Bukankah sering di bilang oleh petinggi rezim bahwa Indonesia adalah
negeri   toleran antara semua agama dan etnik, karena mempunyai dasar
Pancasila, dimana  ayat pertama dari Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha
Esa, jadi semua agama yang ada di Indonesia Tuhannya sama. Anehnya
teristimewa pada perayaan Hari  Natal dan Tahun Baru selalu harus dijaga
keamanan oleh militer dan polisi di tempat-tempat ibadah umat Nasrani.

Siapa akan mengganggu?

 Pada masa lalu, di zaman kolonial maupun pada masa sebelum 1965, tidak ada
itu tentara dan polisi ditugaskan untuk menjaga keamanan kaum Nasrani pada
hari-hari perayaan Hari Natal dan Tahun Baru maupun agama lain.  Pada waktu
itu kaum yang katanya anti agama,musuh agama yaitu komunis dengan PKInya
merajalela di berbagai pelosok Indonesia. Agaknya ada yang tidak masuk
pikiran waras  tentang  hal ini.

A*gaknya di dunia ini hanya satu negara yaitu NKRI, dimana perayaan Natal
dan Tahun Baru harus dijaga rumah-rumah ibadah kaum Nasrani oleh militer
dan polisi.*


*SELAMAT HARI NATAL DAN TAHUN BARU 2020 KEPADA SEMUA YANG MERAYAKAN DAN
YANG TURUT MERAMAIKAN DALAM SUASANA AMAN DAN BAHAGIA.*

https://www.suara.com/video/2019/12/16/200000/amankan-natal-dan-tahun-baru-polda-metro-jaya-terjunkan-10-ribu-personel


*Amankan Natal dan Tahun Baru, Polda Metro Jaya Terjunkan 10 Ribu Personel*

Yulita Futty | Yosea Arga Pramudita

Senin, 16 Desember 2019 | 20:00 WIB


*Ada 95 pos polisi yang akan disiapkan dan ada sekitar 27 pos pelayanan
masyarakat."*

*Suara.com - **Polda Metro Jaya*
<https://www.suara.com/tag/polda-metro-jaya> bakal mengerahkan 10.000
personel untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru di seluruh wilayah
hukum Polda Metro Jaya.

"Kekuatan personel sekitar 10 ribu lebih yang kita turunkan," kata Kabid
Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta,
Kamis (12/12/2019).

Yusri menuturkan, seluruh personel tersebut akan disebar di 95
pos pengamanan dan 27 pos pelayanan yang berfungsi untuk memantau keamanan
selama perayaan *Natal dan Tahun Baru*
<https://www.suara.com/tag/natal-dan-tahun-baru>.

"Ada 95 pos polisi yang akan kami siapkan dan ada sekitar 27 pos pelayanan
masyarakat semuanya ini. Nanti kita bersama-sama dengan stakeholder,
teman-teman TNI dan pemerintah daerah untuk menempatkan titik-titik yang
ada," kata Yusri.

Selain itu Polda Metro Jaya juga akan menggelar apel pengamanan sebagai
persiapan untuk mengamankan jalannya Natal dan Tahun Baru. Yusri menyebut
apel tersebut akan berlangsung pada tanggal 23 Desember 2019.

*Video Editor: Yulita Futty Hapsari*

Kirim email ke