*Ekeonomi sudah 80% syariah, lantas negaranya sudah berapa prosen syariah?
Kalau ekonomi dan negara sudah sama-sama 100% berartikah negara islamiah?*

https://www.wartaekonomi.co.id/read256221/bi-klaim-80-ekonomi-ri-sudah-terapkan-prinsip-syariah.html


Selasa, 12 November 2019 15:55 WIB
*BI Klaim 80% Ekonomi RI Sudah Terapkan Prinsip Syariah*


*WE Online, Jakarta <https://www.wartaekonomi.co.id/dateline1/jakarta.html>*
 -

Bank Indonesia (BI)
<https://www.wartaekonomi.co.id/tag3333/bank-indonesia-bi.html> mengungkapkan
ekonomi dan keuangan syariah terus berkembang pesat di Indonesia. Bahkan,
menurut bank sentral, ekonomi dan keuangan syariah ini telah memenuhi
standar prinsip Islam.

Deputi Gubernur BI, Dody Budi Waluyo
<https://www.wartaekonomi.co.id/tag9440/dody-budi-waluyo.html>, mengatakan
bahwa dari total Produk Domestik Bruto (PDB)
<https://www.wartaekonomi.co.id/tag6661/produk-domestik-bruto-pdb.html>
Indonesia
yang sebesar US$1 triliun, sebanyak 80 persennya sudah memenuhi kaidah
ekonomi dan keuangan dengan prinsip Islam atau syariah. Ini artinya,
sekitar Rp11.245 triliun (kurs Rp14.057 per dolar AS).

*Baca Juga: **Ekonomi dan Keuangan Syariah, Solusi Hadapi Perlambatan
Ekonomi Global
<https://www.wartaekonomi.co.id/read256178/ekonomi-dan-keuangan-syariah-solusi-hadapi-perlambatan-ekonomi-global.html>*

"Terkait Indonesia, dengan nilai PDB US$1 triliun, ukuran syariah Indonesia
80 persen apabila dilihat bidang ekonomi dan juga keuangan berbasis
syariah," ujar Dody dalam sambutannya dalam acara Indonesia Sharia Economic
Festival (ISEF)
<https://www.wartaekonomi.co.id/tag29369/indonesia-sharia-economic-festival-isef.html>
2019
di JCC, Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Namun demikian, Dody mengakui masih banyak tantangan yang dihadapi dalam
mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Salah satunya,
Indonesia masih menjadi negara konsumen. Padahal, Indonesia merupakan
negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

"Oleh karena itu, posisi Indonesia dalam industri halal di dunia masih
sebagai konsumen, bukan produsen. Optimalisasi masih rendah dari zakat dan
infak untuk dorong pertumbuhan ekonomi," ungkapnya.

Tak hanya itu, peran pembiayaan syariah juga dirasa masih belum maksimal.
Untuk itu, BI bersama pemerintah akan terus mendorong pengembangan pasar
syariah di Indonesia.

"Pemerintah dan BI, kami kembangkan tidak hanya bagaimana cara tingkatkan
pembiayaan kegiatan usaha syariah, tapi kembangakn ekonomi syariah untuk
Indonesia karena pasarnya sangat besar, permintaan sangat tinggi," tukasnya.

*Tag:* Bank Indonesia (BI)
<https://www.wartaekonomi.co.id/tag3333/bank-indonesia-bi.html>, Ekonomi
Syariah <https://www.wartaekonomi.co.id/tag3991/ekonomi-syariah.html>, Ekonomi
Indonesia <https://www.wartaekonomi.co.id/tag3321/ekonomi-indonesia.html>, Dody
Budi Waluyo <https://www.wartaekonomi.co.id/tag9440/dody-budi-waluyo.html>

*Penulis:* Fajar Sulaiman
<https://www.wartaekonomi.co.id/redaksi/ajank.html>

*Editor:* Puri Mei Setyaningrum
<https://www.wartaekonomi.co.id/redaksi/puri_mei.html>

Kirim email ke