https://suarapapua.com/2019/11/30/bintang-kejora-dikibarkan-di-balai-kota-leichhardt-australia/


Bintang Kejora Dikibarkan di Balai Kota Leichhardt Australia

*Penulis*

 *Suara Papua* <https://suarapapua.com/author/admin/>

30 Nov 2019, 6:16 WP

*
<https://i1.wp.com/suarapapua.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG_8956.jpg?fit=491%2C593&ssl=1>*Bendera
Bintang Kejora, Bendera Aborigin dan Bendera Australia di depan Balai Kota
Leichhardt, Australia. (Dok.AWPS Sydney)
*JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Asosiasi Papua Barat Australia, Sydney
menyampaikan terima kasih kepada Inner West Council atau Dewan Pusat Barat
di Sydney yang telah mendukung dengan mengibarkan bendera Nasional Papua
Barat (Bintang Kejora) di Balai Kota Leichhardt pada tanggal 29 November
2019.*

Pengibaran bendera Bintang Kejora itu dilakukan sebagai bentuk memperingati
kemerdekaan Papua Barat pada tanggal 1 Desember 1961 yang akan dirayakan 1
Desember 2019.


Berdasarkan catatan dewan setempat akan ditutup pada tanggal 1 Desember
2019).

*Baca juga: **Sebagai Simbol Dukungan, PCC Kibarkan Bendera Bougainvillle
di Suva
<https://suarapapua.com/2019/11/30/sebagai-simbol-dukungan-pcc-kibarkan-bendera-bougainvillle-di-suva/>*

- Iklan -

<https://suarapapua.com/2019/11/30/bintang-kejora-dikibarkan-di-balai-kota-leichhardt-australia/#>

Joe Collins dari AWPA mengakui bahwa pengibaran bendera yang didukung dewan
ini merupakan yang ke 10 berturut-turut dikibarkan di Balai Kota.

“Ini adalah tahun ke-10 berturut-turut Dewan telah mengangkat bendera
Bintang Kejora di salah satu Balai Kota dan lebih dari itu kita perlu
memperhatikan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Papua Barat,”
kata Joe sebagaimana siaran pers yang diterima suarapapua.com, Sabtu
(30/11/2019).

Para pendukung West Papua dari Australia West Papua Association ketika
membentangkan Bendera Bintang Kejora, Bendera Aborigin dan Bendera New
Caledonia di depan Balai Kota Leichhardt Australia. (Dok.AWPA Sydney)

Dalam siaran pers itu Joe mengakui, sejak demonstrasi yang terjadi pada 17
Agustus dan 23 September 2019, yang mana ribuan demonstran turun ke jalan
untuk memprotes insiden rasisme terhadap mahasiswa Papua itu, sebanyak 22
orang Papua Barat telah ditangkap dan banyak yang menghadapi tuduhan
pengkhianatan.

Mereka yang ditangkap termasuk Wakil Ketua ULMWP, Buchtar Tabuni, Ketua
Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Agus Kossay, Ketua KNPB Mimika, Steven
Itlai, Surya Anta dari FRI West Papua dan termasuk sejumlah aktivis lainnya..

*Baca juga: **Komisi Referendum Bougainville: 99 Persen Polling Selesai
<https://suarapapua.com/2019/11/30/komisi-referendum-bougainville-99-persen-polling-selesai/>*

Joe mengatakan, “tragisnya bahwa Canberra tampaknya mengalami kesulitan
meningkatkan pelanggaran di Papua Barat dengan Jakarta. Menteri Luar Negeri
kita (Australia) seharusnya menyerukan Jakarta untuk membebaskan semua
tahanan politik Papua Barat dan Presiden Indonesia yang mengklaim memiliki
hubungan khusus dengan Papua. Mereka harus membebaskan mereka sebagai tanda
niat baik kepada rakyat Papua Barat,” tukas Joe.

Pendukung West Papua lainnya yang mengibarkan BK depan Balai Kota
Leichhardt. (Dok.AWPA Sydney)

Bendera nasional Papua Barat, Bintang Kejora secara resmi pertama kali
dikibarkan pada tanggal 1 Desember 1961 di samping Dutch (Belanda)
Tricolor. Pada waktu itu, Belanda akhirnya memberi orang Papua Barat
kebebasan untuk merdeka.

Namun apa yang terjadi, hal itu adalah salah satu tragedi besar yang
akhirnya kebebasan mereka dihancurkan dengan kejam dan kemudian Papua Barat
diserahkan ke Indonesia pada tahun 1963.

*Baca juga: **Komisi Referendum Bougainville: 99 Persen Polling Selesai
<https://suarapapua.com/2019/11/30/komisi-referendum-bougainville-99-persen-polling-selesai/>*

Akhirnya, tahun 2019 mencapai lima puluh delapan tahun sejak 1961,
orang-orang Papua Barat masih berjuang untuk hak mereka menentukan nasib
sendiri. Pendukung Papua Barat di seluruh dunia pada 1 Desember 2019 akan
mengibarkan bendera Papua Barat sebagai bentuk dukungan bagi rakyat Papua
Barat.



*Pewarta: Elisa Sekenyap*

Kirim email ke