Apa Marthajan atau Jonathan pernah ke Tiongkok baru2 ini?
Waktu kami ke Tkk tahun 2008 sebelum Beijing Olympic, dan bukan ke Beijing
saja, kami sudah ke-heran2 dgn kemajuan Tkk yg telah mengalahkan Amerika/Kanada
tempat tinggal kami (apalagi sekarang). Dan beda sekali dgn yg dikabarkan oleh
surat kabar2 Barat. Kita tidak bisa mengetahui kenyataan yg betul ("the truth")
sebab media Barat memelintir kenyataan yg ada.
Kunjungilah Tiongkok sekali saja, saya kira akan merubah persepsi yg bias dari
berita2 media Barat.
Kalau saya/kami mengunjungi negara2 di Eropa, misal, Italy atau Greece atau
negara Mesir. Kultur tuanya (yg raturan-ribuan tahun) memang ada tetapi
infrastuktur baru/modern nya tidak mengagumkam dan relatif miskin. Kalau saya
melihat Jerman, kulturnya tidak setua seperti kultur di Italy, Greece atau
Mesir. Infratruktur nya maju (tetapi tidak sangat mengagumkan). Sedangkan kalau
kita ke Tiongkok, kultur yg ribuan tahun banyak dan ditambah infrastruktur nya
yg telah mengalahkan semua negara2 Barat.
Kami akan mengunjungi Tiongkok dgn rombongan dari Belanda pd bulan Oktober yg
akan datang dimana kami akan mengagumi kultur tuanya. Pada bulan Maret 2020,
ada rombongan dari Los Angeles kira2 200 orang dari seluruh dunia yg akan ke
Tiongkok yg terutama yg mengunjungi kultur modern nya, antara lain, akan
mencoba lewat jembatan Hong Kong–Zhuhai–Macau Bridge yg panjangnya 55 km diatas
laut yg teknologinya "second to none". Juga akan melawati Three Gorges Dam yg
luar biasa luar nya dgn Yangtze cruise. Kami melihat Hoover Dam dekat Las
Vegas, yg katanya hebat tetapi bukan apa2 nya dgn Three Gorges Dam.
Kalau belum pernah mengunjungi Tiongkok beberapa tahun belakangan ini, percuma
mengasih komentar ttg Tkk berdasarkan berita dari media Barat. Rasanya,
pendaftaran dari rombongan Los Angeles ke Tiongkok masih belum tutup dimana
kalian berdomisili.
*SEEING is BELIEVING*
---In [email protected], <marthajan04@...> wrote :
hukumannya mengerikan. Apalagi buat yang ngritik aturan/hukum PKT yang kolot
dan terkenal kekejamannya itu diseluruh jagad raya. di amerika, coba tanya
orang2 china daratan yang masih punya kerabat disana tentang politik, ga ada
yang mau jawab. Masa orang dari hongkong saya tanya tentang demo mahasiswa, dia
belaga orang tolol ga tau apa2. padahal kerja kantoran. Kenapa? takutlah
yaaa.... jangan cari masalah.
---In [email protected], <jonathangoeij@...> wrote :
Tidak mengherankan orang Hong Kong tidak suka extradition bill.
---
Simon Cheng, a 28-year-old who works as a trade and investment officer for the
British Consulate General Hong Kong, has been put in administrative detention
for 15 days, China's Ministry of Foreign Affairs spokesman Geng Shuang said
Wednesday.
...
Li said Cheng is a Hong Kong permanent resident who was traveling on his
mainland travel permit. She said he also has a British National Overseas (BNO)
passport, a special document for people from Hong Kong, a former British
colony, which entitles them to consular assistance from the UK but is not
equivalent to UK citizenship.
...
Hong Kong: British consulate employee Simon Cheng detained in China
https://www.cnn.com/2019/08/21/asia/hong-kong-simon-cheng-intl-hnk/index.html
China says it has detained a UK consulate employee Julia Hollingsworth and
Ezra Cheung, CNN An employee of the British consulate in Hong Kong who has been
missing for almost two weeks has been detained in...
https://www.cnn.com/2019/08/21/asia/hong-kong-simon-cheng-intl-hnk/index.html