"Pak Jokowi Tolong Lihat Kami, Pembangunan Tol Sengsarakan Kami"
"Kata orang yang eksekusi tadi, uang ganti rugi dititipkan di pengadilan. Sampai kapan pun kami tidak mau bawa karena memang tidak sesuai dengan yang seharusnya kami terima. Sebelumnya juga kami mengikuti 17 kali sidang tapi nyatanya harga tetap sama, dan hari ini malah dilakukan eksekusi," tutur Cecep. Pemilik lahan lainnya, Yayat (57), mengaku tidak bermaksud menghambat jalannya proses pembangunan strategis nasional. Namun, ia hanya meminta lahannya dibayar sesuai harga pasar. "Ganti ruginya tidak sesuai. Jual beli sepihak. Kami bukan menolak, hanya minta dibayar sesuai hak yang seharusnya kami dapat," sebut Yayat. https://amp.kompas.com/regional/read/2019/11/21/15012131/pak-jokowi-tolong-lihat-kami-pembangunan-tol-sengsarakan-kami?page=all&__twitter_impression=true
