https://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2019/09/30/171485/warganet-menolak-lupa-peringati-g-30-s-pki.html


*Warganet Menolak Lupa Peringati G 30 S PKI*

Senin, 30 September 2019 - 13:26 WIB

"Jangan ikut2 an melupakan sejarah.. media ngak mau mengingatkan .. biar
kita2 yg mengingatkan.. bahwa 30 september 1965 pernah ada peristiwa
besar.. jgn lupa peristiwa G 30 S PKI jgn lupa kekejaman PKI"

*Hidayatullah.com*– Setiap tanggal 30 September, masyarakat Indonesia
teringat akan peristiwa kelam gerakan pemberontakan oleh Partai Komunis
Indonesia (PKI), yang biasa disebut Gerakan 30 September (G30SPKI/Gestapu).

Pada Senin (30/09/2019) ini pun, warga masyarakat kembali mengingatkan
sejarah kelam bangsa Indonesia tersebut agar jangan sampai dilupakan.

Warganet menyatakan menolak untuk melupakan G30SPKI. Di media sosial, isu
ini menjadi tren paling dibicarakan se-Indonesia (*trending topic*/TTI).
Pantauan *hidayatullah.com <https://www.hidayatullah.com/>*, Senin sekitar
pukul 13.00 WIB, kicauan seputar “G 30 S PKI” menduduki 10 besar TTI.

Pengguna media sosial mengingatkan sejarah kelam tersebut agar peristiwa
pemberontakan PKI di negeri ini tidak terjadi lagi.

“Menolak lupa. Hari ini memperingati kejadian G 30 S PKI semoga di masa
yang akan datang tidak ada lagi kejadian seperti ini terulang #JasMerah,”
kicau akun @A_besarr94, Senin.

Baca: Sejarawan: Publik Jangan Terkecoh Beragam Kampanye Komunisme
<https://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2019/09/23/171007/sejarawan-publik-jangan-terkecoh-beragam-kampanye-komunisme.html>

Pengguna media sosial Naura Aurumn @NAurumn mengatakan bahwa tidak mungkin
melupakan tragedi kekejaman PKI tersebut.

“Tragedi memilukan G 30 S PKI yang tak mungkin dilupakan. Mengapa masih
terjadi lagi tragedi-tragedi memilukan yang sebenarnya bisa dicegah
pemimpin negeri? Bukankah amanat konstitusi sudah jelas: Melindungi segenap
bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia?” kicaunya.

Kicauan itu senada dengan banyak warganet lainnya. Akun @ratnaaa_sari,
misalnya, dengan tegas dan singkat ia berkicau, “Menolak lupa G 30 S PKI
#GESTAPU.”

*“**Jangan ikut2 an melupakan sejarah.. media ngak mau mengingatkan .. biar
kita2 yg mengingatkan.. bahwa 30 september 1965 pernah ada peristiwa
besar.. jgn lupa peristiwa G 30 S PKI jgn lupa kekejaman PKI..
#KekuasaanDitanganRakyat,”* tulis Urmila @Jkrisbal1.

Sementara akun PKS Jawa Timur @PKSJATIM ·melaporkan kegiatan memperingati
hari sejarah berdarah itu. “Peringatan G 30 S/PKI. Kibarkan bendera
setengah tiang. Do’akan korban dan pahlawan revolusi,” kicaunya sebagai
keterangan pada sejumlah gambar terkait yang diunggah.

Baca: PCINU Pakistan Gelar Nobar dan Kajian Sejarah G30S/PKI Bersama
Mahasiswa
<https://www.hidayatullah.com/berita/berita-dari-anda/read/2017/10/02/124750/pcinu-pakistan-gelar-nobar-dan-kajian-sejarah-g30spki-bersama-mahasiswa.html>

Warganet juga pada mengunggah foto-foto para pahlawan bangsa yang menjadi
korban pembantaian oleh gerakan PKI.

“54 tahun silam atau tepatnya 30 September 1965, Indonesia mengalami sebuah
tragedi mengerikan kala 10 putra terbaik bangsa ini diculik kemudian
dibunuh di dua tempat berbeda, Jakarta & Yogyakarta. Peristiwa itu disebut
G 30 S/PKI atau Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia,”
tulis @FebriSipe, Senin.

Pemutaran film G 30 S/PKI kembali disuarakan untuk ramai-ramai digelar
nonton bareng. Sejumlah pihak disebut telah melakukan nobar film tersebut.

“Yuk kita nonton film G30S PKI,” ajak Randy Hermawan @raytw__, Ahad
(29/09/2019).*

Rep: SKR

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Kirim email ke