Nah kali ini ente gak nyinyir ttg radikalisme tetapi memutar balikkan fakta, bersilat lidah dan akhirnya memfitnah.
Said Aqil menghormati semua habib termasuk Rizieg adalah normal. Memang begitulah seharusnya seorang manusia baik beragama maupun tidak beragama. Seharusnya seorang manusia baik beragama maupun tidak beragama akan berkata benar. Begitulah Said Aqil mengumakakan kebenaran bahwa radikalisme itu memang sudah lama ada di RI. Gimana mau entel sangkal ini?! Kedua seenak udelnya pertumbuhan ekonomi dipatok oleh sri mulyani serendah mungkin supaya gampang dicapai? Emangnya ente pikir RI itu negara maen2an? Lah kalau mau serendah2nya kenapa sri mulyani mematok 5%? Kenapa enggak 4%, 3%, 2% atau 1%? Ente tahu ndak gimana mekanisme penentuan pertumbuhan ekonomi ini dipatok? Ente tahu ndak berapa rendah dan berapa tingginya negara2 lain didunia ini mematok pertumbuhan ekonominya? Kalau yg ini jelas2 NYINYIR!!!! Nesare From: [email protected] <[email protected]> Sent: Sunday, November 10, 2019 11:13 PM To: GELORA45 <[email protected]> Subject: [GELORA45] maju ke belakang Jadi, mau seheboh apa pun Sri Mulyani mengada-ada untuk alihkan perhatian orang dari menteri-menteri "radikal" yang memojokkan Islam, umat sudah terlanjur dikecewakan. Satu demi satu kelompok-kelompok masyarakat menunjukkan penolakan terhadap cara-cara pemerintah yang terus mainkan isu hoaks, hantu, siluman, SARA, untuk menutupi berantakannya ekonomi. Sudah mematok pertumbuhan serendah mungkin (5%) supaya gampang dicapai, eh tetap saja faktanya cuma mampu lebih cetek lagi, 4 koma. Dia yang mulai, dia yang ngibul, dia sendiri yang kalangkabut. - Said Aqil: Kita Wajib Hormati Para Habib, Termasuk Habib Rizieq "Ya kita hormatilah. Tidak boleh kita kriminalisasikan, nggak boleh kita hina, harus kita hormati," sambungnya soal bentuk penghormatan kepada para habib itu. <https://m.detik.com/news/berita/d-4766339/said-aqil-kita-wajib-hormati-para-habib-termasuk-habib-rizieq> https://m.detik.com/news/berita/d-4766339/said-aqil-kita-wajib-hormati-para-habib-termasuk-habib-rizieq ' Sejalan dengan PBNU, Ketum GP Ansor Hormati Rizieq Shihab CNN Indonesia Jumat, 01/11/2019 12:51 Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Yaqut Cholil Quomas menyatakan bahwa dirinya sependapat dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj untuk menghormati seluruh habib, tak terkecuali Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab yang memiliki gelar habib. "Ya kan habib. Makanya Habib Rizieq kan Habib, dihormati iya," kata Yaqut di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (1/11). Yaqut memandang tak hanya orang yang memiliki status sebagai habib saja yang patut untuk dihormati, tapi juga para orang tua dan kiai-kiai. Meski demikian, Yaqut menilai habib memiliki kesetaraan status dan kedudukannya dengan warga negara Indonesia lainnya bila berhadapan dengan hukum. Ia mengatakan bila memiliki masalah hukum, seorang habib juga harus menghadapinya. Rizieq diketahui terjerat setidaknya dua kasus yaitu dugaan penistaan Pancasila yang ditangani Polda Jabar dan dugaan chat mesum dengan Firza Husein yang ditangani Mabes Polri. Dua kasus itu terkuak sebelum Rizieq pergi ke Mekkah. "Kalau saya punya masalah hukum gitu misalnya, harus diproses secara hukum. Tidak boleh karena saya ini habib kemudian tidak diproses secara hukum," kata Yaqut. Selain itu, Politikus PKB itu menilai tak ada masalah antara GP Ansor dan FPI sehingga tidak perlu dicairkan melalui pernyataan tersebut. Ia memandang bila terjadi gesekan antara keduanya hanya sekadar dinamika di lapangan, bukan konflik yang permanen. "Saya kira kalau pernyataan kiai Said kemudian dinilai itu akan mencairkan hubungan antara Banser dan FPI, berlebihan saya kira. Karena tidak pernah ada apa-apa antara FPI dan Banser. Ini soal beda sikap saja," kata dia. Sebelumnya, Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj mengajak para nahdiyin untuk menghormati para habib, sesuai dengan perintah Allah SWT. Menurutnya, semua habib harus dihormati tak pandang bulu, termasuk pemimpin FPI Rizieq Shihab. "Maka kita wajib menghormati ahlul bait Habaib, semua Habaib enggak pandang bulu. Kita harus hormat. Habib Jindan, Habib Lutfi, Habib Syeh. Siapa lagi? Habib Rizieq," kata Said. (rzr/stu)
