Agaknya Belanda mempunyai sumber devissa istimewa dengan mengekspor jembut
ke Indionesia. Bagi yang berdiam di Belanda tentu mudah menikmati kelezatan
jembut Belanda. Gimana rasanya? hehehehehehe

https://food.detik.com/info-kuliner/d-4828447/nasi-madura-kongde-betabur-jembut-belanda-yang-gurih-pedas?tag_from=news_beritaTerkait&_ga=2.178058853.1316949802.1576749862-1789166400.1545758683
*Nasi Madura Kongde Betabur 'Jembut Belanda' yang Gurih Pedas*

Hilda Meilisa Rinanda - detikFood Kamis, 19 Des 2019 11:00 WIB


 Foto: dok. detikFood Hilda Meilisa Rinanda


mengatakan nasi Madura tak akan lengkap jika tanpa jemb*t Belanda. Sebutan
Jemb*t Belanda merupakan serundeng yang terbuat dari kelapa parut kasar
yang disangrai dengan bumbu hingga warnanya kuning keemasan. Selain itu
sambal mangga atau pencit dan sambal jancok atau sambal korek pedas tak
boleh dilewatkan.

"Ada juga jemb*t belanda, ada sambal jancok, ada sambal pencit semuanya
lengkap. Ini jemb*t belanda, Nasi Madura tanpa ini bukan Madura. Ini kan
ciri khasnya Nasi *Madura <https://www.detik.com/tag/madura>*," kata May
sembari menunjukkan jemb*t Belanda di Warung Kongde, Jalan Bubutan II
Surabaya, Rabu (18/12/2019).

Tak hanya jemb*t Belanda, May juga punya sajian yang paling diminati, yakni
cumi ngac*ng. Cumi bertelur yang dimasak bersama tintanya hingga hitam
warnanya. Sayangnya, saat detikcom berkunjung, cumi ini habis bahkan
sebelum warung tutup.

"Iya cuminya kalau lagi musim ada cumi ngac*ng. Cumi ngac*ng ini cumi yang
bertelur besar-besar. Tapi ini lagi ndak musim, sudah habis juga tinggal
yang ndak ngac*ng. Sudah ndak ngac*ng, sudah letoy wes lemas," imbuhnya
sambil tertawa.

Selain itu, May menyebut salah satu yang cukup diminati masyarakat yakni
Nasi Madura selulup atau menyelam. Sajian ini merupakan campuran dari lauk
daratan dan lauk di laut.

Foto: dok. detikFood Hilda Meilisa Rinanda


"Di sini, ada Nasi Madura darat, ada nasi Madura Laut, ada nasi Madura
selulup. Kalau selulup itu campur antara darat dan laut," tambahnya.

Jika ada yang ingin mencoba sajian lain, May mengatakan dirinya juga
menyediakan nasi rawon, kotokan pe, hingga nasi krengsengan daging. Harga
nasi plus lauk-pauk di sini rata-rata Rp 25.000 per porsi.

"Di sini ada nasi kotokan pe, nasi rawon, nasi krengsengan, ada nasi kontil
eh tongkol," pungkas May sembari tertawa.

Di kesempatan yang sama, salah satu pelanggan Warung Kongde, Ratna mengaku
telah lama menjadi pelanggan setia May. Dia menyebut cumi dan paru
merupakan sajian yang paling lezat.

Foto: dok. detikFood Hilda Meilisa Rinanda


"Sering, makan di sini sudah lama langganan. Kalau saya sukanya cumi-cumi
terus paru. Rasanya mantap ah, beda kayak warung lainnya. Apa lagi ada
serundengnya kan enak. Saya selalu dua piring," tambah Ratna.

Penasaran mencoba nasi *Madura <https://www.detik.com/tag/madura>* di
Warung Kongde? Warung ini buka jam 07.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.
Lokasinya berada di pinggir gang yang dekat dengan perkantoran, tepatnya di
Jalan Bubutan II Surabaya.

*Simak Video "Sensasi Rasa Dawet Hitam, Lebih Kenyal dan Gurih"*

Kirim email ke