-------- Forwarded Message --------
Subject: Pengamat: Komposisi kabinet ideal secara politik
Date: Thu, 24 Oct 2019 11:24:12 +0800
From: ChanCT <[email protected]>
To: GELORA_In <[email protected]>
Pengamat: Komposisi kabinet ideal secara politik
Kamis, 24 Oktober 2019 10:13 WIB
Pengamat: Komposisi kabinet ideal secara politik
Arsip. Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin serta para Menteri Kabinet
Indonesia Maju berfoto bersama di tangga Istana Merdeka Jakarta, Rabu
(22/10/2019) (ANTARA/Desca L Natalia)
Banyak sosok baru dalam kabinet yang diharapkan dapat membawa gebrakan baru
Purwokerto (ANTARA) - Komposisi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju
sudah ideal secara politik maupun administratif, kata pengamat kebijakan
publik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Dr.
Slamet Rosyadi.
"Komposisinya sudah bagus, secara politik dan administratif sudah
ideal," katanya di Purwokerto, Kamis.
Terlebih lagi, kata dia, dalam Kabinet Indonesia Maju banyak sosok baru
yang selama ini dikenal publik sebagai figur yang kompeten dan profesional.
*Baca juga:Presiden Jokowi gelar sidang paripurna perdana Kabinet
Indonesia Maju
<https://www.antaranews.com/berita/1129055/presiden-jokowi-gelar-sidang-paripurna-perdana-kabinet-indonesia-maju>*
"Banyak sosok baru dalam kabinet yang diharapkan dapat membawa gebrakan
baru," katanya.
Kendati demikian, kata dia, Presiden Joko Widodo perlu lebih menuntut
komitmen yang tinggi kepada para menteri baru.
"Komitmen yang dimaksud adalah komitmen untuk menjabarkan visi misi
presiden. Jangan sampai menteri baru nantinya bergerak tanpa arah
kebijakan yang jelas," katanya.
Dia juga mengatakan, tantangan yang dihadapi para menteri selama lima
tahun ke depan makin banyak dan makin berat.
"Tantangan lima tahun kedepan akan makin berat khususnya isu daya saing
ekonomi yang masih harus terus ditingkatkan, isu korupsi, radikalisme,
karhutla dan juga isu kemiskinan yang masih akan menjadi beban yang
berat bagi para menteri," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, para menteri perlu segera membuat program
yang produktif dan berdampak langsung pada masyarakat.
"Para menteri diharapkan segera mendeliver visi misi presiden menjadi
program program yang produktif dan berdampak langsung kepada
masyarakat," katanya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melantik menteri dan pejabat setingkat
menteri dalam Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024.
Jokowi saat pengenalan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju menekankan
pembantunya untuk tidak korupsi, menjalankan visi misi Presiden dan
Wakil Presiden, bekerja keras, cepat dan produktif, serta tidak terjebak
rutinitas, dan selalu memeriksa masalah di lapangan untuk menemukan solusi.
"Semua harus serius dalam bekerja, saya pastikan yang nggak serius,
nggak sungguh-sungguh, hati-hati bisa saya copot di tengah jalan," kata
Jokowi.
*Baca juga:KPK ingatkan para menteri tidak terima suap dan gratifikasi
<https://www.antaranews.com/berita/1129059/kpk-ingatkan-para-menteri-tidak-terima-suap-dan-gratifikasi>
Baca juga:KPK imbau para menteri sampaikan LHKPN
<https://www.antaranews.com/berita/1129003/kpk-imbau-para-menteri-sampaikan-lhkpn>*
Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Tasrief Tarmizi