Sejauh ini belum dengar petinggi RRC membantah terjadinya kebocoran dokumen 
Xinjiang. Yang ada cuma kepanikan mengelak isi bocoran. Artinya, kebocoran itu 
ada. Soal isi, kalau dokumentasi itu betul, berarti XJP sedang menari di 
gendang "crusade!" Gedung Putih, "crusade!", berikut penerapan orwellian.
Ada baiknya sesekali Anda kumpul ngobrol dengan orang-orang yang berbeda 
pandangan dan pemikiran. Boleh juga sambil ngopi dan dengar musik. Dengan 
begitu Anda bisa menghidupkan milis ini dengan obrolan dan tukar pikiran yang 
bermanfaat, bukan cuma menuding orang lain termakan propaganda palsu tapi 
tau-tau sodorkan Buku Putih, heheheh...........

--- SADAR@.... wrote: 

    
Bolak balik hanya menuduh RRT melancarkan gerakan "CUCI OTAK" terhadap suku 
Uighur, dengan bocoran-bocoran yang entah darimana sumbernya! Mata-mata yang 
tertangkap saja masih sulit dipercaya identitasnya sebagai mata-mata yg 
bertugas, ... Dan, anehnya justru pemberitaan-pemberitaan macam begini yang 
lebih  dipercaya oleh sementara orang!?
 
Kenapa tidak dengarkan suara tokoh-tokoh Islam kenamaan yang seharusnya bisa 
lebih dipercaya, seperti Ketum PBNU, Said Aqil, misalnya. Dan apa yang 
dikemukakan adalah kisah apa yang dilihat nya sendiri dalam kunjungan ke 
Xinjing dan melihat dengan mata kepala sendiri perlakuan Islam di Tiongkok 
daratan umumnya dan terhadap suku Uighur khususnya!
 
Silahkan ikuti 3 tulisan terlampir, ...
 On 30/11/2019 下午6:24, ajeg wrote:
Kelihatannya penguasa RRC kali ini memang kewalahan dengan kebocoran dalam  
partai.
Rapopo, ditambal saja, toh proyek "Uyghurphobia" di Pasifik selatan  sudah 
terlanjur terungkap dari dokumen-okumen mata-mata RRC yang tertangkap dari 
Canbera sampai  New York. Kenapa harus "Uyghur"phobia? Kenapa tidak cukup 
sebatas terrorphobia?
Pertanyaan serupa juga tidak terjawab oleh rezim yang mengaku-ngaku  
pancasilais tapi terus memojokkan kaum muslim bahkan Islamnya sekalian, bukan 
cuma meringkus si  penjahatnya.
Kenapa harus menguras laut untuk menangkap ikan.
--- SADAR@.... wrote: 
Ini jelas orang yang termakan propaganda palsu RRT membangun kamp tahanan bagi 
suku Uighur  yang muslim itu untuk cuci otak melapaskan budaya dan Agama Islam 
mereka, ... Lebih sejuta orang  bertahunan hidup dalam kam tahanan! Katanya, 
tanpa sedikit bukti2 yang mampu menguatkan, termasuk bentuk kompleks kamp 
tahanan yg bisa menampung sebegitu banyak orang. Yang ada hanya foto  penjara 
umumnya dan entah dimana itu, ...
Menjadi orang yang tidak mau melihat kenyataan sejarah persengketaan dengan 
suku Uighur  di Tiongkok, kerusuhan terjadi berulangkali dengan ratusan korban 
rakyat tak berdosa, teror yg dilakukan  sekelompok sparatis itu dengan parang 
bahkan meledakkan bus membunuhi banyak orang, dan berani melihat kenyataan 
hasil penyelesaian yang terjadi 3 tahunan terakhir ini!
Bukankah tahun yl. atau bahkan 2 tahun yl. RRT sudah berulangkali 
memperkenankan pakar,  tokoh Muslim berbagai negara, termasuk Indonesia untuk 
datang berkunjung ke Shin Kiang untuk melihat sendiri  kehiduban suku Uighur 
yang tetap bebas menjalani kehidupan dengan budaya mereka sendiri dan melakukan 
ibadah Islamnya, ... 
Bukankah "bocoran" yg kali ini juga menyatakan dari jumlah 20 ribuan yg 
dicurigai, hanya 706 yang  ditahan, ... Jadi, yang hendak diselesaikan RRT 
adalah paham sparatisme, radikalisme yang sudah  menuju TERORISME itu! JANGAN 
DIBALIK menjadi usaha melenyapkan BUDAYA Uighur dan Agama Islam!
On 30/11/2019 上午2:25, ajeg wrote:
Boleh jadi Marx, juga BK,  terpingkel-pingkel mendengar juklak 
komunis-orwellian  begini.
😂😃😂
Beda tipislah dengan rezim yang  mulutnya ngaku-ngaku pancasilais sambil  
tangannya membebaskan koruptor dan  jebloskan demonstran  antikorupsi ke 
penjara. 
-
Terungkap Cara China 'Cuci Otak' Muslim  Uighur di Kamp Tahanan
ICIJ mendeskripsikan dokumen-dokumen  itu sebagai "petunjuk operasi" untuk 
menjalankan  kamp dan merinci sistem Orwellian  pengawasan massal dan 
"kebijakan terprediksi," di  kelompok Uighur dan di antara  kelompok minoritas 
lainnya.
ICIJ juga mengatakan China telah  melakukan pengasingan massal kelompok 
minoritas  terbesar sejak peristiwa Holocaust.
https://news.detik.com/dw/d-4798302/terungkap-cara-china-cuci-otak-muslim-uighur-di-kamp-tahanan


  

Kirim email ke