Konsep Tiongkok Dorong Pembentukan Komunitas Senasib Ruang Cyber
http://indonesian.cri.cn/20191021/c7552d4a-47f6-6450-4340-4529d0e6568b.html
2019-10-21 12:10:41
Konferensi Internet Dunia ke-6 dibuka di Kota Wuzhen Zhejiang Tiongkok
pada hari Minggu kemarin (20/10). Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam
surat ucapan selamatnya kepada konferensi menunjukkan bahwa pengembangan
dan pengelolaan internet yang baik dapat menyejahterakan manusia, dan
hal itu merupakan kewajiban bersama masyarakat internasional. Ia
mengimbau berbagai negara untuk bersama mendorong pengelolaan global
ruang cyber dan berupaya mendorong pembentukan komunitas senasib ruang
cyber. Pernyataan yang menunjukkan kewajiban Tiongkok sebagai negara
besar tersebut mengundang tanggapan luas dari para peserta.
Tahun ini merupakan tahun ke-50 lahirnya internet dan juga tahun ke-25
Tiongkok secara menyeluruh bergabung dalam internet. Revolusi iptek dan
reformasi industri putaran baru yang diwakili dengan 5G tengah
berkembang pesat. Industri internet kini menghadapi ruang perkembangan
yang luas. Skala pembayaran seluler Tiongkok tercatat 277,4 triliun yuan
dan menempati urutan pertama di seluruh dunia, sedangkan skala ekonomi
digital Tiongkok lebih dari 30 triliun yuan, merupakan sepertiga dari
PDB. Konferensi Internet kali ini berfokus pada “konektivitas
kecerdasan, keterbukaan dan kerja sama”, secara terpusat memperlihatkan
hasil penerapan terbaru 5G, kecerdasan buatan dan kendaraan nirawak,
menunjukkan bahwa Tiongkok tengah menuju jajaran negara perkasa iptek
internet dengan mantap.
Keamanan cyber menyangkut keamanan negara. Tiongkok adalah korban
serangan hacker, dan juga pemelihara tegas keamanan cyber. Jauh pada 4
tahun yang lalu, Presiden Xi Jinping mengajukan konsep “pembentukan
komunitas senasib ruang cyber”, secara mendalam memaparkan empat prinsip
dan lima butir pendirian mengenai perkembangan dan pengelolaan internet,
dan mengundang perhatian luas dan pengakuan umum masyarakat
internasional. Presiden Xi dalam suarat ucapan selamatnya tahun ini
sekali lagi menegaskan “mendorong bersama pengelolaan global ruang
cyber” dan “berupaya mendorong pembentukan komunitas senasib ruang
cyber”, hal ini menunjukkan perhatian besar dan toleransi pemimpin
Tiongkok sebagai negara besar terhadap kesejahteraan bersama manusia.
Menjelang pembukaan Konferensi Internasional Dunia kali ini, dokumen
konsep “Bergandengan Tangan Membentuk Komunitas Senasib Ruang Cyber
secara detail membentangkan pandangan dan pendirian Tiongkok,
memprakasai masyarakat internasional untuk bekerja sama dengan
bergandengan tangan, membangun ruang cyber sebagai komunitas
pembangunan, komunitas keamanan, komunitas tanggung-jawab dan komunitas
kepentingan segenap manusia. Inilah sumbangan terbaru Tiongkok untuk
mendorong perkembangan dan pengelolaan Internet global dan telah secara
aktif menanggapi harapan berbagai pihak.
Konsep Tiongkok mendapat tanggapan positif dari para peserta.
Komisaris HaKI Biro HaKI Uni Eropa Guether Marten kepada komentator CRI
menyatakan bahwa serangkaian gagasan Tiongkok di bidang pengelolaan
global Internet berwawasan ke depan dan memimpin. Meski pada
masalah-masalah terkait terdapat sejumlah perselisihan antara Tiongkok
dan Barat, menghadapi risiko dan tantangan bersama cyber adalah
kecenderungan masyarakat internasional untuk meningkatkan kerja sama.
Robert Elliot Kahn yang dijuliki sebagai Bapak Internet” beberapa
tahun yang lalu mengatakan, semua negara hendaknya mempertimbangkan
bagaimana mendorong pengelolaan internet dalam rangka merealisasi saling
mengandalkan dan saling percaya dalam kata-kata sesungguhnya dan
membentuk sebuah patokan pengelolaan yang berlaku di seluruh dunia, dan
inilah topik penting perkembangan Internet ke depan. Hal ini selaras
dengan prakarsa Tiongkok.
Membentuk Komunitas Senasib Ruang Cyber merupakan manifestasi
konkret dan praktik penting konsep komunitas senasib manusia di bidang
ruang cyber. Mengikuti arus perkembangan zaman informasi mencerminkan
harapan bersama masyarakat internasional. Meneropong masa depan, di
bawah asas menghormati kepentingan inti masing-masing, berbagai negara
hendaknya mengumpulkan lebih banyak kesepahaman, dan menanggapi
tantangan bersama, agar teknologi Internet dapat menyejahterakan rakyat
berbagai negara dengan lebih baik, dan bermanfaat bagi perkembangan
jangka jauh masyarakat manusia.