Wikipedia:America First refers to a foreign policy stance in the United States
that generally emphasizes American nationalism, unilateralism, protectionism,
and isolationism.[1] It first gained prominence in the interwar period
(1918-1939) and was advocated by the America First Committee, a
non-interventionist pressure group against the U.S. entry into World War II.[2]
Since 2016, an identically-named campaign slogan and foreign policy that
emphasizes similar objectives has been pursued by the administration of US
President Donald Trump.[3][4][5][6]-----------------------------1. Presiden
Amerika bilang America First, lalu dimana salahnya? Apa Jokowi atau Xi Jinping
tidak berkehendak Indonesia - China dinomor satukan? Aneh nih si ko Chan.
Mottonya kali : AS wrong. AS bad. AS bast..d. Jadi apa saja jelek. Kalo denger
yg bagus, bilangnya oh itu sih hoax. Oh itu kan AS sendiri yg ngomong. 2.
Jangan baperan, merasa AS menggempur kemajuan Tiongkok. Sudah jelas baca tuh
web yg saya bawa tadi. Ketimpangan export dan import antara China dengan AS.
Importnya AS dari China $558 milyard. Sedang import China dari AS mung $179
milyard.Ini yg jadi sebab. Setelah Tiongkok mau nambah importnya kan jadi
beres.3. Siapa yg kewalahan? Hahahaha.....Dah ah cape komentarinnya. Sok ajalah
ngomong apa saja buat mimpi yg indah ya.Sent from my Verizon, Samsung Galaxy
smartphone
-------- Original message --------From: "ChanCT [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> Date: 1/16/20 5:59 PM (GMT-08:00) To:
[email protected], marthajan04 <[email protected]> Subject: Re:
[GELORA45] Sepakat juga AS - China
Dalam kenyataan hidup
bersama didunia ini yang sudah terglobalisasi dan saling kait
mengait jadi satu jala besar, TIDAK seharusnya terjadi
perang-dagang sebagaimana dilancarkan Trump! Seenak udelnya
sendiri berteriak semua kebijakan yang dikeluarkan "Demi
Amerika", "Amerika Nomor satu!" dan "Mengembalikan Amerika
Jaya kembali!", ... "Untuk Mempertahankan HEGEMONI AS
didunia!" dengan gempur kemajuan dan kebangkitan Tiongkok.
Tiongkok melawan
kenaikan pajak yang dilancarkan AS terhadap barang produksi
dari RRT, serangan balas-berbalas membuat AS kewalahan juga.
Dan akhirnya harus membuka perundingan dan tercapai
kesepakatan bersama ditingkat pertama. Baguuus, ...! Karena
kenyataan kesepakatan yang terjadi menguntungkan kedua belah
pihak AS dan RRT, tapi menguntungkan dunia juga. Namun langkah
perundingan berikut, memasuki tahap kedua akan lebih sulit
mencapai kesepakatan. Karena masalah prinsip yang dituntut AS,
agar negara TIDAK terlibat dalam perdagangan praktis dan
pasar. Itulah sistem kapitalisme! Sedang RRT yang masih
berpegang teguh pada prinsip sistem sosialisme tetap gunakan
banyak BUMN mengendalikan mendorong maju ekonomi nasional dan
dunia! Dua sistim bertentangan yang sulit dikompromikan, ...
entah AS-RRT masih bisa tidak menemukan jalan tengahnya?
Karena dalam kenyataan AS juga gunakan negara utk
mengendalikan ekonomi praktis, bukan hanya setengah memaksa
perusahan2 AS tanam modal dan berproduksi di luarnegeri untuk
kembali ke AS, bahkan gunakan tangan besi pemerintah AS untuk
ganjal kemajuan Huawei, perusahaan bukan BUMN!
Apapun cara, kebijakan
dan sistem yang digunakan, hendaknya bisa lebih
mempertimbangan kepentingan BERSAMA, tidak bisa hanya
mendahulukan kepentingan AS tanpa peduli pihak lain sangat
dirugikan, apalagi TIDAK PEDULIKAN kepentingan RAKYAT banyak,
... makin terjepit!
On 17/1/2020 上午2:57, marthajan04
[email protected] [GELORA45] wrote:
Akhirnya sepakat juga AS - China.
Tambahan import dari AS 200 milyard dolar
ditukar pemotongan tarif 120 milyard.
Sama2 untung.
Bagi rakyat kecil AS pengguna made in China,
barang jadi murah lagi.
Bagi rakyat kecil RRT, ada kerjaan lagi.
Bagi Vietnam dll. mungkin kabar buruk.
Keuntungan selama perang dagang bisa2 kesetop.
Bagi Indonesia, harapan jadi hanya impian.
Telat mulu sih. Baru mau bergerak merebut, gagal.
Ribut aja terus ngurusin fatwa, kafir.
Ekonomi belakangan.
Huuuuuuu....
China just
agreed to buy $200 billion worth of US products
By Michelle Toh, CNN Business
Updated 9:23 AM ET, Thu January
16, 2020
------------‐-----------
The People's Republic of China
U.S.-China Trade Facts
U.S. goods
and services trade with China totaled an estimated
$737.1 billion in 2018. Exports were $179.3 billion;
imports were $557.9 billion. The U.S. goods and services
trade deficit with China was $378.6 billion in 2018.
https://www.cnn.com/2020/01/16/business/us-china-phase-1-trade-deal-details/index.html
https://ustr.gov/countries-regions/china-mongolia-taiwan/peoples-republic-china
Sent
from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone