Ya, minta diudani.......?

Pada tanggal Kam, 7 Nov 2019 pukul 01.16 Sunny ambon [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
> Malaikat cantik bin sexy lagi mandi, jadi air mandinya turun dari langit
> sebagai hujan. Kalau banyak malaekat mandi maka bisa terjadi banjir besar..
>
>
> https://www.hidayatullah.com/kajian/oase-iman/read/2019/11/01/172915/ada-malaikat-di-balik-buliran-hujan.html
>
>
> *Ada Malaikat di Balik Buliran Hujan*
>
> Jum'at, 1 November 2019 - 17:35 WIB
>
> Mudah-mudahan hujan yang selalu menyapa kita setiap hari, menjadi rahmat,
> dan keberkahan bagi bumi dan isinya. “Allahumma Shayyiban Nafi’a”
>
>
> *SEPERTINYA* tidak ada yang aneh tentang hujan. Bermula awan, rintik,
> kadang angin menyapa lembut, kemudian ia bertandang, membasahi pori-pori
> bumi. Bahkan, ada yang tidak peduli dengan kedatangannya, bila ia
> berdendang, payung siap menghadang.
>
> Kehadirannya. Dari rintiknya, menyapa siapa, menghanyutkan apa, berada di
> mana, kapan, dan berbentuk apa, semuanya telah dicatat di *Lauh Mahfud* oleh
> Allah sejak 50.000 tahun sebelum kelahiran bumi dan langit, sebagaimana
> yang lainnya.
>
> Turunnya dikawal langsung oleh Malaikat Mikail, sebagaimana dalam Ibnu
> Kastir. Dengan dibantu oleh Malaikat-malaikat lainnya. Ia, tidak serta
> merta turun, ia berproses cukup panjang dan rumit; pembentukan angin,
> pembentukan awan, kemudian turunlah hujan (Q.S. Ar Rum:48 dan Q.S. al
> Nur:43)
>
> Anehnya, ia jatuh dengan buliran-buliran lembut nan indah, seperti mutiara
> yang menyapa bumi. Walau kadang seperti buliran besar, namun tetap saja
> buliran, indah. Bagaimana kita bisa membayangkan, dari ketinggian luar
> biasa (langit) ia tetap jatuh serupa (berbentuk bulir dan lembut),
> sedangkan bila kita menuangkan air dari ketinggian, maka akhirnya menyatu
> padu. Maka, tidak satu bulir pun air yang jatuh di suatu tempat, tanpa
> pengawasan dan kerja Malaikat Mikail dan yang membantunya. Atas Izin dan
> Perintah Allah.
>
> “Tiada seorang pun mengetahui kapan diturunkannya hujan, di malam hari
> ataukah siangnya”. Kata Imam Qataadah. Ia termasuk rahasia, dari lima yang
> dirahasiakan Allah; isinya rahim seorang Ibu, esok apa yang akan terjadi,
> esok apa yang akan diperbuat dirinya, di mana nyawa berhenti berdetak, dan
> kapan derai hujan menyapa bumi. Hujan, rahasia paling rahasia, ia yang
> disebut dengan *“Mafatihul Ghaib”* (Kunci Ilmu Ghaib).
>
> Sedangkan; guntur, petir, dan kilat, yang kadang menghantar hujan, juga
> kadang dianggap biasa. Sebenarnya sudah dibahas oleh Imam Bukhari dalam *Kitab
> Adab al-Mufrad Lil Bukhari* (H 262), pada bab *“Idza Sami’a al-ra’du”*.
> Sesungguhnya guntur adalah suara (gelegar) Malaikat ketika Hujan, laksana
> pengembala yang menghalau (dengan suara) kambingnya.
>
> Dalam al-Qur’an, ia tertera dua kata, *“Mathar”* dan *“Ghaits”,* Mufassir
> ada yang menggap satu arti, namun ada pula yang memaknai berbeda dalam
> aspek dampaknya, *“Mathar”* hujan yang mendatangkan kerusakan, sedangkan
> *“Ghaits”* adalah hujan rahmat.
>
> Mudah-mudahan hujan yang selalu menyapa kita setiap hari, menjadi rahmat,
> dan keberkahan bagi bumi dan isinya. *“Allahumma Shayyiban Nafi’a”*.
>
> Detik ini Malang disapa hujan, mudah-mudahan ia juga menyapa dan menenun
> bumi yang lagi gersang di belahan Indonesia.*
> *Terkait*
>
>    -
>
>    *Ribuan Santri, Warga, dan Kepala Daerah Jateng Shalat Minta Hujan*
>    
> <https://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2019/10/22/172494/ribuan-santri-warga-dan-kepala-daerah-jateng-shalat-minta-hujan.html>
>    -
>
>    *Hujan Deras Guyur Mina, Lempar Jumrah Tetap Berjalan*
>    
> <https://www.hidayatullah.com/berita/info-haji-umrah/read/2019/08/13/169077/hujan-deras-guyur-mina-lempar-jumrah-tetap-berjalan.html>
>    -
>
>    *Hujan Kembali Guyur Jamaah Haji di Tanah Suci*
>    
> <https://www.hidayatullah.com/berita/info-haji-umrah/read/2019/08/12/169043/hujan-kembali-guyur-jamaah-haji-di-tanah-suci.html>
>    -
>
>    *Hujan Guyur Arafah di Hari Pelaksanaan Wukuf*
>    
> <https://www.hidayatullah.com/berita/info-haji-umrah/read/2019/08/10/168985/hujan-guyur-arafah-di-hari-pelaksanaan-wukuf.html>
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke