Apakah yang disebut mafia di NKRI adalah benda mati seperti batu? Kalau itu
mahluk hidup yang disebut manusia, nengapa dibiarkan loleng? Jika demikian
halnya pasti ada hubungan erat antara mereka dengan yang berkedudukan
tinggi dalam herarki kekuasaan negara. Jadi ada kongkalikong erat yang
membuat mereka secara leluasa bisa beroperasi. Hehehehehe


https://finance.detik.com/energi/d-4842110/jahat-begini-cara-mafia-bikin-ri-betah-impor-minyak?_ga=2.48173668.27983220.1577858170-1789166400.1545758683



Rabu, 01 Jan 2020 06:30 WIB
Jahat! Begini Cara Mafia Bikin RI Betah Impor Minyak

Trio Hamdani – detikFinance


*Jakarta* - Presiden Joko Widodo (Jokowi <https://www.detik.com/tag/jokowi>)
marah dan mengancam oknum yang membuat Indonesia terus membuka keran impor
migas alias mafia. Dirinya mengaku sudah mengetahui siapa dalang di balik
tekor neraca perdagangan Indonesia.


Jokowi memang kerap kali kesal karena Indonesia impor minyak terus-menerus
sehingga menyebabkan neraca perdagangan Indonesia negatif. Dirinya pun
meminta agar kilang-kilang dibangun untuk memproduksi minyak sementara
mafia migas berupaya menghalang-halangi.

Lantas bisakah Jokowi melawan mafia migas?


*Harus Bangun Kilang*


Pengamat Ekonomi Energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi menilai
pembuktian Jokowi mampu atau tidak membasmi mafia migas adalah dengan
melihat pembangunan kilang minyak. Jika kilang yang selama ini mangkrak
bisa dibangun artinya Jokowi berhasil.

"Nah maka indikator kalau misalnya Jokowi sudah tahu orangnya (mafia migas)
dan siap digigit, maka saya kira indikator yang digunakan kalau ketika
kilang tadi bisa dibangun maka mafia migas sudah digigit," kata Fahmy saat
dihubungi *detikcom*, Selasa (31/12/2019).

Sebaliknya, jika kilang yang mau dibangun tetap terbengkalai, artinya mafia
migas masih berkuasa untuk membuat Indonesia ketergantungan impor.

"Kalau kilang tadi masih terkatung-katung maka dibalik kandasnya
pembangunan kilang itu ada mafia migas dan Jokowi nggak mampu
menggigitnya," ujarnya.

*Baca juga: *Korea Ingin Investasi Rp 47 Triliun di Kilang Dumai
<https://finance.detik.com/read/2019/12/28/093651/4838250/1034/korea-ingin-investasi-rp-47-triliun-di-kilang-dumai>


Fahmy menjelaskan bahwa mafia migas memang selalu berupaya
menghalang-halangi pembangunan kilang agar Indonesia tidak mandiri dalam
memenuhi kebutuhan minyak dalam negeri. Itu berdasarkan temuan pihaknya
selaku anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas yang pernah dibentuk Jokowi
pada 2014-2015 lalu.

"Hasil temuan dari tim anti mafia migas beberapa waktu yang lalu bahwa ada
mafia migas yang bermain di impor dan itu dia akan menghalangi dalam
pembangunan kilang," tambah Fahmy.

Fahmy memperkirakan mafia migas berada di dalam sistem yang mampu
mempengaruhi Indonesia melakukan impor minyak, baik di dalam PT Pertamina
(Persero) maupun di kementerian/lembaga terkait.


"Ya jadi saya sebutnya dengan sistem ya karena dia sudah jadi sistem yang
inheren (melekat) di lembaga-lembaga pengambil keputusan," kata dia.

"Jadi dia oknum-oknum mafia migas itu ada di mana-mana, ada di Pertamina.
Yang saya maksud dengan sistem tadi, dia ada di struktur organisasi
Pertamina, ada di struktur organisasi departemen tertentu," lanjutnya.

*Baca juga: *Didampingi Ahok, Jokowi Resmikan Implementasi Biodiesel 30%
<https://finance.detik.com/read/2019/12/23/090309/4832791/1034/didampingi-ahok-jokowi-resmikan-implementasi-biodiesel-30>


Mereka berada di dalam sistem sehingga bisa mempengaruhi pengambilan
keputusan dan kebijakan yang ujung-ujungnya mengarahkan Indonesia harus
impor migas.

"Nah jadi mereka tadi saya katakan dia ada di sistem sehingga bisa
mempengaruhi, pertama pengambil keputusan, kemudian dia bisa membuat suatu
kebijakan sehingga itu tetap mendorong impor BBM dapat dilakukan,"
tambahnya.

*Cara mafia beraksi ada di halaman berikutnya *



*ahmy menjelaskan bahwa cara mafia migas membuat Indonesia tidak bisa lepas
dari impor minyak memang dengan menghalangi pembangunan kilang. Itu
berdasarkan temuan pihaknya selaku anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas
yang pernah dibentuk Jokowi pada 2014-2015 Lalu.*



"Misalnya gini, dalam pembangunan kilang misalnya itu ya. Nah ini bagi kami
tim itu, itu sangat anomali ya karena bertahun-tahun seperti dikatakan
Jokowi juga sudah bertahun-tahun ya tidak bisa dibangun," kata dia.

Dia mencontohkan, banyak investor yang bersedia untuk membangun kilang di
Indonesia, mulai dari Saudi Aramco, Rosneft Oil Company, hingga Overseas
Oil & Gas (OOG). Namun prosesnya berjalan sangat lambat.

*Baca juga: *Diminta Jokowi Bangun Kilang, Ahok: Untuk Kurangi Impor
<https://finance.detik.com/read/2019/12/22/025318/4831869/1034/diminta-jokowi-bangun-kilang-ahok-untuk-kurangi-impor>


Dia mencurigai ada kesengajaan untuk membuat rencana investasi pembangunan
kilang tersebut tak berjalan mulus. Tujuannya agar Indonesia gagal memiliki
kilang minyak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Nah ini kan aneh ya. Maka itu menguatkan indikasi bahwa itu adalah
permainan mafia migas," sebutnya.

Dari setiap impor minyak yang dilakukan Indonesia, mafia migas ini
mendapatkan keuntungan. Keuntungan tersebut kemudian dialirkan ke berbagai
pihak sebagai suap untuk mengamankan praktik tersebut.

*Ahok Mampu Hadapi?*



*Fahmy menilai Basuki Tjahaja Purnama alias **Ahok
<https://www.detik.com/tag/ahok>* *sebagai Komisaris Utama PT Pertamina
(Persero) tidak bisa bekerja sendiri menghadapi mafia migas. Dirinya
menjelaskan bahwa mafia migas sudah melekat dalam sistem pemerintahan
maupun di tubuh Pertamina. Jokowi perlu menggebrak sistem yang dinilai
menjadi celah mafia migas.*


"Saya kira tidak bisa Ahok diharapkan untuk bisa membasmi sendirian.
Apalagi dia juga sebagai komisaris itu kan kewenangannya juga terbatas ya,"
kata dia.

Menurutnya ada dua hal yang bisa dilakukan pemerintah, minimal untuk
mempersempit ruang gerak mafia migas.

"Yang pertama adalah mengangkat pemimpin dan pengambil keputusan yang dia
punya integritas dan tidak mempan disuap. Karena permainan mafia migas itu
adalah menyuap untuk memanfaatkan kelemahan pengambilan keputusan itu
tadi," ujarnya.

*Baca juga: *Jokowi Jengkel RI Kebanyakan Impor, Neraca Dagang Pun Tekor
<https://finance.detik.com/read/2019/12/16/235144/4825381/4/jokowi-jengkel-ri-kebanyakan-impor-neraca-dagang-pun-tekor>


Bahkan menurutnya di Pertamina sendiri perlu dibersihkan mulai dari level
atas hingga level terbawah. Lalu yang kedua adalah memperbaiki tata kelola
yang selama ini masih lemah sehingga Indonesia tidak bisa mandiri memenuhi
kebutuhan minyak dalam negeri.

Menurutnya, dalam dua hal itu Ahok bisa diandalkan untuk membantu
pemerintah. Dia menilai Ahok bisa membuat Pertamina lebih baik dan
transparan.

Kirim email ke