Pendapat dari Professor of Economics dari New York (jadi pendapatnya tidak 
bias).
 

 Dulu (dan juga sekarang) Tiongkok membuka negara utk investor2 asing utk ke 
Tkk dimana  dgn perjanjian bhw Tkk bisa belajar and mendapat knowhow mereka. 
Sekarang mereka memutar-balikkan perjanjian2 dgn tuduhan pencurian rahasia 
teknologi.
 

 Di Indonesia, orang2 tertentu sudah gemba-gembor banyak utang, neoliberalisme, 
kapitalisme dll. yg tentunya akan menghambat kemajuan negara. Apa2 takut, 
inferiority complex (takut bersaing dgn orang asing)? Ditambah di dua segi, 
Indonesia telah ada faktor utk penghambatan kemajuan yaitu faktor agama (yg 
berlawanan dgn STEM prinsip) dan sedikitnya student2 dari bagian STEM yg 
belajar di institusi2 terkemuka di dunia (tidak seperti student2 dari Korea 
Selatan, India dan Tiongkok yg juga majoritas di Silicon Valley).
 

 
https://www.youtube.com/watch?v=i0rFoaxTDt4&list=TLPQMjQxMTIwMTntbHr-aRs4lQ&index=2
 
https://www.youtube.com/watch?v=i0rFoaxTDt4&list=TLPQMjQxMTIwMTntbHr-aRs4lQ&index=2

Kirim email ke