Betul. Berbisnis itu perlu ketenangan, keamanan dll bukan hanya sekedar bisa 
saja. Ada rentetan bisnis lainnya dimana proses berbisnis itu diperlukan. Ada 
hukum, ada kerja sama dgn negara lain, ada investasi, ada financing dll. Orang 
yg gak ngerti atau sekedar NYINYIR saja, langsung melihat 1 sudut, langsung 
dipake’ buat NYINYIR. Sedangkan permasalahannya bukan itu.. Ya kacamata nya 
yaitu kacamata kuda itu.

 

Tentang budidaya udang itu cold storage itu perlu sekali. Kalau gak ada 
industry cold storage ini gak akan bisa bisnis budidaya udang maupun lobster 
ini.

 

Saya bbrp hari yl lihat si comedian yg jadi politikus si miing kalo gak salah 
inget namanya di video begitu bangganya dan menggede2kan benih lobster itu. 
Hanya 1 point nya: harga benih ini mahal.

 

Dia jelas2 mengesampingkan aspek bisnis benih lobster ini. Dari omongannya itu 
dia jelas gak ngerti bisnis. Jadi orang2 spt ini awam banyak maunya yg kadang 
kala gak jauh dari mimpi.

 

Saya dulu di Surabaya waktu SIER baru buka sudah tahu cold storage di Surabaya 
industrial rungkut industry itu. Ya ampun kecil sekali hanya terbatas ruang 
pendingin saja, sedangkan yg namanya cold storage itu bukan itu aja.

 

Dari gebrakan2 nya si Erick, saya jadi melihat kompetensi dari dirinya. Semoga 
dia bisa berhasil. Kalau berhasil, wah boleh dijadikan presiden.

 

Nesare

 

 

From: kh djie <[email protected]> 
Sent: Thursday, December 12, 2019 10:49 AM
To: Gelora45 <[email protected]>; nesare <[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Benih lobster

 

Terimakasih bung Nesare untuk penjelasannya.

Saya hanya tahu sedikit sedikit tentang udang karena teman punya tambak udang 
16 ha di Blitar Selatan.

Sering kecurian di waktu malam, meskipun ganti2 dijaga polisi, sampai KKO.

Setelah lebih dari 10 tahun, pindah ke Pasuruan, daerah orang Madura.

Tidak ada pencurian, meskipun tanpa penjagaan.

Dua anaknya meneruskan dan membesarkan tambaknya.

Benih udang didatangkan dengan pesawat terbang kecil,

Kalau mau panen, cold container datang, langsung diexport ke Jepang.

Yang ukuran kurang besar dijual ke restaurant 2 di Malang.,

Salam,

KH

 

Pada tanggal Kam, 12 Des 2019 pukul 16.39 'nesare' [email protected] 
<mailto:[email protected]>  [GELORA45] <[email protected] 
<mailto:[email protected]> > menulis:

  

Ini budidaya. Ini kelemahannya susi dulu waktu jadi menteri perikanan. Dia gak 
ngerti bidang ini. Dia jagonya ngurus2 jalur perdagangan ikan. Makanya dia tahu 
laut Indonesia dicuri. Tenggelamkan kapal ikan asing itu mottonya. Ini sudah 
selesai. Makanya dia juga sdh selesai tugasnya.

 

Masalah budi daya ikan udang dll itu bukan bidang susi.

 

Banyak yg bisa dan harus digarap NKRI ttg kekayaan lautnya ini.

 

Ada 1 yg dalam waktu dekat harus ditangani yaitu: bioenvironmental science. 
Saya pernah denger dari wakil menterinya bilang ada/banyak dana dari 
environment dunia (saya lupa namanya) yg ingin dikasih ke NKRI, ttp gak bisa 
dikasih krn Indonesia gak ada ahlinya.

 

Sekarang rakyat Indonesia sudah harus belajar bidang ini. Sudah ada yg mulai yg 
saya ketahui belajar di Vancouver kanada.

 

Nesare

 

 

From: [email protected] <mailto:[email protected]>  
<[email protected] <mailto:[email protected]> > 
Sent: Wednesday, December 11, 2019 6:10 AM
To: undisclosed-recipients:
Subject: [GELORA45] Benih lobster

 

  

Saya berpendapat mestinya dengan punya bibit lobster dan udang yang murah, 
industri lobster dan udang harus dimaximalkan, bukannya cari enakny jual bibit 
. Untungnya kan kan kalah jauh kalau sudah dibesarkan jadi lobster danudng 
dengan pakan yang tepat. Di samping itu industri cold storage dn perkapalan 
dapa cpat maju.

Aneh, sudah dipesan wanti2 oleh ex menteri Susi dan dicela oleh Faisal Basri, 
rupanya tetap nekat mau jual bibit?

https://bisnis.tempo.co/read/1282630/ekspor-benih-lobster-edhy-prabowo-sebut-untuk-devisa-dan-rakyat/full
 
<https://bisnis.tempo.co/read/1282630/ekspor-benih-lobster-edhy-prabowo-sebut-untuk-devisa-dan-rakyat/full&view=ok>
 &view=ok  



Kirim email ke