Lihat ini : https://www.youtube.com/watch?v=05WpUfN6Ejw dan
https://www.youtube.com/watch?v=zVhblSToUmw


http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/9890/mahfud__tidak_ada_bukti_pemerintah_cekal__rizieq_shihab
*Mahfud: Tidak Ada Bukti Pemerintah Cekal Rizieq Shihab*

Selasa , 12 November 2019 | 14:53


JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan dirinya
sangat optimis Indonesia akan memiliki industri pertahanan (indhan)
nasional yang kuat di masa yang mendatang.

Menurut dia, saat ini industri pertahanan nasional telah mampu membuat
propelan, bahan baku untuk membuat peluru dan roket."Saya bersyukur, kita
mampu membuat propelan, bahan untuk peluru dan roket yang diproduksi dalam
negeri. Saya optimis di tahun-tahun mendatang, kita punya industri
pertahanan yang kuat," kata Prabowo dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP)
Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Dia menjelaskan, produk-produk indhan dalam negeri Indonesia telah dibeli
negara-negara lain yaitu produksi PT. Pindad, PT. PAL, dan PT Dirgantara
Indonesia.

Menurut dia, Kemhan akan mewujudkan pertahanan dan keamanan negara yang
kuat serta profesional dan kekuatan TNI disegani di tingkat
regional."Desember 2019, kami akan selesaikan produk-produk piranti lunak
yang bersifat revisi dan pemutakhiran stategi, dan doktrin hankamnek, dan
paparkan pada lembaga terkait dan presiden yang bertanggung jawab pada
Hankamnek," ujarnya.

Menurut dia, Januari 2020, dirinya akan menggelar Rapat Pimpinan bidang
pertahanan di semua stakeholder terkait doktrin pertahanan dan keamanan
tersebut.

RDP tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid dan dihadiri Menhan
Prabowo Subianto serta Wakil Menhan Wahyu Trenggono.

RDP tersebut berlangsung terbuka saat pemaparan visi-misi dan program kerja
Kemhan namun tertutup ketika membahas anggaran pertahanan dan keamanan
negara.(*E-2/ant*)

Kirim email ke