Bung Sunny, Eric Thohir itu kaya sekali, saudaranya juga. Gaji menteri ditambah macam2 tunjangan itu tidak sebrapa dibandingkan gaji top manager di Indonesia, apalagi gaji pemiliknya sendiri. Rupanya tidak bisa menolak dimintai tolong Jokowi beresi BUMN. Kalau sudah beres mungkin setelah jabatannya berakhir, dia akan kembli urus perusahaannya sendiri. Dulu Lee Kuan Yew juga kesulitan dapat orang mau jadi menteri. Dia minta teman baiknya jadi menteri. Orang ini mnolak, bilang dia sudah enak urus perusahaan , sudah punya staf yang baik, kok disuruh repot2 jadi menteri, dikritik kiri kanan. Lee meyakinkan dia, kalau Singapore tidak punya menteri yang bisa urus pekerjaan dengn baik, ekonomi Singapore akan rusak, dan perusahaan dia pasti juga kena imbasnya. Selah dia diyakinkan begitu, baru dia mau. Setelah Singapore jadi makmur, baru gaji menteri di Singapore tinggi sekali, melebihi gaji top manager perusahaan. Apa benar gaji perdana menteri Singapore sekarang lebih tinggi dari pada gaji presiden Amerika ? Lain sekali dengan orang2 partai yang tidak laku kerja di perusahaan, ya carinya pekerjaan di DPRD, DPR, setengah makan gaji buta, cari tambahan dengan korupsi dll. Ibunya Eric Thohir itu juru rawat, orang Tionghoa. ibunya kenal baik keluarga Tjia Kian Liong, sama2 asal Majalengka. Ayahnya Eric ditolong kerja di Astra oleh Teddy Rachmat danTjia Kiang Liong (oom Willen Suryaatrmaja). Kemudian jadi pemegang saham dan salah satu direktur Astra. Ibunya Sandiago Uno kerja di Astra. Sandiago dibantu Astra sekolah di Amerika. Balik diberi jabatan di antaranya urus beli tanah. Tidak tahunya tanahnya jatuh ke tangan Sandiago sendiri. Istri oom Willem yang sudah tua sekali, hanya bilang : Sandiago itu orangnya lihay,....... Keponakan Oom Willem sendiri, yang tadinya kerrja di Astra, kemudian berdiri sendiri, jadi kaya adalah Teddy Rachmat, yang dapat Doctor Honoris Causa dari alma maternya ITB (dari bagian mesin). Karyawannya atusan ribu. Ayah Eric : https://www.moneysmart.id/teddy-thohir-ayah-para-miliarder/ Eric Thohi : https://en.wikipedia.org/wiki/Erick_Thohir Salam, KH
Pada tanggal Kam, 24 Okt 2019 pukul 16.24 Sunny ambon [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis: > > > *Dulu lain, sekarang lain. Dulu ingin dipilih, sekarang terpilih. Kursi > empuk pemberi berkat janganlah ditolak karena itu rahmat dan karunianya. > Ludah belum kering jadi mudah dijilat.* > > >
