-- 
j.gedearka <[email protected]>




https://news.detik.com/internasional/d-4873316/kisah-heroik-dokter-di-china-meninggal-usai-rawat-pasien-virus-corona?tag_from=wp_cb_mostPopular_list

Round-Up

Kisah Heroik Dokter di China, Meninggal Usai Rawat Pasien Virus Corona

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 25 Jan 2020 20:02 WIB
2 komentar
SHARE URL telah disalin
Melihat Penanganan Pasien Virus Corona di China. (Foto: Xiong Qi/Xinhua via AP)
Melihat Penanganan Pasien Virus Corona di China. (Foto: Xiong Qi/Xinhua via AP)
Beijing -

Wabah virus corona di China kian mengkhawatirkan. Sebanyak 41 jiwa tewas akibat 
virus tersebut.

Seorang dokter di China yang menangani virus mematikan itu turut menjadi daftar 
korban meninggal. Dia tutup usia usai merawat pasien terjangkit virus corona.

Kisah heroik ini dilaporkan muncul di Provinsi Hubei, China. Adalah Liang 
Wudong, seorang dokter berusia 62 tahun yang di tengah upayanya menangani 
pasien corona malah meninggal.
Baca juga:
Dipastikan Negatif Corona, 2 Turis yang Diperiksa di RS Bali Dipulangkan



Kematian Liang dilaporkan oleh televisi nasional China Global Television 
Network (CGTN) pada Sabtu (25/1) waktu setempat. Dia merupakan dokter di Rumah 
Sakit Xinhua Hubei, di mana Provinsi Hubei itu sendiri menjadi wilayah awal 
mulanya virus corona menyebar.

Otoritas China mengumumkan virus corona telah menginfeksi 1.287 orang, dengan 
sebagian besar pasien ada di Provinsi Hubei. Virus yang berawal di sebuah pasar 
hewan di kota Wuhan ini telah menyebar ke sebanyak 30 provinsi, wilayah otonomi 
dan kotapraja di China.

Kota Wuhan dan 13 kota lainnya di Provinsi Hubei telah dikarantina dalam upaya 
mengendalikan penyebaran virus corona ini. Virus corona baru atau 2019 Novel 
Coronavirus (2019-nCoV) atau virus corona Wuhan merupakan virus corona yang 
baru teridentifikasi dan memicu kewaspadaan karena masih banyak hal seputar 
virus itu yang belum diketahui.
Baca juga:
93 WNI Tertahan di Wuhan China Terkait Virus Corona, Stok Logistik Cukup



Para pakar belum mengetahui seberapa berbahayanya virus ini dan bagaimana virus 
ini bisa dengan mudah menyebar antarmanusia. Virus corona baru bisa menyebabkan 
pneumonia, yang dalam beberapa kasus berdampak mematikan bagi penderitanya.

Kembali ke kasus meninggalnya dokter Liang, berdasarkan laporan portal berita 
Thepaper.cn seperti dilansir South China Morning Post (SCMP) menyebut korban 
tewas pada Sabtu (25/1) pagi, sekitar pukul 07.00 waktu setempat. Meninggalnya 
Liang ini menandai kematian pertama dari kalangan profesional medis sejak virus 
corona mewabah di China.

Korban yang merupakan dokter bedah ini diduga terinfeksi virus corona sejak 
pekan lalu, sebelum dia dipindahkan ke Rumah Sakit Jinyintan di Wuhan untuk 
mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

"Liang Wudong, seorang dokter di Rumah Sakit Xinhua Hubei yang ada di garis 
depan peperangan #CoronavirusOutbreak di Wuhan, meninggal dunia karena virus 
itu pada usia 62 tahun," demikian laporan CGTN, yang sebelumnya dikenal sebagai 
CCTV, via Twitter.
Baca juga:
3 WN China di Malaysia Terinfeksi Virus Corona, KBRI Pantau Situasi

Selanjutnya
Halaman
1 2


https://news.detik.com/internasional/d-4873316/kisah-heroik-dokter-di-china-meninggal-usai-rawat-pasien-virus-corona/2

Round-Up

Kisah Heroik Dokter di China, Meninggal Usai Rawat Pasien Virus Corona

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 25 Jan 2020 20:02 WIB
2 komentar
SHARE URL telah disalin
Melihat Penanganan Pasien Virus Corona di China. (Foto: Xiong Qi/Xinhua via AP)
Melihat Penanganan Pasien Virus Corona di China. (Foto: Xiong Qi/Xinhua via AP)


Sementara itu, Otoritas China mengerahkan 450 staf medis militer ke kota Wuhan. 
Beberapa staf itu disebut memiliki pengalaman dalam memerangi SARS atau Ebola.

Seperti dilansir AFP, tim medis militer itu akan dikerahkan ke rumah-rumah 
sakit yang tengah merawat sejumlah besar pasien terinfeksi virus corona. Tim 
ini dikerahkan guna menindaklanjuti laporan-laporan soal kurangnya ranjang 
untuk pasien di rumah-rumah sakit yang dikhususkan menangani wabah virus corona 
di Wuhan.

Baca juga:
Di Kota Wabah Corona Ada Lab Virus Berbahaya, Kebetulan?



Pemerintah China tengah melakukan pembangunan kilat sebuah rumah sakit khusus 
di Wuhan untuk merawat pasien terinfeksi virus corona. Direncanakan akan ada 
1.000 ranjang di rumah sakit yang dijadwalkan selesai dibangun dalam waktu 
hanya 10 hari itu.

Dalam rapat pada Jumat (24/1) waktu setempat, Gubernur Hubei, Jiang Chaoliang, 
menyatakan Wuhan 'harus melakukan setiap upaya' untuk menambah tempat isolasi 
dan menambah ranjang bagi pasien. Rumah sakit juga harus bisa memastikan para 
pasien 'diterima tepat waktu'.

Simak Video "Penampakan Virus Corona yang Mewabah di China"

Halaman
1 2 





Kirim email ke