Setujuuu, ... pada saat melancarkan aksi TURUN KEJALAN, hendaknya sudah
diperhitungkan dengan cermat kemungkin mencapai TUJUAN apa yang hendak
diperjuangkan! Jangan jadikan perjuangan itu amburadul, acak-acakan
bahkan anarkis yang sangat merusak dan MERUGIKAN semua pihak, khususnya
RAKYAT BANYAK jadi korban saja!
Belajarlah baik-baik sejarah perjalanan BANGSA, maupun perjuangan bangsa
lain, ... bahwa untuk mencapai kemenangan MUTLAK dibautuhkan pimpinan
satu Partai yang cukup kuat! Tanpa ada partai yg kuat dan berkemampuan
mengorganisasi, memimpin perjuangan dengan rapi menyusun strategi-taktik
perjuangan jangan harap perjuangan itu akan mencapai kemenangan!
Kedua, angkatlah masalah-masalah kepentingan rakyat yang menjadi
tuntutan mendesak yang nyata ada ketika itu, jangan sekali-kali gunakan
FITNAH untuk membangkitkan dan membakar KEMARAHAN massa, ...!
Menggunakan fitnah, membalik hitam-putih hanya bisa bangkitkan kemaharan
SEMENTARA saja, dan berakhir dengan KEGAGALAN!
Contoh aksi "Revolusi Jaman, Hongkong Merdeka" yang terjadi lebih 3
bulan terakhir dengan mengobrak-abrik Hongkong patut menjadi pelajaran
negatif yang sangat baik! Satu perjuangan yg TIDAK berani menampilkan
organisasi yg memimpinnya, sekalipun sangat jelas dan nyata gerak aksi
mereka sangat terorganisasi rapi dan sangat berhasil! Bahkan tokoh-tokoh
utama dalam melancarkan setiap aksi mereka, menutup muka mereka
rapat-rapat dengan topeng, kaca-mata, berangus anti-gas-racun ataupun
masker hitam. Mereka TIDAK BERANI bertanggungjawab atas apa yang mereka
perbuat dan perjuangkan dan karena dasar yg mereka gunakan adalah FITNAH
dan membalik hitam-putih untuk bangkitkan kemarahan massa!
Kebebasan dan demokrasi yang menjadi TUJUAN perjuangan mereka,
jelas-jelas mereka injak-injak sendiri dengan KEKERASAN memaksa
Pemerintah HK menuruti 5 TUNTUTAN mereka, satupun tidak boleh kurang!
Dan selama lebih 3 bulan ini, apa yg mereka serukan "aksi demo damai"
lebih 80% berakhir dengan kekerasan, pengrusakan, bahkan penganiayaan
terhadap orang yang menentang aksi mereka!
KESALAHAN Fatal mereka "Revolusi Jaman, Hongkong Merdeka" tidak
memperhitungkan kekuatan lawan dan kekuatan sendiri dengan baik! Cukup
kuat dan bisakah mengalahkan lawan Pem.HK yg didukung kuat oleh RRT???
Dengan satu kata, mungkinkah Hongkong MERDEKA??? Mereka tidak belajar
sejarah deengan baik! Taiwan yg kondisinya jauh lebih baik syarat-syarat
untuk MERDEKA ketimbang Hongkong saja, sudah 70 tahun tidak juga
berhasil! Apalagi Hongkong yang kenyataan perkembangan/pertumbuhan
ekonominya sangat, sangat tergantung dari daratan Tiongkok. Baik dilihat
dari kebutuhan hidup sehari-hari dari air, bahan makanan utama warga HK,
sayur, daging babi, ayam, ikan dll.nya tergantung dari Tiongkok daratan!
Bagaimana bisa hidup warga HK tanpa distribusi dari Tiongkok daratan.
Dilihat dari setiap aksi bendera AS dan Inggris yg tidak pernah
tertinggal, bahkan sudah 9 Kali mereka lakukan penghinaan terhadap
bendera nasional RRT, dan beberapa kali tertayang ada beberapa wajah
orang AS yg diduga agen CIA, dan begitu aliran dana asing ditutup,
nampak jumlah peserta aksi banyak berkurang tapi kekerasn dan KEKEJAMAN
meningkat! Bisa dipastikan aksi brutal mereka PASTI GAGAL! Hanya saja
belum tahu kapan dan bagaimana akan berakhir, ...
Begitulah, harus WASPADA benar, jangan sampai perjuangan aksi massa itu
hanya menjadi tunggangan segelintir konglomerat bahkan kekuatan asing
untuk kepentingannya sendiri! Jangan sampai itu terjadi pengalaman aksi
Mahasiswa/Buruh dilapangan Tian An Men-Beijing, aksi Demokrasi 4 Juni
1989, yang akhirnya juga ditunggangi CIA dengan melancarkan "Revolusi
Warna" gulingkan pemerintah yg berkuasa yg tidak TUNDUK pada AS!
Akhirnya GAGAL dan jatuh 300--1000 korban jiwa, termasuk ratusan
"pejuang" demokrat yg akhirnya berserakan menjadi pelarian politik di
luarnegeri!
Mudah2an saja pemuda-pemudi Indonesia sudah lebih cerdas dan penuh
kesadaran dalam memperjuangkan cita-cita nya sendiri, jangan sampai
ditunggangi CIA dalam usaha melancarkan "Revolusi Warna" untuk sekadar
gulingkan pemerintah yg berkuasa yang tidak nuruti kehendak AS saja!
Kalaupun menggulingkan pemerintah yang berkuasa berhasil, juga akan
sulit menciptakan ketentraman hidup, pertarungan terus berlanjut jadi
seperti pengalaman dibeberapa negara Arab sana, dari Irak, Libya,
Suriah, ... entah berapa juta rakyatnya jadi menderita kemiskinan dan
terpaksa hijrah menerjang maut untuk hidup dinegara orang lain! Bagi
Indonesia yang juga sudah muncul unsur-unsur kekuatan Islam Radikal,
kekuatan Taliban, ... HARUS lebih waspada dan berhati-hati dalam
melancarkan aksi-aksinya!
'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] 於 24/9/2019 2:13 寫道:
Berjuang hendaknya berkelanjutan, jangan berhenti atau putus di tengah
jalan.
Tidak beda seperti orang lari estafet.
AA
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190923215800-20-433192/mahasiswa-tinggalkan-dpr-bersiap-untuk-aksi-yang-lebih-besar
Mahasiswa Tinggalkan DPR, Bersiap untuk Aksi yang
Lebih Besar
CNN Indonesia | Senin, 23/09/2019 22:31 WIB
Bagikan :
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190923215800-20-433192/mahasiswa-tinggalkan-dpr-bersiap-untuk-aksi-yang-lebih-besar#>
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190923215800-20-433192/mahasiswa-tinggalkan-dpr-bersiap-untuk-aksi-yang-lebih-besar#>
Mahasiswa Tinggalkan DPR, Bersiap untuk Aksi yang Lebih Besar
Mahasiswa dari sejumlah elemen mahasiswa se-Jabodetabek berunjuk rasa
di depan kompleks Parlemen, Senayan. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Jakarta, CNN Indonesia -- *Mahasiswa
<https://www.cnnindonesia.com/tag/demo-mahasiswa>* yang menggelar aksi
unjuk rasa di depan Gedung *DPR
<https://www.cnnindonesia.com/tag/dpr>*/MPR RI, Senayan, *Jakarta
<https://www.cnnindonesia.com/tag/jakarta>* bersiap untuk meninggalkan
lokasi demonstrasi.
Sebelumnya aksi unjuk rasa sempat ricuh saat mahasiswa memaksa untuk
masuk ke gedung parlemen. Sebagian dari mereka memanjat dan mengoyak
pagar untuk merangsek masuk.
Lihat juga:
Mahasiswa Ancam Menginap di DPR Usai Menembus Pagar
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190923211601-20-433182/mahasiswa-ancam-menginap-di-dpr-usai-menembus-pagar/>
Setelah situasi mulai mereda, belasan perwakilan mahasiswa berunding
dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono dan Kapolres Jakpus
Kombes Harry Kurniawan.
Terlihat mahasiswa beralmamater UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,
Universitas Indonesia, dan beberapa universitas di Jabodetabek lain.
Lihat juga:
Unjuk Rasa Memanas, Mahasiswa Berusaha Terobos Gerbang DPR
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190923200326-20-433156/unjuk-rasa-memanas-mahasiswa-berusaha-terobos-gerbang-dpr/>
"Kami izin ke polisi, narasi yang disampaikan tadi yang mau bermalam
silakan, tapi kami ingatkan besok akan kembali dengan jumlah yang
lebih besar. Yang mau pulang, istirahat silakan," kata Nabil, seorang
perwakilan mahasiswa dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin (23/9).
Nabil mengatakan tak mau ada friksi antar mahasiswa. Sehingga mereka
tak langsung meminta rekan-rekannya untuk langsung pulang.
Ia memastikan aksi mahasiswa esok hari di depan gedung parlemen lebih
besar. Sebab beberapa mahasiswa dari daerah lain akan bergabung.
Lihat juga:
Debat Alot, Mahasiswa Sampaikan Mosi Tak Percaya kepada DPR
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190923193527-20-433137/debat-alot-mahasiswa-sampaikan-mosi-tak-percaya-kepada-dpr/>
"Besok pasti lebih banyak," katanya.
Hingga saat ini, ribuan mahasiswa masih bertahan di depan Gedung
DPR/MPR RI. Namun tak ada lagi orasi-orasi.
Polisi juga akan membuka kembali jalur Transjakarta lajur ke arah
Stasiun Palmerah.
*(dhf/agr)*
Bagikan :
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190923215800-20-433192/mahasiswa-tinggalkan-dpr-bersiap-untuk-aksi-yang-lebih-besar#><https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190923215800-20-433192/mahasiswa-tinggalkan-dpr-bersiap-untuk-aksi-yang-lebih-besar#>
--
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com