Sedikit info tentang Michelle Bachelet kepala HAM PBB adalah anak dari
seorang jenderal Chile

ditangkap oleh Pinochet (berkuasa seperti Soeharto), karena pro presiden
Alliende. Selama dalam tahanan ayah Michelle disiksa sampai maeninggal.
Michelle dan ibunya mendapat suaka di Australia, dari Australia mereka
pindah ke DDR, dimana dia masuk fakultas kedokteran. Setelah Pinochet
dijatuhkan, Michelle kembali ke Chile dan menyelesaikan studinya jurusan
pediatrik. Kemudian dipilih menjadi presiden Chile 2006- 2010, 2014-2018


https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190905102209-106-427711/ri-mengaku-telah-dialog-dengan-pbb-jelaskan-situasi-di-papua?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=desktop


RI Mengaku Telah Dialog dengan PBB Jelaskan Situasi di Papua

CNN Indonesia | Kamis, 05/09/2019 10:37 WIB

Bagikan :

[image: RI Mengaku Telah Dialog dengan PBB Jelaskan Situasi di Papua] Suasana
kericuhan saat aksi massa dibubarkan oleh petugas kepolisian di Jayapura,
Papua. (ANTARA FOTO/Dian Kandipi)


Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Luar Negeri RI menyebut pemerintah
telah berdialog dengan Komisi Tinggi HAM *PBB
<https://www.cnnindonesia.com/tag/pbb>* (OHCHR) untuk menjelaskan situasi
di *Papua <https://www.cnnindonesia.com/tag/papua>* tak lama setelah
kerusuhan berlangsung.

"Segera setelah terjadinya peristiwa di Papua, diplomat Indonesia di kantor
Perwakilan Tinggi RI di Jenewa melakukan serangkaian pertemuan dan
komunikasi dengan pejabat kantor KTHAM. Pertemuan untuk memberi gambaran
yang lebih akurat terkait situasi di Papua, mengingat ada berbagai distorsi
pemberitaan yang tidak mencerminkan situasi sebenarnya dan latar belakang
kejadian," kata Duta Besar RI untuk PBB di Jenewa, Hasan Kleib, melalui
pernyataan yang diterima *CNNIndonesia.com, *Kamis (5/9).
Lihat juga:

 PBB Angkat Suara Tanggapi Kerusuhan di Papua
<https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190904165639-106-427529/pbb-angkat-suara-tanggapi-kerusuhan-di-papua/>


Dalam pertemuan dengan kantor KTHAM, Indonesia menyampaikan perkembangan
situasi dan upaya untuk meredam kerusuhan termasuk dialog dan persuasi.

Hasan mengatakan Indonesia juga menyampaikan bahwa aparat keamanan "telah
bertindak secara profesional dan menghindari penggunaan kekerasan dalam
menghadapi massa."

Dalam pertemuan itu, papar Hasan, Indonesia juga menjelaskan pembatasan
akses internet di Papua dilakukan pemerintah demi mencegah penyebaran hoaks
atau berita palsu yang dapat memperkeruh suasana.


"Baik Presiden RI maupun jajaran pemerintah pusat dan daerah, termasuk
elemen masyarakat di Indonesia sangat menyesalkan terjadinya insiden
rasisme di Malang dan Surabaya yang telah memantik protes massa di Papua,"
kata Hasan merujuk pada insiden pengepungan asrama mahasiswa Papua di
Surabaya dan Malang.

Pernyataan tersebut dikeluarkan menyusul sorotan komunitas internasional
terkait demonstrasi rusuh di sejumlah wilayah di Papua sejak 19 Agustus
hingga akhir pekan lalu.
Lihat juga:

 Benny Wenda Desak Australia Kecam Indonesia soal Papua
<https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190903180912-113-427226/benny-wenda-desak-australia-kecam-indonesia-soal-papua/>


Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan kantor Majelis Rakyat Papua di
Jayapura dilaporkan dibakar massa pada pekan lalu. Kerusuhan juga sempat
terjadi di depan kantor Bupati Deiyai hingga menewaskan sejumlah warga
sipil.

KTHAM PBB akhirnya angkat suara menanggapi situasi di Papua. Komisioner HAM
PBB Michelle Bachelet mengungkapkan kekhawatirannya terhadap peningkatan
kekerasan yang terjadi di Provinsi Papua, terutama kematian sejumlah warga
dan pasukan keamanan selama demonstrasi berlangsung.
Lihat juga:

 Benny Wenda Tuding Balik Wiranto soal Kerusuhan di Papua
<https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190903100813-106-427027/benny-wenda-tuding-balik-wiranto-soal-kerusuhan-di-papua/>


"Ini adalah bagian dari tren yang telah kami amati sejak Desember 2018 lalu
dan kami telah mendiskusikan keprihatinan kami dengan pihak berwenang
Indonesia. Seharusnya tidak ada tempat untuk kekerasan semacam itu di
Indonesia sebagai negara demokratis dan beragam," kata Bachelet melalui
pernyataan di situs kantornya, Rabu (4/9).

Kirim email ke