*Kivlan pernah bilang PKI telah bangkit, pernyatan ini diucapkan dalam
diskusi/debat pada salah satu program TV beberapa waktu lalu, jadi mereka
perlu ditumpas,katanya. Agaknya benar pernyataannya itu , tetapi bukan
mereka ditumpas, tetapi malah Kivlan Zen dijebloskan ke dalam tahanan
rumah. *


https://news.detik.com/berita/d-4827169/kivlan-zen-saya-tidak-bersalah-semua-rekayasa-polisi-sama-wiranto?tag_from=news_mostpop



*Kivlan Zen: Saya Tidak Bersalah, Semua Rekayasa Polisi Sama Wiranto*

Zunita Putri - detikNews

Rabu, 18 Des 2019 11:08 WIB



*Jakarta* - Terdakwa kasus kepemilikan senjata ilegal dan peluru tajam, Kivlan
Zen <https://www.detik.com/tag/kivlan-zen> mengklaim dirinya tidak
bersalah. Kivlan menuding polisi dan eks Menko Polhukam Wiranto
<https://www.detik.com/tag/wiranto> sengaja melakukan rekayasa dalam
kasusnya.

"Pokoknya saya tidak bersalah, semua rekayasa polisi sama Wiranto. Wiranto
bilang pertemuan saya dengan Wiranto ini, Wiranto dan polisi, polisi buat
rekayasa pada pernyataan Iwan, Adnil dan semuanya, saya tidak terlibat
dalam masalah senjata," kata Kivlan kepada wartawan sebelum sidang eksepsi
dimulai, di PN Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu
(18/12/2019).

*Baca juga:**Berkursi Roda, Kivlan Zen Tiba di PN Jakpus untuk Jalani
Sidang Eksepsi*
<https://news.detik.com/read/2019/12/18/104244/4827131/10/berkursi-roda-kivlan-zen-tiba-di-pn-jakpus-untuk-jalani-sidang-eksepsi>



Terkait pemberian uang kepada Iwan, salah satu terdakwa juga dari kasus
ini, Kivlan mengaku bukan memberikan uang untuk pembelian senjata. Kivlan
mengaku uang utu ditujukan dalam rangka supersemar.

"Kalau saya memberi uang memang dalam rangka supersemar (surat perintah
sebelas maret) kepada Iwan. Tapi tidak untuk senjata, tapi dipaksakan
(pembelian senjata) karena politik," ucap Kivlan dengan nada lemah dan
suara pelan.

*Simak Video "Kivlan Zein Prihatin Kondisi Wiranto, Upaya Perdamaian?"*



Selanjutnya
<https://news.detik.com/berita/d-4827169/kivlan-zen-saya-tidak-bersalah-semua-rekayasa-polisi-sama-wiranto/2>

Kirim email ke