NKRI tak mampu melakukan investasi?

On Thu, Dec 5, 2019 at 4:51 AM ChanCT [email protected] [GELORA45] <
[email protected]> wrote:

>
>
> Kami ingin investasi di Papua semakin meningkat. Apalagi Papua sangat
> strategis dan sumber daya alamnya melimpah.
> Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil
> Lahadalia memboyong sejumlah pejabat Papua dan mempertemukan mereka dengan
> sejumlah investor strategis China pada 4-6 Desember 2019.
>
> Turut hadir dalam rombongan adalah Gubernur Papua Lukas Enembe, Kapolda
> Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, Pangdam Cendrawasi Mayor Jenderal TNI
> Herman Asarihab, Ketua DPRD Papua dan Bupati Membramo, sedangkan dari BKPM
> sejumlah pejabat mendampingi yakni Direktur Perencanaan Jasa dan Kawasan
> Nurul Ichwan, Anggota Komite Investasi Eka Sastra, Umar Lessy dan Rizal
> Calvary Marimbo.
>
> "Kami ingin investasi di Papua semakin meningkat. Apalagi Papua sangat
> strategis dan sumber daya alamnya melimpah," kata Bahlil dalam keterangan
> tertulis di Jakarta, Kamis.
>
> Bahlil mengatakan pihaknya menawarkan peluang investasi hingga ke
> hilirisasi ke sejumlah investor.
>
> *Baca juga: Bahlil sebut tiga negara minati investasi baterai litium di
> Indonesia
> <https://www.antaranews.com/berita/1186388/bahlil-sebut-tiga-negara-minati-investasi-baterai-litium-di-indonesia>*
>
> "Di Papua ada emas, nikel, batu bara, pasir besi, potensi listrik, dan
> PLTA 23.000 MW. Ada juga kawasan industri," katanya di depan pendiri dan
> manajemen tinggi Huafon Group dan Tsingshan Group Xiang Guangda di Wenzhou,
> China, Rabu (4/11).
>
> Tak hanya sumber daya alam, Papua juga menurut Bahlil sangat strategis
> dalam membangun industri manufaktur atau pusat industri pengolahan.
>
> "Ore (bijih) yang ada di Australia, Morowali, Filipina bisa diolah di
> Papua," tegas dia.
>
> Soal keamanan, kata Bahlil Papua sudah sangat aman. Investor dimintanya
> tak perlu khawatir soal keamanan berinvestasi.
>
> Bahlil mengatakan kunjungan tersebut dapat meningkatkan penetrasi
> investasi di sektor manufaktur dan hilirisasi hingga ke luar Pulau Jawa,
> utamanya Papua.
>
> "Kita punya sumber daya alam, bahan baku, utamanya di luar Jawa. Tapi kita
> juga perlu mendorong industri olahan tidak hanya berpusat di Pulau Jawa,"
> imbuhnya.
>
> *Baca juga: Bahlil : Ekonomi Papua tidak bisa maju secara masif tanpa
> investasi
> <https://www.antaranews.com/berita/1166895/bahlil-ekonomi-papua-tidak-bisa-maju-secara-masif-tanpa-investasi>*
>
> Selama di China, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memimpin delegasi berkunjung
> ke Shanghai, kota industri dan manufaktur Wenzhou, serta Tongxiang di
> Provinsi Zhejiang.
>
> Rombongan bertemu dengan para investor dan sejumlah pabrik dan pemerintah
> daerah di Kota Wenzhou, Provinsi Zhejiang. Selain mengunjungi pabrik-pabrik
> petrokimia dan baterai, delegasi juga melakukan tatap muka dan pembicaraan
> dengan Pendiri dan Top Manajemen Huafon Group dan Tsingshan serta Wali Kota
> Wenzhou.
>
> Kepala BKPM dan rombongan juga dijadwalkan mengunjungi pembangkit listrik
> Shan Du Hydro, milik dari Tsingtuo Group serta pusat riset dan pengembangan
> STS Compex kelompok usaha ini, Kamis (5/12) ini.
>
> Selanjutnya, Kepala BKPM akan melakukan kunjungan kerja ke Shanghai, Jumat
> (06/11), dan pada hari yang sama akan melakukan rapat pertemuan dengan
> Menteri Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, sebelum kembali
> ke Jakarta.
>
>
>
>
>
> Pewarta: Ade irma Junida
> Editor: Nusarina Yuliastuti
>
> 
>

Kirim email ke