Eksportir pertanian terbaik di dunia berkat kerja keras menteri pertanian
yang membanting tulang dan memeras keringat.hehehehehehe


https://indopos.co.id/read/2019/09/23/196087/indonesia-masuk-lima-besar-eksportir-pertanian-terbaik-di-dunia/



<https://i1.wp.com/indopos.co.id/wp-content/uploads/2019/09/54-3.jpg?fit=785%2C479&ssl=1>Roem
Kono, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI

OPINI <https://indopos.co.id/read/category/nasional/opini/>
*Indonesia Masuk Lima Besar Eksportir Pertanian Terbaik di Dunia*

Editor *Ali Rahman*
<https://indopos.co.id/read/author/5bc739ddae2ad1539783133-ali-jpg/> *Senin,
23 September 2019 - 19:49*

 *Share*

*oleh Roem Kono, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI*

Kondisi sektor pertanian Indonesia dalam kurun waktu lima tahun terakhir
patut diapresiasi dan makin diakui sebagai salah satu yang terbaik di
kancah negara-negara dunia. Peningkatan peran sektor pertanian Indonesia
tersebut dapat kita lihat dari melonjaknya ekspor pertanian ke manca negara
dari tahun ke tahun.

*Baca Juga :*

Amankan Produksi, Kementan Buat Strategi Pengelolaan OPT
<https://indopos.co.id/read/2019/09/23/196094/amankan-produksi-kementan-buat-strategi-pengelolaan-opt/>

Fakta ini menunjukkan semakin banyak jenis komoditas pertanian kita yang
dapat diekspor dan ternyata dibutuhkan oleh banyak negara di dunia.
Mengukur negara dengan kinerja pertanian terbaik di dunia tidaklah mudah
sebab ada banyak sekali indikator yang harus . Setiap negara memiliki
kelebihan tersendiri dalam bidang pertanian.

Jika kita melihat pertanian Indonesia hanya pada komoditas seperti bawang
putih dan kedelai, tentu Indonesia belum bisa disebut yang terbaik. Apalagi
selama beberapa dasawarsa terakhir memang Indonesia selalu impor kedua
komoditas itu. Namun jika kita melihat komoditas pada sektor seperti sektor
perkebunan seperti pada Sawit dan sektor hortikultura pada Manggis dan
nanas, kita patut berbangga dan pertanian Indonesia menjadi yang terbaik di
dunia.

*Baca Juga :*

Inovasi “Satu Klik” Dukung Pertumbuhan Pesat Ekspor Pertanian Sumut
<https://indopos.co.id/read/2019/09/23/195951/inovasi-satu-klik-dukung-pertumbuhan-pesat-ekspor-pertanian-sumut/>

Untuk melihat yang terbaik, kita perlu melihat kinerja ekspor sektor ini
secara keseluruhan. Hal ini bisa  dilihat dari jumlah ekspor dan total
produksi dari lahan pertanian secara keseluruhan di sebuah negara. Untuk
itu berikut negara yang pertaniannya terbaik di dunia dengan hitungan
ekspor dan jumlah lahan pertanian yang diolah yang dilansir dari FAO,
Investopedia, Indexmundi, Badan Pusat Statistik (BPS) dan sumber lainnya.

1. Amerika Serikat

*Baca juga :* Kemarau Panjang, Lahan Kedelai Gunungkidul Tetap Teraliri Air
<https://indopos.co.id/read/2019/09/22/195856/kemarau-panjang-lahan-kedelai-gunungkidul-tetap-teraliri-air/>

Negara adidaya satu ini terus mempertahankan diri menjadi negara dengan
kinerja pertanian terbaik di dunia. Amerika Serikat memiliki lahan
Pertanian seluas 4.058.625 kilometer persegi pada 2015.

Ekspor pertanian AS pun mencapai USD118,3 Miliar pada tahun 2018 dengan
mayoritas dari komoditas Jagung senilai USD9 milliar yang menguasai 50
persen pangsa pasar dunia, kedelai sebesar USD16 milliar dengan pangsa
pasar dunia 50 persen, serta Gandum sebesar USD5,4 miliar dengan pangsa
pasar global mencapai 18 persen.

2. Tiongkok

Tiongkok menjadi negara dengan kekuatan pertanian paling kokoh di dunia.
Luas garapan lahan pertanian negara tirai bambu ini mencapai 5,278,330
kilometer persegi. Tiongkok menurut data Basf.com,  menyumbang 7 persen
dari total areal pertanian secara global dan turut menyulpai makanan untuk
22 persen populasi dunia. Tiongkok sendiri unggul di sektor kapas, beras,
kentang, dan banyak produk sayuran.

Sayuran sendiri total ekspornya senilai USD18 miliar pada tahun 2018,
sedangkan produk perikanan Tiongkok berhasil membukukan sebanyak USD6,6
miliar, kemudian kapas sebesar USD15 milliar, Teh sebanyak USD1,5 miliar
dan beras USD378 juta.

Walaupun pertaniannya kuat, Tiongkok masih  mengimpor kedelai dan gandum
untuk kebutuhan pokok makanan rakyatnya. Bahkan Tiongkok defisit dalam
impor sebesar USD103 milliar.

3. Australia

Negara ini menjadi negara ketiga dengan lahan pertaniannya mencapai
3,659,130 kilomenter persegi. Australia sendiri mampu membukukan ekspor
pertanian sebesar USD50 milliar. Mayoritas pemasukan devisa dari sektor
pertanian dihasilkan oleh produk tanaman pangan sebesar USD10 miliar dan
peternakan yang menjadi jargon negara kangguru sebesar USD10,4 miliar.

4. Brasil

Brasil memiliki luas lahan pertanian sebesar 2,825,890 kilometer persegi.
Negara samba ini membukukan ekspor pertanian sebesar USD35 miliar pada
tahun 2018. Ekspor kedelai Brasil mencapai rekor 83,6 juta ton pada 2018,
dengan permintaan paling besar dari Tiongkok. Kedelai Brasil menjadi
andalan ekspor pertanian negara tersebut dengan membukukan sebesar USD25,9
milliar dan gula komoditas andalan kedua sebesar USD11,4 milliar pada 2018.

5. Indonesia

Jika kita mengacu pada data indexmundi, Indonesia memiliki jumlah lahan
pertanian sebesar 570 ribu kilometer persegi. Total nilai ekspor komoditas
pertanian Indonesia pada 2015 mencapai Rp403,8 triliun. Pada 2018 ekspor
Indonesia mencapai Rp416,8,triliun atau sekitar USD29,21 milliar. Akumulasi
nilai ekspor sejak 2015 hingga 2018 mencapai Rp1.764 triliun atau terjadi
peningkatan sebesar 29,7 persen.

Mengacu ke data BPS tahun 2013, jumlah volume ekspor produk pertanian
Indonesia adalah 33,5 juta ton. Kemudian pada tahun 2016 mengalami dua kali
kenaikan mencapai 36,1 juta ton dan 40,4 juta ton. Begitu juga tahun 2017,
ekspor produk pertanian bertambah lagi jumlahnya yakni 41,3 juta ton. Di
tahun 2018, ekspor produk pertanian mampu mengukuhkan jumlah sebesar 42,5
juta ton.

Keunggulan Indonesia turut dipengaruhi oleh kinerja komoditas sawit. Pada
tahun 2018,  produksi sawit Indonesia mencapai 32,02 juta ton. Menurut data
Investopedia,

Kirim email ke