https://www.antaranews.com/berita/1153024/psi-minta-formula-e-dibatalkan
PSI minta Formula E dibatalkan
Kamis, 7 November 2019 20:35 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengikuti konvoi Jakarta E-Prix 2020
menaiki mobil listrik BMW i8 Roadster yang dibawa oleh pebalap Formula 2
Sean Gelael menuju Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019).
(Antara/Livia Kristianti)
Fraksi PSI meminta Formula E dibatalkan sampai ada paparan lengkap serta
kajian mendalam dan meyakinkan dari Gubernur
Jakarta (ANTARA) - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD DKI
Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta membatalkan rencana penyelenggaraan
balap mobil listrik Formula E pada 2020, menyusul perkiraan
defisitnya pendapatan Jakarta pada 2019.
"Ini uang rakyat. Saya turun ke masyarakat dan saya lihat masih banyak
rakyat yang belum dapat akses air bersih, masih banyak rakyat hidup
susah tidak punya modal usaha, gedung sekolah di Jakarta masih banyak
yang belum direhabilitasi, ini malah mendadak memasukkan kegiatan
triliunan untuk dipakai /event /panggung harian," ujar anggota Fraksi
PSI DPRD DKI Jakarta Anthony Winza Probowo di Gedung DPRD DKI Jakarta,
Kamis.
Anthony menyebutkan penyelenggaraan Formula E di Jakarta 2020 mendatang
akan menghabiskan anggaran triliunan rupiah hanya untuk beberapa hari
saja yang tidak jelas tujuan serta asas manfaatnya di tengah defisit
anggaran.
*Baca juga: Rute Formula E tahun 2020 di Jakarta
<https://www.antaranews.com/berita/1141295/rute-formula-e-tahun-2020-di-jakarta>*
Lebih lanjut, Anthony menyebutkan banyak negara-negara lain yang sudah
mencoba menjalankan Formula E merugi dan tidak mampu melanjutkan program
ini untuk tahun-tahun berikutnya.
"Malu kalau kami gaya-gayaan internasional padahal tidak berkaitan
dengan perencanaan strategis daerah di Jakarta. Saya tekankan, kalau mau
gaya-gayaan dan mencari panggung jangan pakai uang rakyat. Apalagi,
tidak jelas berapa proyeksi pendapatan yang kita terima. Mana kajian
investasinya?," ujarnya.
*Baca juga: Jakarta Propertindo usulkan PMD Rp767 miliar untuk Formula E
<https://www.antaranews.com/berita/1141172/jakarta-propertindo-usulkan-pmd-rp767-miliar-untuk-formula-e>*
Sementara itu, anggota DPRD Fraksi PSI lainnya, Anggara Wicitra
Sastroamidjojo juga menyoroti penyelenggaraan Formula E tidak ada dalam
Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rancangan Kerja
Prioritas Daerah (RKPD) DKI Jakarta.
Selain, lanjut Anggara, pihaknya menyesalkan rencana penganggaran
Formula E yang tidak tepat sasaran, terlebih, harus diketok DPRD dalam
hitungan hari saja, namun sampai saat ini Gubernur DKI Jakarta Anies
Baswedan belum memaparkan secara lengkap kepada warga dan anggota dewan
mengenai alasan di balik penyelenggaraan Formula E.
"Fraksi PSI meminta Formula E dibatalkan sampai ada paparan lengkap
serta kajian mendalam dan meyakinkan dari Gubernur dan jajarannya," kata
Anggara.
*Baca juga: Prasetio pertanyakan defisit anggaran di tengah predikat WTP
Jakarta
<https://www.antaranews.com/berita/1137739/prasetio-pertanyakan-defisit-anggaran-di-tengah-predikat-wtp-jakarta>*
Cucu mendiang Ali Sastroamidjojo itu juga menilai kegiatan internasional
tersebut tidak berkaitan dengan upaya mendorong penggunaan mobil listrik
yang menurutnya usaha itu bisa dilakukan dengan cara lain seperti
menyiapkan infrastruktur kendaraan listrik.
"Misalnya, Pemprov bikin fasilitas pengisian mobil listrik di ribuan
tempat, beli juga ratusan bus listrik, tapi kenapa Gubernur Anies
Baswedan cuma bikin /event /panggung?," ucap Wakil Ketua Komisi E itu.
Diketahui, dalam data per 17 Oktober 2019, penerimaan pajak defisit dari
target Rp44,5 triliun, baru diterima Rp31,5 triliun atau sekitar 70,86
persen dari target.
Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019