Pimpinan KPK yang Baru Diharap Tuntaskan Kasus Korupsi yang Mangkrak

------------------------------------------------------------------------
.... <https://sp.beritasatu.com/nasional/pimpinan-kpk-yang-baru-diharap-tuntaskan-kasus-korupsi-yang-mangkrak/591391/#>


         Suara Pembaruan

Kamis, 19 Desember 2019 - 07:05 <https://sp.beritasatu.com/nasional/pimpinan-kpk-yang-baru-diharap-tuntaskan-kasus-korupsi-yang-mangkrak/591391/#>
....

Trimedya Panjaitan.

*Jakarta, Beritasatu.com*- Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Trimedya Panjaitan berharap lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru bisa menuntaskan kasus-kasus korupsi yang sampai saat masih mangkrak di KPK. Menurut Trimedya, Firli Bahuri dkk bisa melakukan itu dengan segala kewenangan yang mereka miliki.

"Kita selalu optimistis, apalagi kami yang memilih mereka. Mudah-mudahan kasus-kasus yang mangkrak, termasuk kasus-kasus yang belum ditindaklanjuti, bisa diselesaikan. Itu yang kita harapkan agar mereka bisa bekerja dengan baik dan mengungkap kasus-kasus lama," ujar Trimedya dalam acara diskusi publik bertajuk "Pemimpin Baru KPK dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi" yang diadakan oleh Forum Lintas Hukum Indonesia di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Menurut Trimedya, kerja pimpinan KPK dapat diperkuat dengan keberadaan Dewan Pengawas (Dewas). Karena itu, dia berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Dewas KPK yang kredibel dan bisa bersinergi dengan dengan lima pimpinan KPK dalam menangani masalah korupsi di Indonesia.

"Adanya Dewan Pengawas bisa menjadi pendukung bagi mereka (Firli dkk) lebih baik lagi. Mudah-mudahan Pak Jokowi juga memilih Dewas yang benar-benar kredibel dan bisa bersinergi," kata dia.

Kehadiran Dewas yang kredibel, kata Trimedya, bisa menghadapi opini sejumlah pihak yang menganggap Presiden Jokowi tidak serius dalam pemberantasan dan pencegahan korupsi. Apalagi, kata dia, jika Dewas diisi oleh orang-orang seperti mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar.

"Jadi, apa yang disampaikan oleh masyarakat bahwa Pak Jokowi tidak mendukung pemberantasan korupsi bisa dilawan dengan pilihan anggota Dewas itu. Apalagi, Presiden Jokowi sebut nama Artidjo Alkostar yang tidak pernah bisa diintervensi oleh siapa pun," kata Trimedya.

Sebagaimana diketahui, lima pimpinan KPK periode 2019-2023 akan dilantik pada Jumat (20/12/2019). Mereka adalah Firli Bahuri, Lilik Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, dan Alexander Marwata. Selain melantik pimpinan KPK, Jokowi juga akan melantik anggota Dewas KPK.

Jokowi belum mengumumkan secara resmi nama-nama anggota Dewas. Meskipun sebelumnya, dalam kunjungan kerja di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jokowi mengungkap sejumlah nama yang diusulkan sebagai Dewas KPK. Nama-nama tersebut mulai dari mantan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki, hakim Albertina Ho, hingga nama mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar.



Sumber : Suara Pembaruan

Kirim email ke