TIDAK berakal-sehat lagi! > > > ajeg 於 13/8/2019 0:50 寫道: > > Mau jawaban yang serius apa yang santai? > Yang santai sajalah, karena yang serius sudah pasti tidak santai, hehe... > > Setahu saya banyak sekali penelitian ilmiah terhadap babi. Kehebohan > paling mutakhir adalah cangkok organ babi ke tubuh manusia. Secara > mengejutkan ternyata organ babi lebih mudah diterima tubuh manusia > ketimbang organ primata monyet-monyetan yang selama ini diklaim sebagai > "sodara dekat" manusia. Jadi, selain dikenal sebagai buntelan bibit > penyakit karena al. suka memakan kotoran sendiri dll.. bisa jadi babi > diharamkan untuk dikonsumsi karena kedekatan DNA-nya dengan manusia lebih > dekat dari DNA monyet. Dengan kata lain, jangan-jangan si babi inilah > sesungguhnya yang nenek moyang manusia, dan bukan si monyet. Walhasil, > memakan babi itu tergolong kanibalisme... Hahahaha! > > Soal ajaran Islam, saya kira sama saja dengan ajaran kebajikan lainnya, > selalu menganjurkan untuk kebaikan yang bermanfaat dan keselamatan serta > menjauhi yang mudarat apalagi merusak. Jadi ya silakan gunakan akal sehat.. > Misalnya, halalkah minum vodka kalau tidak mabuk, atau bolehkah mabuk asal > tidak merusak? > > Jawaban sehatnya tetap sama, jangankan mabuk vodka, mabuk agama saja bisa > kecanduan merusak. Minimal rusak akal. > > --- SADAR@... wrote: > > Sesuai dengan perkembangan teknologi dan pengenalan manusia, ... tempo > hari orang bisa dan boleh saja bikin heboh dengan mengharamkan obat > vaksinasi yg tercemar babi, lalu kenapa sehubungan dengan makanan "HALAL", > tidak meneliti lebih dalam ada kaitannya juga dengan babi? Sederhana saja, > saat saya hidup didesa di Tiongkok, jelas banyak sayuran gunakan pupuk > alam, termasuk kotoran BABI! Yang jelas tumbuh lebih subur! Hehehee, ... > > Lalu, ... menurut ajaran Islam kalau minum vodka tidak sampai mabuk boleh > tidak? > > ajeg 於 11/8/2019 23:46 寫道: > > Ketahuilah bahwa kecanduan, apalagi sampai mabuk, > itu haram absolut. > > Termasuk, kecanduan dan mabuk agama. > > --- ilmesengero@... wrote: > > Kalau "atomik" tidak apa karena atomik tidak dikenal oleh nabi, tetapi > gambar etiketnya babi hutan jadi pasti haram > > > > > <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> > 不含病毒。www.avg.com > <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> > <#m_6555710570120484844_m_3957109463922386308_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2> > > >
