Demokrat Siap Gabung ke Jokowi Tanpa Minta Jatah Menteri
Selasa , 08 Oktober 2019 | 09:23
Demokrat Siap Gabung ke Jokowi Tanpa Minta Jatah Menteri
Sumber Foto detik.com
Jokowi dan SBY
POPULER
Prabowo Disebut Kecewa Gerindra Gagal Dapatkan MPR-1
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/8773/prabowo_disebut_kecewa_gerindra_gagal_dapatkan_mpr_1>Demokrat
Siap Gabung ke Jokowi Tanpa Minta Jatah Menteri
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/8783/demokrat_siap_gabung_ke_jokowi_tanpa_minta_jatah_menteri>Soal
Kursi Menteri, Gerindra: Kami Tahu Dirilah!
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/8781/soal_kursi_menteri__gerindra__kami_tahu_dirilah_>
Listen to this
JAKARTA - Partai Demokrat (PD) menegaskan bahwa partainya tidak
mengajukan nama untuk menjadi menteri di periode kedua pemerintahan Joko
Widodo (Jokowi). Namun PD menilai Jokowi kenal dekat dengan Demokrat dan
seluruh kadernya.
"Jadi Partai Demokrat tidak dalam kondisi mengajukan nama, karena kami
sudah yakin betul Pak Jokowi sudah kenal Partai Demokrat termasuk
kader-kader Partai Demokrat," kata Ketua DPP Partai Demokrat Jansen
Sitindaon kepada wartawan semalam.
Jansen mengatakan, PD mengatakan memilih pembantunya di kabinet adalah
hak prerogatif Jokowi. Namun apabila ada kader PD yang cocok untuk
menjadi menterinya, Jansen menyebut PD akan siap mengirimnya.
"Soal menteri itu kembali ke Pak Jokowinya ya itu, Pak Jokowi kan sudah
kenal Partai Demokrat, kalau menurut Pak Jokowi ada yang cakap, memenuhi
kriteria untuk membantu beliau lima tahun ke depan ya tentu Partai
Demokrat siap kan untuk mengirimkan kader yang bersangkutan," katanya
seperti dikutip/detik.com/.
Jansen menyebut kedekatan Jokowi dengan PD dapat dilihat dari hadirnya
Jokowi dalam beberapa kegiatan partainya. Seperti menghadiri Kongres dan
rapat kerja nasional Partai Demokrat."Dan Pak Jokowi juga beberapa kali
kegiatan partai Demokrat juga hadir kan. Waktu Kongres di Surabaya
hadir, waktu kita melakukan rapat kerja nasional di Sentul hadir kan,"
tuturnya.
Dia berharap Jokowi dapat mandiri dalam memilih menterinya. Menurutnya
Jokowi mengetahui kebutuhannya dalam menjalankan roda pemerintahan lima
tahun ke depan."Ya soal bidangnya kembali ke Pak Jokowi. Sepenuhnya kita
serahkan ke Pak Jokowi, biarlah Pak Jokowi mandiri kan. Ini kan periode
kedua Pak Jokowi ini, jadi Pak Jokowi tak usah lagi dalam tanda kutip
kita ajar-ajari, beliau sudah tahulah apa kebutuhan beliau lima tahun ke
depan," dia menjelaskan.
Sementara itu, Jansen menyebut Ketua Umum PD, Susilo Bambang Yudhoyono
beberapa waktu terakhir sering bertemu dengan Jokowi. Namun Jansen
menegaskan pertemuan tersbut tidak ada pembicaraan mengenai menteri.
"Aku belum tahu kalau terkait itu, tapi yang aku lihat pertemuan Pak
Jokowi dan Pak SBY kan kemarin yang terakhir itu di HUT TNI. Beberapa
waktu belakangan ini sering ketemu, tetapi dalam acara-acara yang tidak
kaitannya dengan politik begitulah. Walaupun di beberapa kesempatan itu,
belum ada pembicaraan (soal menteri)," ia menambahkan.
--
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com