Berikut prediksi Rocky Gerung atas kelangsungan Kabinet Jokowi II.
Selamat membaca. Lusi.-



Tribunnewswiki.com


Rocky Gerung Prediksi Kabinet Jokowi Akan Hancur dan Prabowo Akan
Dicopot Pertama, Ini Alasannya!

Natalia Bulan Retno Palupi
Jumat, 1 November 2019 17:34 WIB


Rocky Gerung memprediksi Kabinet Jokowi akan hancur dan Prabowo
Subianto akan dicopot yang pertama.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Rocky Gerung sebut kabinet Jokowi jilid II seperti
Piala Kaleng dan prediksikan Prabowo Subianto adalah menteri yang
dicopot pertama.

Rocky Gerung menyebutkan bahwa Prabowo adalah menteri di Kabinet
Indonesia Maju yang akan direshuffle pertama oleh Presiden Joko Widodo
(Jokowi).

Pengamat politik Rocky gerung terus-terusan menyita perhatian publik.

Hal tersebut karena dirinya selalu tampil sebagai oposisi dari
pemerintah.

Rocky Gerung selalu mengkritisi dan memberikan suara lantang untuk
mengkritik apa yang dilakukan oleh pemerintah saat ini.

Salah satunya adalah terkait pemilihan Prabowo Subianto sebagai Menteri
Pertahanan di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.

Rocky Gerung menolak keras masuknya Prabowo di kabinet karena
sebelumnya menjadi oposisi pemerintah.

Terkait hal tersebut, Rokcy Gerung bahkan memprediksi bahwa Prabowo
Subianto adalah menteri kabinet yang akan dicopot pertama kali. Rocky
Gerung mengkritisi masuknya Prabowo Subianto jadi kabinet Jokowi-Ma'ruf
Amin sebagai Menteri Pertahanan. Rocky Gerung mengkritisi masuknya
Prabowo Subianto jadi kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Menteri
Pertahanan. (Kolase TribunnewsWiki - Kompas)

Rocky Gerung menyebut Prabowo Subianto akan menjadi orang pertama yang
di reshuffle di Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Jokowi.

Hal tersebut disampaikan oleh Rocky Gerung saat dirinya menjadi
pembicara di acara Rosi yang diunggah oleh Chanel YouTube KOMPASTV pada
Kamis (31/10/2019).

Selain menyinggung tentang Prabowo, Rocky gerung juga menyebut bahwa
Kabinet Jokowi sekarang adalah kabinet yang mirip piala kaleng.

Awalnya Rocky Gerung memberikan kritik pedas terhadap susunan Kabinet
Indonesia Maju yang baru saja dilantik pada Rabu (23/10/2019) lalu.

Rocky Gerung menyebut kabinet baru era pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
ini seperti kabinet dempulan.

"Kata yahud aja enggak cukup apalagi bilang enggak yahud," ucap Rocky.

Rocky menyinggung kata 'amputasi' untuk menggambarkan kabinet baru
Jokowi.

"Tampilan awal kabinet ini mempertontonkan gerakan saling amputasi di
antara menteri itu," kata Rocky. Rocky Gerung sebut kabinet Jokowi akan
hancur dan Prabowo Subianto adalah menteri yang pertama direshuffle.

Rocky kemudian melanjutkan pembicaraan dengan menyebut kemungkinan
kabinet Jokowi-Ma'ruf tetap utuh hingga akhir masa jabatan, lima tahun
ke depan.

"Terutama lima tahun ke depan kalau sampai lima tahun ya," kata Rocky.

Rosiana Silalahi selaku pembawa acara pun menanyakan maksud perkataan
Rocky tersebut.

"Menteri-menterinya kan (maksudnya)?," tanya Rosi.

"Termasuk presidennya itu," jawab Rocky.

Rocky menjelaskan, keberadaan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo
Subianto dalam kabinet akan terus menjadi sorotan publik.

"Saya mau terangkan karena kamera publik itu akan ke Prabowo sorotannya
gitu loh," ucap Rocky.

Terkait keberadaan Prabowo dalam kabinet, Rocky lantas menyinggung
tentang munculnya dua matahari dalam pemerintahan.

"Dan itu akan menimbulkan kecemburuan, akan mulai ada dua matahari,"
ujar Rocky.

"Loh Prabowo kasih postur in optimal forma hari ini, bukan saya asal
bunyi, tapi saya mau gambarkan itu." 

Kekuasaan Prabowo yang pernah menjadi calon presiden dalam Pilpres 2019
itu disebutnya dapat menimbulkan konflik baru.

Kini, Prabowo selaku Menhan berada di bawah naungan Meneteri
Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

Rocky lantas menyinggung soal adanya persaingan antara Mahfud MD dan
Prabowo.

"Dan itu bisa menimbulkan semacam waduh mulai ada intrik lagi nih,
belum apa-apa udah timbuh kesan ada persaingan antara Menko Polhukam
dengan Menteri Pertahanan," imbuh Rocky.

"Pak Mahfud sampai mengalami delirium istilah psikiatrinya, gugup dan
gagap untuk menerangkan ide yang sederhana di kepala dia terus menerus,
ucap Rocky menambahkan.

Terkait susunan kabinet baru, Rocky menyebutnya dengan istilah 'Piala
Kaleng'.

"Itu kan memperlihatkan bahwa ini seperti 'Piala Kaleng'," kata Rocky.

Tak hanya itu, Rocky melanjutkan pernyataannya dengan menyinggung
istilah 'Kabinet Dempulan' .

"Supaya enggak kedengeran kalengnya didempul tebel gitu, itu 'kabinet
dempulan' semua," imbuhnya.

Menyebut 'piala kaleng' hingga 'kabinet dempulan', Rocky mengaku
sebetulnya tak memiliki kepentingan terkait kabinet Jokow-Ma'ruf.

"Jadi saya bukannya pesimis atau optimis, enggak ada soal bagi saya,
saya hanya mengamati postur awal," terangnya.

Ia lantas menyinggung soal kemungkinan adanya pembentukan kekuasaan
(power building) oleh Prabowo.

"Lalu kemudian diisukan Prabowo bikin power bulding segala macam, loh
begitu Prabowo terlihat membuat power building dia yang akan di
reshuffle pertama itu," ucap Rocky.

Rocky bahkan menjelaskan bahwa Prabowo ke kabinet adalah seperti
imajinasi semata.

"Jadi publik itu dibawa semacam dibawa ke imajinasi yang semakin lama
semakin liar," imbuhnya.

Lebih lanjut, Rocky memberikan imbauannya pada Jokowi.

"Padahal programnya satu adalah indeks demokrasi turun karena Jokowi
tidak mengerti bahwa demokrasi tidak memerlukan persatuan, demokrasi
memerlukan kemampuan mengelola perbedaan," ujar Rocky.

Dalam kata penutupnya Rocky Gerung mengungkap bahwa Kabinet ini
nantinya akan ada kekacauan.

Kekacauan tersebut akan berlanjut hingga hancur berantakan.

Rocky menjelaskan kabinet Jokowi ini seperti menara babel yang hancur.

"Menara Babel itu dulu direncanakan untuk dibangun 100 hari nyampe ke
langit, lalu Tuhan yang maha Kuasa melihat ini pembangungan karena
ambisi gitu, lalu dikacaukan lah bahasanya, berantakan menara itu.

Nah sekarang, belum 100 hari baru dua minggu itu udah terjadi kekacauan
bahasa di Istana, di Kabinet.

Jadi saya memprediksi bahwa kekacauan itu akan berlanjut, dan nasibnya
seperti menara Babel, hancur berantakan," tutup Rocky Gerung.

Kirim email ke