https://sp.beritasatu.com/nasional/terjadi-penembakan-di-area-pt-freeport/588248/


*Terjadi Penembakan di Area PT Freeport* *Suara Pembaruan*
<https://sp.beritasatu.com/nasional/terjadi-penembakan-di-area-pt-freeport/588248/#>

Sabtu, 30 November 2019 – 18:37
<https://sp.beritasatu.com/nasional/terjadi-penembakan-di-area-pt-freeport/588248/#>

*Mimika, Beritasatu.com* - Telah terjadi pembakan di area Mile 60 RPU 47,
Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika yang dilakukan oleh orang tak dikenal
(OTK). Penembakan terjadi terhadap kendaraan pengawalan Delta Zona dengan
no lambung 01-4762, pada Sabtu (30/11/2019).

Saat dikonfirmasi Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto
membenarkan telah terjadi aksi penembakan oleh OTK yang diduga dari
kelompok KSB pimpinan Hengki Wamang terhadap kendaraan pengawalan Delta
Zona dengan no lambung 01-4762 yang di kemudikan oleh Ramadhani dengan
membawa 2 penumpang Bapak Latif dan MR. Mathew Philips (WNA).

Kapendam XVII/Cenderawasih menerangkan kronologi kejadian tersebut bermula
ketika sekitar pukul 15.30 WIT mobil Patroli Zona Delta bergerak dari mile
64 menuju mile 58 dengan membawa MR. Mathew Philips (WNA), Ramdhani (driver
01-4762) dan Latief (01-3261R) untuk menunggu dan menjemput bis dari
Terminal gorong-gorong Kota Timika.

Selanjutnya pada Pukul 15.50 WIT terjadi aksi gangguan penembakan di area
Mile 60 yang dilakukan oleh orang tak dikenal terhadap kendaraan LWB Delta
Zona no lambung 01-4762.

"Mendengar aksi penembakan yang dilakukan oleh OTK tersebut, pada Pukul
16.00 WIT Team Satgas TNI-Polri langsung bergerak menuju Mile 60 untuk
memberi bantuan dan mengamankan lokasi serta melakukan pemantauan sekitar
area Mile 60 ," terang Kapendam.

Lebih lanjut Kapendam juga menghimbau kepada Satgas TNI-Polri agar lebih
waspada terhadap aksi-aksi yang dilakukan oleh kelompok-kelompok kriminal
yang ingin membuat suasana tidak kondusif di Papua.

“Kami berharap Satgas TNI-Polri lebih waspada terhadap kelompok-kelompok
yang ingin membuat suasana di Papua tidak kondusif, dan untuk masyarakat
kami berharap agar lebih hati-hati, “ujar Kapendam.

Kirim email ke