Atau, ... ada sementara kelompok yang protes dan cukup serius sehingga perlu disangkal kalau itu "pidato resmi Prabowo"???

Belum ketemu naskah asli pidato Prabowo yang dibacakan Letjen TNI Tri Legionosuko itu, ...



On 25/11/2019 下午1:36, kh djie wrote:
Lha, nama Prabowo dicatut ?

Pada tanggal Sen, 25 Nov 2019 pukul 04.54 ChanCT [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]>> menulis:


      Jubir Menhan soal Pidato Komunis: Prabowo Tidak Tahu

    CNN Indonesia | Senin, 25/11/2019 09:14 WIB
    Bagikan :
    Jubir Menhan soal Pidato Komunis: Prabowo Tidak TahuMenteri
    Pertahanan Prabowo Subianto. (AP Photo/Vincent Thian)
    Jakarta, CNN Indonesia -- Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang
    Komunikasi Publik dan Hubungan Antarlembaga, Dahnil Anzar
    Simanjutkan memastikan Menteri Pertahanan*Prabowo Subianto
    <https://www.cnnindonesia.com/tag/prabowo-subianto>* sama sekali
    tak mengetahui isi pidato yang dibacakan Rektor Universitas
    Pertahanan Letjen TNI Tri Legionosuko.

    Tri sebelumnya memang sempat membacakan pidato Prabowo yang
    berhalangan hadir di acara bedah buku bertajuk 'PKI Dalang dan
    Pelaku Kudeta G30S/65' di Gedung Lembaga Ketahanan Nasional,
    Jakarta, Sabtu (23/11).

    "Pak
    
Prabowo<https://www.liputan6.com/news/read/4118491/gerindra-pidato-soal-bahaya-komunisme-bukan-atas-nama-prabowo>tidak
    tahu menahu terkait dengan isi pidato tersebut. Menteri Pertahanan
    tidak dikonfirmasi terkait isi pidato tersebut," kata Dahnil
    melalui pesan singkat, Senin (25/11).


    Berlawanan dengan isi pidato yang disampaikan, menurut Dahnil,
    Prabowo justru mendorong agar sekolah-sekolah terus mengajarkan
    ideologi Pancasila secara intensif.


              Lihat juga:

    Mantan Menhan Ryamizard Sebut Tak Pernah Beli Impor Alutsista
    
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191123122926-20-450846/mantan-menhan-ryamizard-sebut-tak-pernah-beli-impor-alutsista/>

    Bahkan, kata Dahnil, pria yang juga Ketum Gerindra itu meminta
    agar sebisa mungkin dendam sejarah direduksi agar para penerus
    bangsa Indonesia yang masih duduk di bangku sekolah bisa bergerak
    maju.

    "Ideologi apapun yang mengancam Pancasila harus dilawan. Dan
    semaksimal mungkin untuk mereduksir dendam sejarah, kita harus
    bergerak maju memikirkan kemajuan bersama," kata Dahnil.

    Diberitakan sebelumnya dalam pidato yang dibacakan Tri, Menteri
    Pertahanan Prabowo Subianto meminta para guru rajin menceritakan
    sejarah pemberontakan dan kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI)
    kepada siswa-siswi di sekolah. Sebab, ia menduga aliran komunisme
    masih ada dan menjadi hal yang perlu diwaspadai, walaupun negara
    sumber aliran itu sudah runtuh.

    Tri membacakan pidato Prabowo yang berhalangan hadir di acara
    bedah buku bertajuk PKI Dalang dan Pelaku Kudeta G30S/65 di Gedung
    Lembaga Ketahanan Nasional, Jakarta, Sabtu (23/11).

    "Saya harap guru sejarah di sekolah-sekolah menyampaikan sejarah
    pemberontakan dan kekejaman PKI yang benar kepada para
    siswa-siswi," ujar Tri membacakan pidato tersebut.

    Dalam pidato tersebut disebutkan para guru perlu melakukan itu
    agar siswa-siswi mengerti mengenai sepak terjang PKI dan dampak
    dari gerakan itu di Indonesia.

    Secara terpisah, Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco pun
    mengabarkan bahwa pihaknya pun bergerak untuk mengklarifikasi isi
    pidato tersebut.

    "Saya klarifikasi seabgai Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat
    Partai Gerindra bahwa pada saat acara ini Prabowo sebagai Menhan
    tak hadir, tetapi yang membacakan pidato adalah Rektor Universitas
    Pertahanan yang mengatasnamakan Prabowo sebagai menhan," ujar
    Sufmi lewat keterangannya kepada wartawan.

    Sufmi mengatakan setelah mereka cek, tak ada konfirmasi atau juga
    persetujuan maupun kewenangan yang mengatasnamakan Prabowo sebagai
    menhan yang dibacakan rektor tersebut.

    "Oleh karena itu isi pidato ini kami anggap [pandangan] pribadi
    daripada rektor universitas pertahanan," pungkas Sufmi.


              Lihat juga:

    Stafsus Milenial Jokowi Yakini Akan Pangkas Birokrasi Rumit
    
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191123135455-32-450873/stafsus-milenial-jokowi-yakini-akan-pangkas-birokrasi-rumit/>

    *(tst/kid)*

Kirim email ke