----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] [nasional-list] <[email protected]>Terkirim: Jumat, 1 November 2019 07.27.20 GMT+1Judul: [nasional-list] PemerintahTargetkan Angka Kemiskinan Turun Hingga 6,5%-7% pada 2024
Tahun2024pembangunan ibukota baru selesai, tahun 2024 angka kemiskinanturun menjadi 7%. Hebat bin ajaib. Insyaalloh! https://katadata.co.id/berita/2019/10/31/pemerintah-targetkan-angka-kemiskinan-turun-hingga-65-7-pada-2024 PemerintahTargetkan Angka Kemiskinan Turun Hingga 6,5%-7% pada 2024 Penulis:Dimas Jarot Bayu Editor: Ratna Iskana 31/10/2019, 22.28 WIB Tahunini pemerintah menargetkan angka kemiskinan turun di kisaran 8,5%-9%.AJENG DINAR ULFIANA | KATADATA Petugas Kebersihan membersihkan sampahdi kawasan permukiman padat penduduk, bantaran Kali Krukut Bawah,Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat (15/7). Pemerintahmenargetkan angka kemiskinan turun hingga 6,5%-7% pada 2024. Pemerintahmenargetkan angka kemiskinan di Indonesia turun hingga mencapai6,5%-7% pada 2024. Target ini merupakan salah satu indikatorpemerintah dalam mendorong kesejahteraan sosial. Untukmencapai hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusiadan Kebudayaan Muhadjir Effendy menargetkan tingkat kemiskinanturun tahun ini sebesar 8,5%-9%. Badan Pusat Statistik(BPS) pada Maret 2019 mencatatkan angka kemiskinan di Indonesiamencapai 9,41%. "Kemudianpada 2020 target optimistisnya 8,5%, target pesimistisnya 9%,"kata Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis(31/10). LaporanBank Dunia yang bertajuk “Mewujudkan Potensi Perkotaan diIndonesia” menyebutkan tingkat kemiskinan dan rentan kemiskinantertinggi berada di perdesaan nonmetro. Tingkatkemiskinan di perdesaan nonmetro sebesar 14,6%, sedangkan masyarakatyang mengalami rentan kemiskinan mencapai 27,9%. Angka kemiskinantertinggi selanjutnya terdapat di perkotaan nonmetro, yaitu tingkatkemiskinan sebesar 11,4% dan rentan kemiskinan sebesar 26,1%.Selengkapnya terkait data kemiskinan di Indonesia dalam grafikDataboks berikut ini : (Baca:Resmi Dilantik, Jokowi Optimistis Indonesia Jadi Negara Maju di 2045)Selain angka kemiskinan, pemerintah juga menargetkan IndeksPembangunan Manusia (IPM) dapat meningkat hingga mencapai 75,54 pada2024. BPS mencatat IPM Indonesia pada 2018 sebesar 71,39. Padatahun ini, pemerintah menargetkan IPM Indonesia berada di level71,98. "Tahun 2020 kita harapkan IPM sebesar 72,51," kataMuhadjir. Adapun tingkat ketimpangan di Indonesia dalam lima tahunmendatang ditargetkan berkisar di angka 0,370-0,374. BPS mencatattingkat ketimpangan ekonomi penduduk Indonesia berada di level 0,382pada Maret 2019. Pemerintahsendiri menargetkan tingkat ketimpangan tahun ini dapat ditekan dilevel 0,380-0,385. "Pada 2020, target kita 0,375-0,380,"kata Muhadjir. Di sisi lain, pemerintah menyasar angka stunting diangka 27% pada 2019. Pada 2025, pemerintah menargetkan angka stuntingdi Indonesia bisa turun di bawah 10%. Atasdasar itu, Presiden Joko Widodo meminta seluruh kementerian/lembagaterkait untuk serius menangani masalah stunting. "Memahami petablank spot wilayah-wilayah merah yang menjadi kantong-kantongstunting di Indonesia dan itu harus ditangani terpadu melibatkanseluruh kementerian," ujar Muhadjir. Muhadjirmengatakan Jokowi meminta para menteri di bawah Kemenko PMK dapatturun langsung ke lapangan untuk melihat berbagai persoalan yang ada.Jokowi, kata dia, meminta agar para menteri tak hanya melihatIndonesia dengan kaca mata Jakarta saja. Halini dilakukan agar para menteri tahu bahwa persoalan yang ada begituheterogen. "Sehingga tidak mungkin ada satu pola yang bisaditerapkan mencakup seluruh wilayah Indonesia," ujarnya. (Baca:Anomali Biaya Besar Pengentasan Kemiskinan) Reporter: Dimas JarotBayu Penulis:Dimas Jarot Bayu Editor:Ratna Iskana
