Ilmu langitan pasti akan bertambah berkembang di NKRI dan banyak ahli anti
nujum akan diciptakan dan begitu pula jalan masuk ke taman Firdaus akan
terbuka lebar bagi rakyat NKRI.


https://nasional.kompas.com/read/2019/10/15/12551801/wapres-kalla-ajak-dubes-dubes-tinjau-pembangunan-uiii


Wapres Kalla Ajak Dubes-dubes Tinjau Pembangunan UIII

Kompas.com - 15/10/2019, 12:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak para duta besar
negara sahabat meninjau pembangunan Universitas Internasional Islam
Indonesia ( UIII) di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (15/10/2019).


Duta besar yang hadir, yakni dari Arab Saudi, Turki, Inggris, Australia,
Jepang, Amerika Serikat, Oman, dan Qatar. Kepada para Dubes, Kalla
menunjukkan progres pembangunan kampus UIII yang sedang berjalan. "Asrama
mahasiswa pembangunannya sudah terkerjakan 70 persen," ujar Kalla.


Baca juga: Wapres Desak Depok dan Jabar Percepat Pembebasan Lahan UIII
Kalla menambahkan banyak kemajuan yang dicapai dalam proses pembangunan
kampus UIII.


Hanya, masih ada permasalahan berupa sejumlah lahan yang masih dalam proses
pembebasan. Meski demikian, Kalla optimistis proyek senilai Rp 3,5 triliun
itu bisa selesai pada 2021 serta dapat segera difungsikan.


Kalla mengatakan, pemerintah melibatkan para ahli dan bekerja sama dengan
sejumlah pihak negara sahabat dalam membangun UIII.


"Kami minta kerja sama dalam hal ahli-ahli. Kedua dalam hal bahasa. Lalu
dalam pengiriman mahasiswa dan ini juga kerja sama antaragama.


Di sini diterima mahasiswa non-Muslim," lanjut dia. Diberitakan, pemerintah
membangun kampus UIII di Kompleks RRI, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.


Kampus yang dibangun di atas tanah seluas 142 hektar tersebut sesuai dengan
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian UIII
pada tanggal 29 Juni 2016. Baca juga: Wapres Sebut Penerimaan Mahasiswa
UIII Tak Terpengaruh Kendala Lahan


Peresmian awal pembangunannya dimulai dengan peletakan batu pertama yang
dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. "


Kita dikenal sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Sudah
sepatutnya Indonesia menjadi rujukan peradaban Islam dunia," ujar Presiden
Jokowi dalam keterangan tertulis, Selasa (5/6/2018).


"Biaya pembangunannya Rp 3,5 triliun dan dimasukkan sebagai salah satu
Proyek Strategis Nasional. Tahun ini akan dimulai dan telah dianggarkan Rp
700 miliar," lanjut dia.

Penulis : Rakhmat Nur Hakim
Editor : Fabian Januarius Kuwado

Kirim email ke