SURAT DARI SINGAPUR==PERAWATAN KEBUN== Tempat dimana kami tinggal banyak terdapat pohon Angsana. Tidak ada catatan yang tepat, tapi kalau dihitung mulai dari jalan sepanjang 3/4 km menuju ke perumahan, dan di sekeliling estate yang termasuk cukup luas dibanding dengan kebanyakan estate baru, pohon Angsana di tempat kami bisa sekitar seratus jumlahnya. Pohonnya besar, rindang, cabangnya meluas dan rata rata sudah lebih dari 50 tahun usianya. Banyaknya pohon rindang di tempat kami menjadi salah satu faktor yang menarik bagi penghuni. Dengan banyaknya pohon, estate kami berupa sebuah kebun besar. Kebun perlu perawatan, perlu management, kalau tidak, akan menjalar liar tidak terurus bagaikan hutan belukar. Selain regular fogging sekali seminggu untuk mencegah nyamuk dan serangga tumbuh berkeliaran, rumput dan pepohonan pagarjuga perlu dipotong secara regular demi rapi pandangan. Belum lagi pekerjaan memangkas pohon pohon besar tersebut diatas yang perlu dilakukan saban 5 tahun. Pohon Angsana itu umumnya bisa setinggi 10 tingkat bangunan. Untuk memangkas diperlukan crain. Seorang pekerja naik di atas crain dengan electric saw dan dimonitor oleh seorang pekerja di bawah mengontrol mesin mengarahkan direksi crain. Semua pekerjaan merawat kebun di estate dilakukan oleh sekumpulan contractors menggunakan tenaga kerja dari luar, umumnya dari Bangladesh. Demikian banyaknya pohon yang perlu dipangkas, mereka memerlukan sekitar 2 bulan baru selesai. Kerjanya cukup rapi, semua potongan batang dan ranting yang dipangkas harus diangkat ke truck lalu dibawa ketempat pembuangan yang sudah ditentukan. Ini dilakukan saban hari setelah habis kerja. .Sedikitpun tidak boleh tercicir. Adanya tenaga kerja luar negeri sangat menguntungkan Singapura. Dulu dikatakan bahwa "Singapore Is Garden In The City." Tapi sekarang lebih terkenal sebagai "City In A Garden." Berhasilnya Singapura sebagai city state yang bersih, indah dan nyaman lingkungan banyak berhutang budi pada jasa tenaga kerja luar negeri. Tapi, sebaliknya tenaga kerja luar negeri itu tidak datang sendiri sesuka hati. Mereka didatangkan oleh licensed contractor yang bertanggung jawab atas keberadaan mereka selama di Singapura, termasuk pekerjaan dan keselamatan mereka. Mereka adalah pekerja kontrak dengan work permit hanya untuk 2 tahun, setelah itu harus kembali ke negeri asalnya, lain kalo kontraknya diperpanjang 2 tahun lagi dan seterusnya. Ini peraturan pemerintah Singapura. Ada sebagian sektor yang mengkritik Singapura terlalu ketat mengontrol kehidupan masyarakat. Kurang memperhatikan human rights dan freedom of expression.. Tapi kami yang sudah terbiasa dengan adanya peraturan, malah merasa kontrol itu perlu demi keamanan lingkungan dan membuat suasana tenteram bagi masyarakat. MAY SWAN27 AUGUST 2019SINGAPORE.
[GELORA45] SURAT DARI SINGAPUR ==PERAWATAN KEBUN==
Chalik Hamid [email protected] [GELORA45] Tue, 27 Aug 2019 20:28:00 -0700
