Segera Hentikan Kekerasan dan Pulihkan Ketertiban di Hong Kong

2019-11-16 14:17:47 http://indonesian.cri.cn/20191116/b4961eb8-8210-31ec-328c-388359fcc7f6.html

China Media Grup kemarin(15/11) memuat artikel editorial.

Artikel itu menyatakan, di depan Pertemuan Ke-11 Pemimpin Negara-Negara BRICS Brasilia baru-baru ini, Presiden Tiongkok Xi Jinping menunjukkan, kekerasan kejahatan ekstrem yang masih berlangsung di Hong Kong dengan berat menginjak-injak tata hukum dan ketertiban Hong Kong, dengan berat mensabot kemakmuran dan kestabilan, dengan berat melawan garis bawah “Satu Negara Dua Sistem”. Menghentikan kekerasan dan memulihkan ketertiban merupakan tugas urgen saat ini. Pemerintah pusat Tiongkok akan dengan tegas terus mendukung kepala eksekutif pemerintah Hong Kong untuk menjalankan pemerintahan, dengan tegas mendukung penegakan hukum kepolisian Hong Kong, dengan tegas mendukung badan peradilan Hong Kong untuk menghukum elemen kekerasan. Ketetapan hati Tiongkok untuk memelihara kedaulatan, keamanan, kepentingan pembangunan negara adalah tegas dan tak tergoyahkan, ketetapan hati Tiongkok untuk melaksanakan politik “Satu Negara Dua Sistem” adalah tegas tak tergoyahkan, ketetapan hati Tiongkok untuk menolak intervensi asing pada urusan Hong Kong adalah tegas tak tergoyahkan.

Artikel itu menekankan, urusan Hong Kong tergolong urusan dalam negeri Tiongkok, siapa pun jangan meremehkan ketegasan Tiongkok untuk memelihara kedaulatan, keamanan dan kepentingan pembangunan negara. Di bawah dukungan tegas pemerintah pusat serta 1,4 miliar rakyat Tiongkok, Hong Kong pasti dapat melepaskan kekacauan dan makmur kembali.



 Tokoh-tokoh Hong Kong Dukung Pembicaraan Presiden Xi Jinping

2019-11-16 14:19:45 http://indonesian.cri.cn/20191116/9a59b464-ef06-bec3-693f-f7e62d68570f.html

Dalam pidato di sela  Pertemuan ke-11 Pemimpin Negara BRICS di Brasilia sore hari Kamis ini, Presiden Xi telah menyatakan pendirian tegas pemerintah Tiongkok terkait situasi Hong Kong dan menegaskan bahwa  menghentikan kekerasan dan memulihkan ketertiban di Hong Kong adalah tugas urgen saat ini. Tokoh-tokoh berbagai kalangan Hong Kong kemarin beramai-ramai berpendapat bahwa pembicaraan itu telah mendatangkan keyakinan dan dukungan penuh kepada pemerintah Hong Kong untuk menghentikan kekerasan.

Anggota Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional (KRN) Tiongkok Tam Yiu-chung menyatakan, pembicaraan Presiden Xi tersebut telah mengumumkan kepada dunia bahwa ketetapan hati Tiongkok untuk menjalankan politik “Satu Negara Dua Sistem” adalah tegas tak tergoyahkan.

Anggota Tetap Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat (MPPR) Tiongkok yang juga pengacara Hong Kong Kennedy Wong menyatakan, pembicaraan Presiden Xi itu memberikan dukungan dan keyakinan kepada pemerintah Hong Kong serta badan-badan penegak hukum Hong Kong.

Anggota tetap Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat (MPPR) Tiongkok yang juga Kepala Organisasi Umum Provinsi Jiangsu di Hong Kong Henry Tang Ying-yen berpendapat, seperti dikatakan Presiden Xi, tugas urgen saat ini adalah menghentikan kekerasan dan memulihkan ketertiban.

Kirim email ke