Syafii Maarif Ingatkan Ahok Soal Mafia Migas yang Sudah Mengakar
Reporter:
Antara
Editor:
Kodrat Setiawan
Kamis, 19 Desember 2019 05:29 WIB
Syafii Maarif. ANTARASyafii Maarif. ANTARA
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Pendiri Maarif Institute, Ahmad Syafii Maarif,
mengingatkan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama
aliasAhok <http://www.tempo.co/tag/ahok>soal mafia minyak dan gas bumi
(migas). Menurut Syafii, persoalan mafia Migas sudah mengakar sejak
puluhan tahun lalu.
"Apabila persoalan tersebut tak diatasi, maka kondisi negara dalam
negara tak bisa terbantahkan lagi. Petral sudah dibubarkan," kata dia di
Kantor Maarif Institute, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Desember 2019.
Bahkan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi pernah mengatakan kerugian
negara yang diakibatkan oleh para mafia migas mencapai Rp 1 triliun per
bulannya.
Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah itu menyebutkan saat ini
bukan hanya pihak asing yang harus diwaspadai dalam urusan mafia migas,
tetapi juga 'orang dalam'.
"Yang terlibat itu bukan hanya asing, tapi juga anak-anak bangsa yang
bermental asing. Itu luar biasa itu," ucap Syafii yang biasa disapa Buya
Syafii.
Ia percaya manusia pada dasarnya diciptakan untuk membedakan baik dan
buruk. Namun saat ini, khususnya dalam urusan mafia migas, manusia
Indonesia mengaburkan kebenaran.
"Ini suatu keterputusan fitrah bayi itu. Tidak bisa lagi membedakan mana
yang pantas, mana yang prestasi, mana yang korupsi," tuturSyafii Maarif
<https://www.tempo.co/tag/syafii-maarif>.
ANTARA