Maklumlah Tatam alias Mohammad Rizki Pratama adalah anak Megwati yang dalam
struktur keluarga kerajaan neo-Mojopahit, Tatam adalah pangeran, biasanya
pangeran mempunyai imunitas yaitu jika bersalah tidak boleh dihukum.


https://www.jawapos.com/nasional/hukum-kriminal/04/12/2019/kpk-serahkan-ke-penuntut-umum-jika-ingin-periksa-putra-megawati/


*KPK Serahkan ke Penuntut Umum Jika Ingin Periksa Putra Megawati*

KASUISTIKA <https://www.jawapos.com/nasional/hukum-kriminal/>

4 Desember 2019, 10:38:40 WIB



*JawaPos.com* – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan sepenuhnya
kepada jaksa penuntut umum (JPU) jika putra sulung Presiden ke-5 RI
Megawati Soekarnoputri, Mohammad Rizki Pratama, akan dipanggil ke
persidangan kasus suap impor bawang putih. Sebab belakangan nama pria yang
disapa Tatam itu muncul dipersidangan.

“Sebelumnya belum ada jadwal, kalau di persidangan itu sepenuhnya
kewenangan jaksa penuntut umum,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah di
Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa
(3/12) malam.

*Baca juga:* Respons KPK Soal Munculnya Nama Putra Megawati di Sidang Kasus
Suap
<https://www.jawapos.com/nasional/hukum-kriminal/03/12/2019/respons-kpk-soal-munculnya-nama-putra-megawati-di-sidang-kasus-suap/>

Dalam persidangan dengan terdakwa Direktur PT Cahaya Sakti Agro (CSA)
Chandry Suanda alias Afung, Direktur PT Sampico Adhi Abattoir Doddy Wahyudi
dan Wiraswasta Zulfikar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (28/11) lalu,
Jaksa KPK mengonfirmasi mantan anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP, I
Nyoman Dhamantra mengenai seseorang bernama Tatam. Nyoman Dhamantra mengaku
mengenal nama tersebut.

Bahkan, Nyoman Dhamantra menyebut Tatam merupakan anak Megawati. Diduga
nama Tatam merujuk pada Mohammad Rizki Pratama anak Megawati dari
pernikahannya dengan almarhum Surindro Supjarso.

Kendati demikian, mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) itu
menyebut tidak menutup kemungkinan jika keterangan Tatam dibutuhkan dalam
kasus dugaan suap impor bawang putih, dia akan dipanggil oleh penyidik.
Namun, hingga saat ini belum ada jadwal pemeriksaan.

“Nanti kalau ada pemeriksaan saksi-saksi begitu, kalau di penyidikan saya
informasikan,” jelas Febri.

Kirim email ke