Jadi rupanya benar, Amerika sudah temukan vaccinya, tetapi belum dicoba
pada manusia.
Mungkin benar sukses setelah dicoba ? dengan tambahan chloroquine?

Pada tanggal Rab, 5 Feb 2020 pukul 13.26 Sunny ambon [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
>
> https://katadata.co.id/berita/2020/02/05/tiongkok-ajukan-hak-paten-untuk-obat-antivirus-corona?utm_source=izooto&utm_medium=push_notifications&utm_campaign=Daily%20News%2005%2002%202020&utm_content=&utm_term=
>
>
> * Tiongkok Ajukan Hak Paten untuk Obat Antivirus Corona *
>
> Penulis: Hari Widowati 5/2/2020, 17.31 WIB Pemerintah Tiongkok mendesak
> Gilead Sciences Inc., mengujicobakan obat remdesivir kepada pasien virus
> corona.
>
>
> Tiongkok mengajukan hak paten untuk menggunakan obat yang diyakini dapat
> memerangi infeksi virus corona. Obat yang tengah diuji coba oleh Gilead
> Sciences Inc., itu bernama remdesivir. Langkah Tiongkok ini menunjukkan
> bahwa obat dari perusahaan bioteknologi Amerika Serikat (AS) itu menjadi
> kandidat yang paling menjanjikan untuk mengatasi wabah virus corona. Upaya
> ini juga berpeluang membuat Gilead mengontrol peredaran obat antivirus itu
> di Tiongkok.
>
> Seperti dilansir Time.com, remdesivir belum mendapatkan lisensi di negara
> manapun. Namun, Gilead didesak untuk menguji obat tersebut kepada manusia
> karena indikasi awal menunjukkan obat ini sangat efektif memerangi virus
> corona. Menurut pernyataan yang dimuat di situs Institut Virologi di Wuhan,
> Tiongkok, pengajuan paten untuk obat itu dilakukan sejak 21 Januari 2020.
> Para ilmuwan menemukan bahwa kombinasi remdesivir dan chloroquine sangat
> efektif dampaknya ketika diuji coba ke virus corona baru (2019-nCov) di
> laboratorium. Laporan para ilmuwan tersebut diterbitkan di jurnal Cell
> Research, Selasa (4/2). (Baca: Korban Corona Terus Bertambah, Ini Beda
> Wabah, Epidemi, dan Pandemi) Berbeda dengan remdesivir yang merupakan
> antivirus terbaru, chloroquine adalah obat antimalaria yang dikenal sejak
> 80 tahun yang lalu. Tiongkok sudah bisa memproduksi chloroquine sehingga
> mereka tinggal membutuhkan paten untuk menggunakan remdesivir. Belum jelas
> apakah otoritas yang membawahi hak kekayaan intelektual akan mengabulkan
> permintaan institut tersebut. (Baca: Habiskan Rp 850 Triliun, Virus Corona
> Jadi Wabah Termahal di Dunia)
>   Menurut Bloomberg, remdesivir saat ini dalam tahap uji klinis terhadap
> pasien yang menderita infeksi virus corona di Tiongkok. Kepala Staf Medis
> Gilead, Merdad Parsey, mengatakan ada dua pasien dengan gejala infeksi
> virus corona yang parah dan moderat yang dirawat dengan remdesivir. Gilead
> mengirimkan obat itu dalam dosis yang cukup untuk merawat 500 pasien dan
> pasokan itu bisa ditambah jika uji klinis berhasil. Hingga Rabu (5/2),
> jumlah korban yang meninggal dunia akibat virus corona di seluruh dunia
> mencapai 490 orang, sebagian besar kematian terjadi di Tiongkok. Penyebaran
> virus corona telah mencapai 25 negara dengan jumlah yang terinfeksi
> sebanyak 24.324 orang. (Baca: Pemerintah Belum Putuskan Nasib WNI Infeksi
> Virus Corona di Singapura)
>
> =
> <https://katadata.co.id/berita/2020/02/05/tiongkok-ajukan-hak-paten-untuk-obat-antivirus-corona>
> Penulis: Hari Widowati
> Editor: Hari Widowati
>
> 
>

Kirim email ke