https://www.antaranews.com/berita/1177624/china-serang-as-sebagai-sumber-ketidakstabilan-terbesar-di-dunia
China serang AS sebagai sumber
ketidakstabilan terbesar di dunia
Sabtu, 23 November 2019 22:32 WIB
Dokumentasi - Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan
Presiden China Xi Jinping saat pertemuan bilateral kedua negara pada KTT
pemimpin negara G20 di Osaka, Jepang, Sabtu (29/6/2019).
ANTARA/REUTERS/Kevin Lamarque/aa.
Beijing (ANTARA) - Amerika Serikat merupakan sumber ketidakstabilan
terbesar di dunia dan para politisinya pergi ke berbagai tempat di dunia
dengan tanpa dasar menjelek-jelekkan China, kata diplomat tinggi
pemerintah China pada Sabtu dalam serangan yang menyentak dalam
pertemuan G20 di Jepang.
Hubungan antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia itu telah menukik
tajam di tengah-tengah perang dagang - yang mereka berusaha atasi - dan
pernyataan-pernyataan mengenai hak asasi manusia, Hong Kong dan dukungan
AS kepada Taiwan.
*Baca juga: AS nyatakan prihatin dengan upaya China untuk pengaruhi
pemilu Taiwan
<https://www.antaranews.com/berita/1175443/as-nyatakan-prihatin-dengan-upaya-china-untuk-pengaruhi-pemilu-taiwan>*
Saat bertemu dengan Menteri Belanda Stef Blok di sela pertemuan para
menteri luar negeri anggota G20 di Kota Nagoya, Jepang, Penasihat Negara
Wang Yi tidak dapat menahan kritiknya terhadap AS.
"Amerika Serikat terlibat dalam unilateralisme dan proteksionisme, dan
merusak multilateralisme dan sistem perdagangan multilateral. Negara itu
sudah jadi faktor yang tak stabil terbesar di dunia," kata Kementerian
Luar Negeri China mengutip Wang.
Ditambahkan, AS telah menggunakan, untuk maksud politik, mesin negara
guna menekan bisnis-bisnis China yang sah dan membuat tuduhan-tuduhan
tanpa dasar terhadap bisnis-bisnis itu, yang merupakan tindakan perundungan.
"Para politisi tertentu AS telah mencemarkan (citra) China di mana-mana
di dunia, tetapi tidak menunjukkan bukti."
Amerika Serikat juga telah menggunakan hukum domestik untuk "campur
tangan secara keji" dalam urusan internal China, berusaha merusak "satu
negara, dua sistem", stabilitas dan kesejahteraan Hong Kong, katanya.
Sumber: Reuters
*Baca juga: Menlu Retno dorong paradigma "win-win" dalam perdagangan
dunia
<https://www.antaranews.com/berita/1177136/menlu-retno-dorong-paradigma-win-win-dalam-perdagangan-dunia>
Baca juga: Sengketa Jepang-Korea Selatan bayangi pertemuan G20
<https://www.antaranews.com/berita/1176391/sengketa-jepang-korea-selatan-bayangi-pertemuan-g20>
Baca juga: AS dakwa WN China dengan pencurian informasi rahasia dagang
<https://www.antaranews.com/berita/1175819/as-dakwa-wn-china-dengan-pencurian-informasi-rahasia-dagang>*
Penerjemah: Mohamad Anthoni
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2019