Arab Saudia , pusat agama Islam saja ada bioskop. Apakah para ulama ini
telah mewakili Taliban, sebab pada zaman Taliban berkuasa di Afghanistan
dilarang bioskop , TV , musik dsb. Rezim neo-Mojopahit pasti gembira ria
adanya larangan ini, karena mereka yang menentukan  diberlakukannya hukum
syariah di Aceh.

https://news.detik.com/berita/d-4849089/bioskop-di-aceh-ditolak-ulama


Round-UpBioskop di Aceh Ditolak Ulama
Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 07:40 WIB
 99 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-4849089/bioskop-di-aceh-ditolak-ulama?single=1#comm1>
SHARE
<https://news.detik.com/berita/d-4849089/bioskop-di-aceh-ditolak-ulama?single=1#>

<https://news.detik.com/berita/d-4849089/bioskop-di-aceh-ditolak-ulama?single=1>
 URL telah disalin
<https://news.detik.com/berita/d-4849089/bioskop-di-aceh-ditolak-ulama?single=1>
[image: Foto: Garuda Theatre di Banda Aceh (Agus Setyadi/detikcom)]Foto:
Garuda Theatre di Banda Aceh (Agus Setyadi/detikcom)
*Banda Aceh* - Ulama Aceh menilai bioskop
<https://www.detik.com/tag/bioskop>belum perlu di Tanah Rencong. Bioskop
belum dinilai memberi sesuatu yang bermanfaat.

"Saya kira, siapa pun, di mana pun, tidak terkait apa pun. Kita di Aceh
melihat bioskop tidak ada sesuatu yang manfaat, jadi saya rasa (di Aceh)
tidak perlu dibangun bioskop," kata Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan
Ulama (MPU) Aceh Teungku Faisal Ali saat dikonfirmasi wartawan, Senin
(6/1/2020).

Lem Faisal, sapaan akrabnya, menilai masih banyak hiburan lain di Aceh
<https://www.detik.com/tag/aceh>. Faisal juga menilai pernyataan Menteri
Agama Fachrul Razi yang membandingkan Aceh dengan Jeddah soal bioskop tidak
punya substansi.

"Jadi makanya saya kira tidak substansi Kementerian Agama
membanding-bandingkan Aceh dengan Jeddah. Jadi kita di Aceh, belum tentu
semua yang ada di daerah lain, negara lain, cocok dengan kita, belum
tentu," jelas Faisal.

Baca juga:Majelis Ulama Nilai Bioskop Belum Perlu Dibangun di Aceh
<https://news.detik.com/read/2020/01/06/144640/4848346/10/majelis-ulama-nilai-bioskop-belum-perlu-dibangun-di-aceh>

Restu dari MPU Aceh <https://www.detik.com/tag/ulama-aceh> ditunggu
Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh soal membuka kembali bioskop di
provinsi ujung barat Indonesia itu. Selain itu, Pemkot Aceh juga akan
menggelar penelitian terlebih dulu soal keberadaan bioskop termasuk melihat
penerapan bioskop di negara maju dan negara-negara Islam.

"Jadi nanti setelah itu kita sepakati juga dengan MPU. Kalau sifatnya
mereka sudah oke, saya oke aja tidak ada masalah," jelas Wali Kota Banda
Aceh Aminullah Usman kepada wartawan di Balai Kota, Banda Aceh, Senin (6/1).

Saat ini, Serambi Mekah menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang tidak
punya bioskop. Memang masih ada bangunan bioskop yang tersisa di Banda
Aceh, seperti gedung Garuda Theatre yang berada di Jalan Imam Bonjol,
Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.


Namun saat ini gedung tersebut sudah dialihfungsikan menjadi gedung
Information Technology Learning Center (ITLC) Banda Aceh. Bioskop di Aceh
ketika tsunami menerjang pada 26 Desember 2004 lalu. Namun, sebenarnya
kejayaan bioskop di Banda Aceh berakhir ketika Aceh ditetapkan sebagai
daerah darurat militer.

Dulu di Banda Aceh <https://www.detik.com/tag/aceh>, ada beberapa bioskop
seperti Pas 21 di lantai atas Pasar Atjeh, Gajah Theater di kawasan Simpang
Lima, Bioskop Jelita di Beurawe serta Garuda Theatre di Jalan Imam Bonjol,
Kampung Baru. Bioskop di Tanah Rencong seperti tempat lain yaitu memutarkan
film terbaru serta penonton tidak dipisah.

Baca juga:Pemkot Banda Aceh Tunggu Restu Ulama untuk Bikin Bioskop
<https://news.detik.com/read/2020/01/06/104954/4847835/10/pemkot-banda-aceh-tunggu-restu-ulama-untuk-bikin-bioskop>

Seorang warga, Rizal (40), berharap Pemkot Banda Aceh kembali membuka
bioskop di ibukota Provinsi Aceh. Soalnya, selama ini banyak warga Aceh
memilih menonton di luar Serambi Mekah.

"Kami berharap ada lagi bioskop. Konsepnya disesuaikan dengan syariat
Islam. Konsep kita kembalikan ke pemerintah," sebut Rizal.

Baca juga:Nostalgia Warga Nonton Bioskop di Banda Aceh Sebelum Tutup Total
<https://news.detik.com/read/2020/01/06/125307/4848104/10/nostalgia-warga-nonton-bioskop-di-banda-aceh-sebelum-tutup-total>

Sebelumnya, Pemkot Banda Aceh <https://www.detik.com/tag/banda-aceh> mengaku
akan membuat qanun (Perda) jika ada investor yang mau membangun bioskop di
Kutaraja. Qanun yang dipersiapkan merujuk pada negara-negara Islam yang
sudah memiliki bioskop seperti Brunei Darussalam dan Arab Saudi yang sudah
duluan memiliki tempat nonton film-film tersebut.

Pemkot Banda Aceh ingin melihat perlakuan bioskop di negara lain sehingga
nantinya menjadi rujukan jika membangun bioskop di Tanah Rencong. Hal itu
agar bioskop yang dibangun tidak bertentangan dengan syariat Islam.

"Kalau nanti sudah ada wacana investor membangun bioskop kita sebelumnya
menyiapkan qanun dulu. Jadi tidak mendahului," kata Wali Kota Banda Aceh
Aminullah kepada *detikcom *usai menjadi narasumber dalam program 'wali
kota menjawab' yang digelar di Pendopo Wali Kota, Selasa (17/9/2019) lalu.
*(jbr/gbr)*

Kirim email ke